Dikritik Cari Eksistensi, PSI: Kami Lebih Eksis daripada Nasdem di Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:38 WIB
Dikritik Cari Eksistensi, PSI: Kami Lebih Eksis daripada Nasdem di Jakarta
Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama para kader di Istana Kepresidenan. (Suara.com/Ummi HS)

Suara.com - Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute (TII) Rifqi Rachman menilai langkah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengawal isu DKI Jakarta dan menyindir Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk menjaga eksistensinya. Menanggapi itu, Juru Bicara PSI Guntur Romli menyebut kalau partainya sudah eksis dan lebih menjaga ideologi kebangsaan.

PSI sempat menyindir Partai Nasdem yang menggaet Anies Baswedan untuk Pilpres 2024. Guntur menerangkan bahwa PSI bukan ingin menaikan popularitas dengan menyinggung Partai Nasdem.

"Kalau soal eksis, PSI di Jakarta kan lebih eksis dari NasDem, kursi PSI lebih banyak dari NasDem," kata Guntur kepada Suara.com, Jumat (26/7/2019).

Di sisi lain, Guntur menjelaskan alasan PSI kerap melayangkan kritiknya ialah semata-mata demi menjaga ideologi kebangsaan dan memperjelas ideologi partai nasionalis. Ia pun menyinggung Nasdem yang berdasar sebagai partai nasionalis namun tiba-tiba mendukung Anies sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Menurutnya, Anies identik dengan isu SARA saat menang di Pilkada DKI Jakarta 2017. Kini Guntur heran, karena Nasdem yang dulunya sempat dicap sebagai partai pendukung penista agama namun kini malah menggaet Anies.

"Katanya NasDem nasionalis, kok malah mau mencalonkan Anies yang menang di Pilkada DKI dengan isu SARA?" ujarnya.

"Kan NasDem juga dituduh parpol pendukung Penista Agama oleh pendukung Anies, kok tiba-tiba sekarang mau mencalonkan?," tandasnya.

Untuk diketahui, seluruh petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belakangan sering mengkritik kinerja eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta. Bahkan PSI terang-terangan menolak Anies Baswedan menjadi calon presiden 2024.

Hal ini dinilai hanya sebagai upaya menjaga eksistensi di Ibu Kota. PSI tak lolos ke DPR RI, namun mempuyai perwakilan di DPRD DKI Jakarta.

baca juga

Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute (TII) Rifqi Rachman mengatakan PSI sengaja mengawal isu DKI Jakarta demi menjaga eksistensinya, terlebih mereka masuk menjadi salah satu partai dengan suara terbanyak untuk masuk ke DPRD DKI.

"PSI di DKI cukup baik suaranya walaupun di nasional tidak lolos, jadi untuk menjaga eksistensinya mereka akan kencang mengawal isu-isu di ibukota," kata Rifqi saat dihubungi Suara.com, Kamis (25/7/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didukung Jadi Capres 2024, Anies Bongkar Isi Pertemuan dengan Surya Paloh

Didukung Jadi Capres 2024, Anies Bongkar Isi Pertemuan dengan Surya Paloh

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:18 WIB

Proyek Giant Sea Wall Lanjut, Anies: Tanggul Pesisir Pantai yang Penting

Proyek Giant Sea Wall Lanjut, Anies: Tanggul Pesisir Pantai yang Penting

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 10:51 WIB

Pengamat: Sikap Idealis Bikin PSI Susah Eksis

Pengamat: Sikap Idealis Bikin PSI Susah Eksis

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 10:10 WIB

Anies Baswedan Diancam Dibunuh, Belum Niat Lapor Polisi

Anies Baswedan Diancam Dibunuh, Belum Niat Lapor Polisi

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 06:25 WIB

Anies Terapkan Kebijakan Ahok, Sindiran Kocak Ditjen Pajak Soal #Gaji8Juta

Anies Terapkan Kebijakan Ahok, Sindiran Kocak Ditjen Pajak Soal #Gaji8Juta

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 06:10 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

×