Pengungsi Gempa Halmahera Kekurangan Makanan, Kawasan Terpencil

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 17 Juli 2019 | 11:34 WIB
Pengungsi Gempa Halmahera Kekurangan Makanan, Kawasan Terpencil
Pengungsi gempa Halmahera. (Antara)

Suara.com - Ratusan pengungsi gempa Halmehera 7,2 Skala Richter (SR) kekurangan makanan. Terutama mereka yang berada di 62 km Timur Laut Labuha, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut).

Mereka ada di kawasan Kepulauan Joronga. Ketua Posko Pengungsi Desa Yomen, Usman K Niat mengatakan pascagempa ratusan warga selama tiga hari mengandalkan makanan yang didapatkan dari kebun seperti ubi dan pisang.

"Selama tiga hari, para pengungsi belum mendapatkan bantuan makanan, karena wilayah Desa Yomen terdampak gempa 7,2 SR paling terjauh dari daerah lainnya, bahkan tidak ada akses komunikasi maupun transportasi yang menghubungkan ke desa itu," kata Usman di lokasi pengungsian, Rabu (17/7/2019).

Sesuai data yang tercatat di aparat pemerintah desa setempat, untuk Desa Yomen sekitar 750 jiwa saat gempa lalu satu orang warganya bernama Sagaf Girato (62 tahun) meninggal, 160 unit rumah rusak berat, lima orang warganya mengalami patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan, 3 anak mengalami luka dan 9 orang dewasa mengalami luka ringan.

Kendati demikian, dirinya mengakui hingga Selasa Siang bantuan dari tim aksi cepat tanggap darurat bencana PT Pertamina MOR VIII Papua,Maluku, Malut telah masuk ke posko pengungsian untuk kebutuhan untuk beberapa hari ke depan dan bantuan dari anggota DPRD Halsel dapil Gane Barat-Timur.

Upaya Pertamina untuk menyediakan dapur umum sangat diapresiasi, karena bisa menyediakan makanan maupun minuman kepada ratusan warga di lokasi pengungsian Saat ini, mereka sangat membutuhkan bantuan seperti terpal, tikar, makanan/minuman, obat-obatan, MCK darurat dan air bersih.

Sedangkan, korban lainnya, Saima (55 tahun) warga Yomen mengakui pasrah dengan kondisi yang mereka alami, bahkan dirinya merasa terbantu dengan kehadiran PT Pertamina bersama tim Medis dari Dinas Kesehatan Pemkab Halmahera Selatan yang turut serta menangani para korban yang terkena dampak gempa di setiap daerah dikunjungi tim Pertamina.

Sementara itu, Kepala Desa Wayatim, Sainuddin Hi Adam mengakui, warganya yang mengungsi baru mendapatkan jatah bantuan dari tim Pertamina yang langsung membawa ke lokasi pengungsian di kawasan pegunungan desa tersebut.

Pemkab Halsel mendistribusikan bantuan logistik kepada masyarakat pesisir Gane Barat dan Gane Timur menggunakan Kapal KM Uky Raya bermuatan 300 Ton. Bupati Bahrain mengawal langsung bantuan logistik tersebut hingga larut malam.

baca juga

Kapal yang bermuatan 300 ton saat ini mengangkut kebutuhan pokok warga yang berada di tempat pengungsian dengan estimasi 25 ton Beras, 2500 mi instan, 2000 dos air mineral dan 100 dus biskuit dan 1000 tikar dan selimut. Selain itu, puluhan personel TNI-Polri serta Satpol-PP juga turut terlibat dalam pengawalan pendistribusian logistik tersebut.

Bantuan lewat helikopter

Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan pihaknya telah mengirimkan satu helikopter Mi-8 untuk penyaluran bantuan bagi korban gempa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

"Bantuan logistik untuk penanganan darurat terus mengalir seperti tenda keluarga dan keperluan pengungsi lainnya. Bantuan berupa tenda lainnya juga telah disiapkan pengirimannya menggunakan pesawat Hercules yang tiba Selasa (16/7) malam," kata Agus.

Selain pengiriman melalui udara, Agus mengatakan BNPB juga telah mengirimkan dukungan logistik menggunakan kapal. Logistik dari kapal tanker telah dibongkar muat ke kapal yang lebih kecil.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah membentuk pos komando untuk penanganan darurat. Dapur umum yang dioperasikan pemerintah daerah dibantu TNI/Polri untuk melayani sembilan pos pengungsian di Labuha, ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan.

Kabupaten Halmahera Selatan diguncang gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter pada kedalaman 10 kilometer di 62 kilometer Timur Laut Labuha, Maluku Utara.

Gempa Halmahera terjadi pada Minggu (14/7/2019) pukul 16.10 WIB pada koordinat 0,59 derajat Lintang Selatan dan 128,06 derajat Bujur Timur, diikuti dengan puluhan gempa susulan yang sebagian dirasakan warga.

Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar Sorong-Bacan. Hasil analisis mekanisme sumber yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan struktur pergerakan mendatar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diguncang Gempa 7,2 SR, Warga Halmahera Takut Kembali ke Rumah

Diguncang Gempa 7,2 SR, Warga Halmahera Takut Kembali ke Rumah

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 08:35 WIB

Korban Tewas Gempa Halmahera Selatan Bertambah jadi 4 Orang

Korban Tewas Gempa Halmahera Selatan Bertambah jadi 4 Orang

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 17:03 WIB

Halmahera Terus Diguncang Gempa Dangkal 5,3 SR

Halmahera Terus Diguncang Gempa Dangkal 5,3 SR

News | Senin, 15 Juli 2019 | 23:40 WIB

Gempa Halmahera 7,2 SR, BNPB Kirim Pesawat Tanpa Awak ke Medan Sulit

Gempa Halmahera 7,2 SR, BNPB Kirim Pesawat Tanpa Awak ke Medan Sulit

News | Senin, 15 Juli 2019 | 15:04 WIB

Gempa 7,2 SR, Halmahera Selatan Darurat Bencana Sampai 21 Juli 2019

Gempa 7,2 SR, Halmahera Selatan Darurat Bencana Sampai 21 Juli 2019

News | Senin, 15 Juli 2019 | 14:53 WIB

Terkini

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:37 WIB

Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2

Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:34 WIB

BRI Hadirkan Tiket Pertandingan Tribun Laga Kandang Hanya Rp1

BRI Hadirkan Tiket Pertandingan Tribun Laga Kandang Hanya Rp1

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 17:28 WIB

×