Hadiah Megawati dari Prabowo Disoal KPK, PDIP: Lukisan Itu Bukan Suap

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 25 Juli 2019 | 16:57 WIB
Hadiah Megawati dari Prabowo Disoal KPK, PDIP: Lukisan Itu Bukan Suap
Prabowo Subianto dan Megawati bertemu. (istimewa)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari angkat bicara soal lukisan Soekarno pemberian Ketum Gerindra Prabowo Subianto kepada Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, menyusul adanya peringatan dari KPK untuk melaporkan hal tersebut.

Menurut Eva, lukisan Soekarno yang tengah menunggangi kuda tersebut merupakan murni pemberian Prabowo tanpa embel-embel apapun di belakangnya. Ia menegaskan lukisan itu bukan merupakan bentuk suap terhadap Ketum PDI Perjuangan.

"Diberikan juga terbuka, nyuap untuk apa ya? Kalau jabatan menteri kan Pak Jokowi yang bisa kasih, bukan Bu Mega. Lagian masak Bu Mega seharga lukisan sih? Saya rasa lukisan itu bukan suap sih diberikan di depan publik, tidak ada yang disembunyikan," ujar Eva saat dihubungi, Kamis (25/7/2019).

Kendati menegaskan bukan suap, Eva berujar jika nantimya Megawati tetap akan patuh terhadap peraturan untuk melaporkan lukisan Soekarno pemberian Prabowo.

"Tapi tentu Ketum akan patuh kepada hukum jika memang ada perintah jelas, berdasar aturan internal KPK," ucap Eva.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan agar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melaporkan hadiah yang diberikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berupa lukisan Soekarno yang sedang menunggang kuda.

Pemberian lukisan tersebut terjadi setelah Prabowo mendapatkan sajian hidangan nasi goreng spesical di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019) siang tadi.

Alasan KPK menyoroti pemberian hadiah lukisan itu karena status Megawati sebagai Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang merupakan penyelenggara negara.

"Maka dalam konteks pencegahan tindak pidana korupsi sesuai dengan imbauan dan aturan yang ada di undang-undang KPK tentu Dilaporkan pada KPK dalam waktu 30 hari kerja," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

baca juga

Meski begitu, Febri mengaku belum mengetahui kontes dan tujuan dari alasan Prabowo memberikan hadiah lukisan ke Megawati. Dia hanya meminta agar Megawati bisa mendatangi langsung KPK untuk melaporan pemberian hadiah lukisan tersebut.

"Itu bisa juga melalui e-mail, surat elektronik bisa melalui sarana pos, bisa juga melalui aplikasi yang sudah bisa dilakukan di handphone masing-masing yaitu aplikasi gratifikasi online itu tinggal diinstal saja. Kemudian, barangnya bisa difoto terlebih dahulu dan kemudian diisi aplikasi poin-poin yang ada diaplikasi," tutup Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lukisan Prabowo Disoroti KPK, Romo Benny: Pasti Dilapor, Bu Mega Taat Hukum

Lukisan Prabowo Disoroti KPK, Romo Benny: Pasti Dilapor, Bu Mega Taat Hukum

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:36 WIB

Prabowo-Mega Bertemu, OSO: Cuma Reuni Sekalian Kangen-kangenan

Prabowo-Mega Bertemu, OSO: Cuma Reuni Sekalian Kangen-kangenan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 21:45 WIB

Usai Bertemu Megawati, Prabowo Beli Sepatu

Usai Bertemu Megawati, Prabowo Beli Sepatu

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 21:01 WIB

Soal Pertemuan Prabowo-Mega, SBP: Cuma Bicara Kekuasaan, Tak Bahas Rakyat!

Soal Pertemuan Prabowo-Mega, SBP: Cuma Bicara Kekuasaan, Tak Bahas Rakyat!

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 20:58 WIB

Diangkut Truk Gerindra, Prabowo Kasih Megawati Lukisan Soekarno Naik Kuda

Diangkut Truk Gerindra, Prabowo Kasih Megawati Lukisan Soekarno Naik Kuda

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:43 WIB

Truk Gerindra Masuk ke Rumah Megawati Usia Prabowo Pulang, Isinya Apa?

Truk Gerindra Masuk ke Rumah Megawati Usia Prabowo Pulang, Isinya Apa?

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:06 WIB

Usai Bertemu Megawati, Prabowo Siap Menyambung Kekeluargaan

Usai Bertemu Megawati, Prabowo Siap Menyambung Kekeluargaan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:55 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

×