Kumpulkan PR, Bocah Malah Di-bully dan Ditikam Pakai Pensil

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 25 Juli 2019 | 13:22 WIB
Kumpulkan PR, Bocah Malah Di-bully dan Ditikam Pakai Pensil
Unggahan ibu yang anaknya ditikam pakai pensil. [Facebook]

Suara.com - Seorang murid ditikam menggunakan pensil di bagian dada oleh murid lain yang merisaknya. Sebelumnya, korban bahkan digebuki oleh pelaku.

Mulanya, kasus yang terjadi di Malaysia tersebut viral. Akun Mell Koleksi Balqis, ibu korban, membagikannya di jejaring sosial Facebook.

Seperti dikutip World of Buzz, Kamis (25/7/2019), Mell mengaku hatinya hancur gara-gara peristiwa nahas yang dialami sang anak.

"Ayah dan bunda, jika anak-anak kita mengeluh karena dirisak, jika mereka berkata uang di kantung mereka diambil, jika mereka mengaku tidak nyaman dan takut ketika pergi ke sekolah, jika anak-anak kita mendadak marah karena suatu perubahan, tolong, tolong, jangan berdiam diri," tulis Mell seperti dikutip SUARA.com.

“Kami menganggap enteng apa yang terjadi pada anak-anak kami ketika mereka di sekolah, karena kami pikir mereka aman di tangan para guru. Tetapi kenyataannya, anak-anak kita kesulitan berbicara dengan guru. Dalam kasus saya, untungnya ada banyak bukti dari teman-teman sekelasnya. Banyak yang melihat apa yang terjadi. Hanya dua minggu yang lalu anak saya diintimidasi. Dia baru saja melupakan trauma ketika ini terjadi. Allah, ibu mana yang tidak akan sedih. Biarkan ini menjadi pelajaran untuk semua," tulis Mell.

Unggahan ibu yang anaknya ditikam pakai pensil. [Facebook]
Unggahan ibu yang anaknya ditikam pakai pensil. [Facebook]

Perisak telah menusuk korban karena korban telah merampungkan pekerjaan rumah (PR) dan ingin mengumpulkan sebelum guru marah.

Di sisi lain, si perisak mengatakan ke korban agar tidak lebih dulu mengumpulkan PR. Sebab, perisak mengaku belum menyelesaikan PR-nya.

Tidak mengindahkan ancaman perisak, korban mengumpulkan PR tersebut. Si perisak pun murka. Dia menikam korban menggunakan pensil yang tumpul.

Sadar pensil itu tumpul, si perisak mengambil pensil lain yang lebih tajam dan menikam korban. Alhasil, ujung pensil tersebut menancap di dada korban.

baca juga

Ketika menusuk korban, perisak berteriak, "Saya akan membunuh kamu. Pantas untuk kamu." Parahnya, sang guru mengatakan ke Mell bahwa si perisak hanya bercanda.

Putra Mell tampaknya tidak hanya diintimidasi oleh teman sekelasnya tetapi juga teman kelas lainnya yang mengambil uang sakunya, sehingga korban kelaparan. Dia juga baru di kelasnya, jadi tidak punya teman untuk membela dirinya.

Setelah pemeriksaan dokter, ternyata ujung pensil telah dimasukkan cukup dalam ke dadanya. Para dokter berhasil melepaskan ujung pensil, meski mereka tidak sepenuhnya yakin apakah ada sisa-sisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cinta Ditolak, Pria 27 Tahun Terekam CCTV Culik Wanita Idaman di Mal

Cinta Ditolak, Pria 27 Tahun Terekam CCTV Culik Wanita Idaman di Mal

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:52 WIB

Dihadiri Anak-anak Suku Asli Asuhannya, Pernikahan Guru Ini Jadi Viral

Dihadiri Anak-anak Suku Asli Asuhannya, Pernikahan Guru Ini Jadi Viral

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:01 WIB

WNI Diperas Polisi Antiteror Malaysia, Paspornya Disita

WNI Diperas Polisi Antiteror Malaysia, Paspornya Disita

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:03 WIB

Struk Belanja Pakai Aksara Jawa, Warganet: Itu Bukan Thailand Woy!

Struk Belanja Pakai Aksara Jawa, Warganet: Itu Bukan Thailand Woy!

Tekno | Rabu, 24 Juli 2019 | 07:41 WIB

Tak Punya Uang di Malaysia, WNI Ikut Guru SD Jual Sabu

Tak Punya Uang di Malaysia, WNI Ikut Guru SD Jual Sabu

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:24 WIB

Terkini

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

×