alexametrics

Serang Pasangan Lesbian di Bus, 4 Remaja Laki-Laki Dituntut ke Pengadilan

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Serang Pasangan Lesbian di Bus, 4 Remaja Laki-Laki Dituntut ke Pengadilan
Pasangan lesbian Melania Geymonat dan Chris dianiaya di bus - (Facebook/Melania Ps)

Satu di antara empat bocah itu tepergok memiliki ganja.

Suara.com - Empat remaja laki-laki dituntut ke pengadilan pada Kamis (25/7/2019) karena menyerang sepasang lesbian dalam bus di London, Inggris pada 30 Mei lalu.

Keempatnya, yang berusia antara 15 hingga 17 tahun, dituding bersalah atas kejahatan bermotif bias terhadap kelompok sosial tertentu.

Apalagi, mereka diduga memukuli dua wanita itu hingga berdarah setelah korban menolak untuk berciuman di tempat umum.

Diberitakan New York Post, Melania Geymonat (28), yang berasal dari Uruguay, dan pasangannya, Chris (29), orang Amerika, menceritakan, insiden terjadi saat keduanya sedang dalam perjalanan pulang setelah kencan.

Baca Juga: Kisah Narapidana Jadi Gay dan Lesbian, Dipaksa Oral Hingga Koleksi Sex Toys

Kala itu, di dalam bus tingkat yang mereka tumpangi, empat bocah homofobik melecehkan mereka.

"Mereka mengolok-olok kami karena lesbian dan berkomentar soal posisi seksual," kata Geymonat, yang berprofesi sebagai pramugari, dalam sebuah wawancara bulan lalu.

Di Facebook dia juga menulis, "Mereka mulai berperilaku seperti berandal, memaksa agar kami berciuman dan mereka tonton."

"Yang terjadi berikutnya yang saya tahu adalah saya dipukul," lanjut Geymonat. "Saya pusing saat melihat darah saya lalu tubuh saya roboh. Saya tidak ingat apakah saya kehilangan kesadaran atau tidak. Tiba-tiba bus berhenti, polisi ada di sana, dan saya berdarah. Barang-barang kami juga dicuri."

Identitas para pelaku tidak diungkap ke publik karena masih di bawah umur.

Baca Juga: Narapidana Bisa Jadi Gay dan Lesbian di Penjara Indonesia

Dikutip dari The Guardian, salah satu dari mereka, yang masih berusia 16 tahun, juga dituntut karena kepemilikan ganja. Sementara dua pelaku lainnya, yang berusia 15 dan 16 tahun, terbukti menyimpan barang curian.

Komentar