Dapat Penghargaan Roosseno Award ke IX, Ahok: Saya Malu Terimanya

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 22 Juli 2019 | 15:29 WIB
Dapat Penghargaan Roosseno Award ke IX, Ahok: Saya Malu Terimanya
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapatkan penghargaan Roosseno Award ke IX. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merendah diri saat menerima penghargaan Roosseno Award ke IX. Setelah mendapat penghargaan itu, Ahok enggan dianggap sebagai tokoh Indonesia yang mengilhami etos kerja dan integritas.

Ahok merasa penghargaan Roosseno Award ke IX ini kurang tepat jika diberikan kepadanya dengan alasan pejabat yang memiliki etos kerja dan integritas tinggi. Ahok menganggap sebagai seorang pejabat publik memang seharusnya wajib memiliki dua hal tersebut.

"Saya katakan penghargaan ini hanya untuk menginspirasi bahwa yang saya lakukan semua ini standar saja. Kalau jadi pejabat publik ya harus punya etos kerja tinggi, harus punya integritas dan transparan," kata Ahok saat ditemui di Roosseno Plaza, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Meski begitu, mantan Bupati Belitung Timur itu tetap menerima penghargaan yang dikeluarkan oleh Biro Oktroi Roosseno (biro konsultan hak kekayaan intelektual) itu.

"Saya tentu terima kasih. Saya katakan saya yakin dewan testimoni bukan menganggap saya lebih baik dari yang lain. Saya juga malu sih terimanya," ucap Ahok sambil tertawa.

Sebelumnya, Pelindung Biro Oktroi Roosseno Toeti Heraty N. Roosseno mengatakan Ahok berhak menerima penghargaan karena dinilai memiliki etos kerja dan integritas tinggi, juga secara konsisten menerapkan gagasan-gagasan kreatif yang inspiratif untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat dan akuntabilitas publik.

"Lucunya, selama ini Roosseno Award diberikan pada prof doktor, sekarang diberikan pada insinyur basuki Tjahaja purnama, tadi dia bilang "semuanya profesor kalau aku ini provokator", bukan saya yang bilang ya, dia sendiri," kata Toeti Heraty di Roosseno Plaza, Kemang, Jakarta Selatan pada Senin (22/7/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan istrinya Puput Nastiti Devi di acara penyerahan penghargaan Roosseno Award ke IX. (Suara.com/Tyo)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan istrinya Puput Nastiti Devi di acara penyerahan penghargaan Roosseno Award ke IX. (Suara.com/Tyo)

Diketahui, Roosseno Award adalah penghargaan untuk peneliti dan tokoh Indonesia yang memberi inspirasi atas karya, kegiatan, dan semangat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, atau sosial humaniora. Roosseno Award telah digelar sejak tahun 2011.

Selain Ahok, beberapa tokoh Indonesia yang pernah menerima Roosseno Award yakni Presiden RI ketiga; B.J. Habibie, Budayawan; Franz Magnis Suseno, Guru Besar Universitas Tarumanagara; Wiratman Wangsadinata, Ketua Komnas Perempuan pertama; Saparinah Sadli, dan tokoh kedokteran Indonesia; R. Sjamsuhidajat Ronokusumo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Dipenjara Kasus Penodaan Agama, Ahok: Saya Tak Mungkin Jadi Menteri

Pernah Dipenjara Kasus Penodaan Agama, Ahok: Saya Tak Mungkin Jadi Menteri

News | Senin, 22 Juli 2019 | 13:58 WIB

Klaim Tak Mau Jadi Menteri Jokowi, Ahok: Saya Sudah Cacat di Republik Ini

Klaim Tak Mau Jadi Menteri Jokowi, Ahok: Saya Sudah Cacat di Republik Ini

News | Senin, 22 Juli 2019 | 13:54 WIB

Ahok: Karier Politik Saya Sudah Selesai!

Ahok: Karier Politik Saya Sudah Selesai!

News | Senin, 22 Juli 2019 | 13:37 WIB

Didampingi Puput, Ahok Terima Penghargaan Roosseno Award ke IX

Didampingi Puput, Ahok Terima Penghargaan Roosseno Award ke IX

News | Senin, 22 Juli 2019 | 11:48 WIB

Ahok Dapat Roosseno Award IX, Dikasih Senin Besok

Ahok Dapat Roosseno Award IX, Dikasih Senin Besok

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 18:08 WIB

Terkini

Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:36 WIB

Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon

Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:36 WIB

Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:34 WIB

Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan

Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:30 WIB

Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat

Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:30 WIB

Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian

Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:24 WIB

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:22 WIB

Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government

Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:15 WIB

Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry

Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:10 WIB

Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat

Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:06 WIB

×