Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Atasi Kekeringan, Kementan Programkan Pipanisasi di Brebes

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 29 Juli 2019 | 08:15 WIB
Atasi Kekeringan, Kementan Programkan Pipanisasi di Brebes
Kunjungan Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy, ke wilayah yang berpotensi mengalami dampak kekeringan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kekeringan akibat musim kemarau di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah meluas. Dampak kekeringan diperparah oleh volume debit air irigasi mulai berkurang.

Untuk memastikan kondisinya, Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, melakukan kunjungan kerja ke wilayah yang memiliki potensi lahan kekeringan. Salah satunya ke Desa Wanatawang, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.

"Kita berkunjung ke sini, yang pertama memang ada potensi kekeringan lebih kurang 400 hektare. Untuk mengantipasinya, kita programkan pipanisasi dan pompanisasi," ujarnya, Jateng, Kamis (25/7/2019).

Potensi lahan yang terancam kekeringan di Kabupaten Brebes seluas 1953 hektare, dari total luas lahan pertanaman 20.410 hektare dan terancam puso 371 hektare. Lahan tersebut ditanami padi, jagung dan palawija.

Di Kecamatan Songgom sendiri, luas pertanaman mencapai 802 hektare, yang mempunyai potensi kekeringan seluas 67 hektare dan puso 12 hektare.

"Kebetulan ada sumber mata air yang tidak pernah kering. Itulah yang harus kita manfaatkan dan harus kita selesaikan secepat mungkin. Tadi kita sudah koordinasikan dengan direktorat, alat mesin pertanian untuk Brebes ini ada 6 yang sudah dalam perjalanan, yaitu untuk 6 inch dan ada 7 untuk 4 inch," jelas Sarwo.

Ia menambahkan, pompa tersebut bisa dipasang di beberapa titik, sehingga areal sawah bisa terairi semua. Hal ini diyakini bisa menyelamatkan padi yang ditanam petani.

"Harapan ke depan, setiap kelompok tani harus memanfaatkan pompa untuk kelompoknya. Ada aliran sungai yang tidak pernah kering dan harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Profitas lahan ini saat MT1 7,2 ton per hektare. Dengan adanya pompa dan pipanisasi, tentunya akan lebih meningkat lagi," tambahnya.

"Kita juga menfasilitasi bantuan benih padi gogo. Untuk lahan lahan kering seperti ini, nanti akan tumbuh dengan baik di lahan kering," ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati mengatakan, lahan baku di sini kurang lebih 397 hektare, tapi ada 150 hektare lebih yang mengalami dampak kekeringan.

"Dengan adanya kunjungan Pak Dirjen ini, kita bisa mendapatkan bantuan pompa dan pipa, karena disebutkan tadi, ada sumber air yang tidak pernah kering. Sebelum ada pompa, kita hanya menanam setahun dua kali. Nanti harapannya bisa tiga kali tanam, sehingga pada akhirnya ada peningkatan kesejahteraan petani," kata Yulia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Kemarau, Kementan Tinjau Cirebon dan Pastikan Distribusi Air Merata

Musim Kemarau, Kementan Tinjau Cirebon dan Pastikan Distribusi Air Merata

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2019 | 13:32 WIB

Kementan dan PUPR Bahu-Membahu Antisipasi Dampak Kekeringan

Kementan dan PUPR Bahu-Membahu Antisipasi Dampak Kekeringan

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2019 | 08:31 WIB

Kementan : Musim Kemarau Jadi Momentum Tepat Ajak Petani Asuransikan Sawah

Kementan : Musim Kemarau Jadi Momentum Tepat Ajak Petani Asuransikan Sawah

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2019 | 08:21 WIB

Kementan : Musim Kemarau, Peserta Asuransi Usaha Tani Padi Meningkat

Kementan : Musim Kemarau, Peserta Asuransi Usaha Tani Padi Meningkat

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 08:36 WIB

Revolusi Industri 4.0, Kementan Tingkatkan Prasarana dan Sarana Pertanian

Revolusi Industri 4.0, Kementan Tingkatkan Prasarana dan Sarana Pertanian

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 08:04 WIB

Kementan Konsolidasikan Hasil Pembangunan Prasarana dan Sarana Pertanian

Kementan Konsolidasikan Hasil Pembangunan Prasarana dan Sarana Pertanian

Bisnis | Sabtu, 20 Juli 2019 | 06:55 WIB

Terkini

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB