Sindir Pidato Jokowi, Amien Rais: Investasi dari Mana? Pasti China

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 19:25 WIB
Sindir Pidato Jokowi, Amien Rais: Investasi dari Mana? Pasti China
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyindir pidato visi yang disampaikan oleh presiden terpilih Jokowi paa 14 Juli 2019 lalu, tidak mencerminkan penjabaran Undang Undang Dasar 1945.

Amien Rais menginginkan agar Jokowi menggelar rekonsiliasi beneran dengan tim Prabowo, dan menyamakan visi bersama demi bangsa Indonesia. Ia mengaku terkejut saat mendengar visi yang dibawakan oleh Jokowi sama sekali tak mencerminkan UUD.

"Saya kaget presiden Jokowi berpidato di Sentul 14 juli itu sama sekali gak ada kaitan dengan UUD 1945 pasal 33 dan lain-lain. Jadi saya kira ini sesuatu yang memang harus kita cermati," kata Amien Rais seperti dikutip Suara.com dari akun Instagram @amienraisofficial, Rabu (24/7/2019).

Dalam pidatonya, Jokowi menyatakan akan melanjutkan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran. Amien Rais menduga Jokowi akan kembali berhutang kepada Cina untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

"Yang pertama beliau akan terus membangun infrastruktur besar-besaran. Darimana uangnya? Tentu dari utang ke Cina, itu pasti," ungkap Amien Rais.

Tak hanya itu, investasi besar-besaran yang ingin dilakukan oleh Jokowi juga menjadi sindiran. Amien Rais yakin Jokowi akan kembali menggandeng Cina dalam investasi besar-besaran.

"Kemudian juga akan investasi besar-besaran dari mana lagi? Tentu juga dari Cina. Jadi ini kontras sekali yang sedang dibangun kemarin dan akan dilanjutkan itu jelas sekali bukan ekonomi pasal 33 seperti kita ketahui," imbuhnya.

Visi Jokowi tersebut diyakini oleh Amien Rais sangat bertolak belakang dengan visi yang diusung oleh Prabowo. Dalam kampanye, kata Amien Rais, Prabowo dengan jelas menyatakan visinya sejalan dengan UUD yang berlaku.

"Prabowo itu jelas dalam kampanye itu menggaris bawahi pentingnya kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kemudian air, hankam harus kuat dan stop mengalirnya sumber daya alam kita secara ugal-ugalan kelaur negeri. Semua itu dipayungi dan juga berdasar pada pasal 33 UUD 1945," ungkap Amien Rais.

Oleh karena itu, Amien Rais meminta agar Jokowi melakukan rekonsiliasi beneran dan duduk bersama dengan tim Prabowo guna menyelaraskan visi-visi.

Bila rekonsiliasi beneran tak dilakukan, Amien Rais mengajak partai eks BPN lain untuk tetap menjadi oposisi dan tak mengindahkan tawaran jatah kursi menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi III Setujui Pemberian Amnesti, Baiq Nuril Tak Kuasa Menahan Tangis

Komisi III Setujui Pemberian Amnesti, Baiq Nuril Tak Kuasa Menahan Tangis

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 18:06 WIB

Terungkap! Ini Resep Nasi Goreng Megawati yang Bikin Prabowo Luluh

Terungkap! Ini Resep Nasi Goreng Megawati yang Bikin Prabowo Luluh

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:43 WIB

Komisi III DPR Setujui Permohonan Amnesti Jokowi untuk Baiq Nuril

Komisi III DPR Setujui Permohonan Amnesti Jokowi untuk Baiq Nuril

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:36 WIB

Disoal KPAI, Yasonna Sebut Grasi Jokowi ke Predator Anak Alasan Kemanusiaan

Disoal KPAI, Yasonna Sebut Grasi Jokowi ke Predator Anak Alasan Kemanusiaan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:08 WIB

Pertemuan Jokowi - Prabowo, Amien Rais: Rekonsiliasi Beneran atau Etok-etok

Pertemuan Jokowi - Prabowo, Amien Rais: Rekonsiliasi Beneran atau Etok-etok

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:16 WIB

Terkini

Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS

Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:05 WIB

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 01:13 WIB

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB