Array

Kemenko PMK Sebut 28 Provinsi Terancam Kekeringan

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Selasa, 30 Juli 2019 | 14:53 WIB
Kemenko PMK Sebut 28 Provinsi Terancam Kekeringan
Foto udara areal persawahan mengalami kekeringan di Desa Banjar Anyar, Brebes, Jawa Tengah, Senin (17/6). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menerjunkan sebanyak 1.502 orang Satuan Tugas (Satgas) kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (Karhutla). Hal itu sebagai upaya pemerintah melakukan antisipasi ancaman bahaya kekeringan dan Karhutla saat musim kemarau di bulan Juli hingga Oktober 2019.

Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Dody Usodo Hargo Suseno, mengatakan satgas tersebut ditempatkan di beberapa Provinsi di Indonesia. Diantaranya di Riau, Sumetera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Tugasnya disamping ikut mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, juga memberikan edukasi kepada masyarakat yang kemungkinan besar akan terdampak dari Karhutla tersebut," ujar Dody dalam jumpa pers di Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Dody menuturkan, ancaman bahaya kekeringan tersebut melanda 28 Provinsi dengan luas wilayah 11.744.437 hektar.

Pihaknya pun memprediksi sebanyak 48.491.666 jiwa yang akan terpapar dampak ancaman bahaya kekeringan.

Warga di Bogor Selatan antre mendapatkan bantuan air bersih akibat kekeringan. (Suara.com/Rambiga)
Warga di Bogor Selatan antre mendapatkan bantuan air bersih akibat kekeringan. (Suara.com/Rambiga)

"Ancaman kekeringan itu akan melanda di 28 provinsi, dengan luas wilayah 11.774.437 ha dan ini masyarakat yang akan terpapar dari luasan itu adalah 48.491.666 jiwa," kata dia.

Hingga saat ini BNPB juga telah mencatat 55 kepala daerah telah menetapkan Surat Keputusan Bupati dan Wali Kota tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan yaitu di Banten, Jawa Barat, D.I Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT.

Dody menyebut upaya pencegahan khusus bencana Karhutla telah dilakukan oleh Kementerian dan Lembaga diantaranya melalui sosialisasi dan kampanye pencegahan Karhutla, dan penyampaian informasi peringatan dini

"Upaya bergotong royong ini tentu harus dioptimalkan dengan adanya koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian (KSP) oleh Kemenko PMK sebagai bentuk respon, antisipasi, mitigasi, hingga rehabilitasi dari bencana rutin per tahun setiap musim kemarau ini," ucap Dody.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Gunung Pakuwojo di Dieng Capai Puluhan Hektare

Adapun upaya yang sudah dilakukan oleh kementerian dan lembaga dalam menghadapi darurat kekeringan diantaranya pendistribusian air bersih hingga kampanye hemat air.

"Data kemarin itu sudah didistribusikan sebanyak 7.045.400 liter air, penambahan jumlah mobil tanki, hidran umum, pembuatan sumur bor dan kampanye hemat air," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI