Aktivis Papua Benny Wenda Dapat Penghargaan, Wiranto: Mereka Cari Perhatian

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 19 Juli 2019 | 05:37 WIB
Aktivis Papua Benny Wenda Dapat Penghargaan, Wiranto: Mereka Cari Perhatian
Menteri Koordinantor Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat Benny Wenda tengah mencari perhatian dunia internasional. Perhatian itu dimaksud untuk mendapatkan dukungan agar mereka bisa melepaskan diri dari Indonesia.

“Mereka berusaha seperti itu, untuk mendapatkan perhatian internasional,” kata Wiranto di Kantor Kemenkopolhukan di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Wiranto menegaskan, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi sudah menyampaikan jika Indonesia tetap mendapatkan dukungan dari pemerintah Inggris tekait dukungan untuk Papua.

“Kalau satu dan dua orang itu biasa, dari tahun ke tahun hanya untuk cari perhatian saja, tidak usah dipusingkan,” ujar Wiranto.

Sementara, guru besar hukum internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyarankan pemerintah Indonesia tidak perlu menanggapi persoalan tentang Benny Wenda yang sedang ramai dibicarakan saat ini.

"Menurut saya pemerintah tidak perlu merespon terkait apa pun penghargaan yang diberikan kepada Benny Wenda," kata Hikmahanto di Kantor Kemenpolhukam Jakarta, Kamis.

Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]

Seperti diberitakan, Dewan Kota Oxford Inggris memberikan penghargaan kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Hikmahanto mengatakan sebaiknya pemerintah tidak perlu memikirkan penghargaan itu, karena pemerintah Inggris sudah membuat pernyataan mereka mengakui integritas dari NKRI.

Selain itu, Pemerintah Inggris juga mengatakan jika Dewan Kota Oxford tidak mewakili suara dari pemerintah Inggris.

"Jika pemerintah kita memberikan perhatian, justru memberikan ruang kepada Benny Wenda untuk bermanuver melalui cara-cara diplomasi," kata alumni University of Nottingham itu.

Lebih lanjut, Hikmahanto menganggap Benny Wenda telah mencoba beberapa cara diplomasi, diantaranya membawa resolusi pengakuan rakyat Papua ke PBB, namun gagal.

Selain itu, Benny Wenda diketahui terkahir kali mengikuti salah satu negara di Pasifik bertemu dewan HAM PBB. Pemerintah Indonesia memprotes negara tersebut yang memasukan Wenda di dalam delegasi.

Hikmahanto menegaskan Benny Wenda menggunakan cara diplomasi dengan memanfaatkan negara-negara Pasifik atau pun cara-cara yang dapat menarik perhatian dunia internasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tokoh Gerakan Pembebasan Papua Barat Dapat Penghargaan dari Oxford

Tokoh Gerakan Pembebasan Papua Barat Dapat Penghargaan dari Oxford

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 15:25 WIB

Kota Oxford Kasih Penghargaan ke Tokoh OPM Benny Wenda, Indonesia Protes

Kota Oxford Kasih Penghargaan ke Tokoh OPM Benny Wenda, Indonesia Protes

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 11:54 WIB

Penyebaran Hoaks Meningkat Jelang Putusan MK, Medsos Akan Dibatasi Lagi?

Penyebaran Hoaks Meningkat Jelang Putusan MK, Medsos Akan Dibatasi Lagi?

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 20:16 WIB

Wiranto: Indonesia Open Jadi Gambaran Persaingan di Olimpiade 2020

Wiranto: Indonesia Open Jadi Gambaran Persaingan di Olimpiade 2020

Sport | Rabu, 26 Juni 2019 | 17:24 WIB

Lapas Kelebihan Kapasitas, Wiranto Ingin Buat Penjara di Pulau Terpencil

Lapas Kelebihan Kapasitas, Wiranto Ingin Buat Penjara di Pulau Terpencil

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 17:18 WIB

Terkini

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB