Pernah Diterjang Gelombang 34 Meter, Begini Cara Jepang Hadapi Tsunami

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 08:12 WIB
Pernah Diterjang Gelombang 34 Meter, Begini Cara Jepang Hadapi Tsunami
Ilustrasi tsunami (Shutterstock)

Suara.com - Pakar Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) yang ditugaskan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Naoto Tada mengatakan bahaya bencana tidak akan dapat dihindari selama tinggal di wilayah yang rawan bencana.

"Setelah gempa dan tsunami Tohoku pada 2011, kami menyadari tsunami telah melampaui banyak perkiraan dan tidak ada batas atas dalam bencana," kata Naoto dalam jumpa pers di Graha BNPB, seperti dilansir Antara, Rabu (31/7/2019).

Karena itu, untuk menghadapi bencana, pemerintah Jepang mengidentifikasi bencana yang paling banyak di setiap daerah meskipun tidak akan sempurna untuk menghindari korban dan kerugian ekonomi yang besar.

Berdasarkan pengalaman gempa dan tsunami Tohoku, Kantor Kabinet Jepang kemudian melakukan kajian simulasi tsunami yang disebabkan Palung Nankai pada Maret 2012.

"Berdasarkan simulasi tersebut, sesuai dengan tsunami 2011 yang mencapai ketinggian 34 meter, perkiraan kematian bisa mencapai 320 ribu jiwa atau 17 kali kejadian 2011," tuturnya.

Karena itu, didukung oleh pemberitaan di media massa, pemerintah pusat dan daerah di Jepang kemudian melakukan upaya mitigasi terhadap gempa dan tsunami, seperti membuat bangunan tahan gempa, perencanaan tata ruang, hingga pendidikan dan pelatihan kesiapsiagaan bencana.

"Pemerintah juga mengampanyekan tiga prinsip, yaitu tidak boleh menyerah, mulai evakuasi setelah guncangan, dan evakuasi lebih cepat ke tempat aman," jelasnya.

Berdasarkan prinsip tidak menyerah, pemerintah Jepang melakukan pendidikan kebencanaan kepada penduduk dan siswa secara menyeluruh dan merelokasi bangunan-bangunan vital dan pusat penyelamatan ke wilayah yang diperkirakan tidak terjangkau tsunami.

Pemerintah Kota Kuroshio, yang berdasarkan simulasi berpotensi diterjang tsunami tertinggi, juga membangun menara-menara evakuasi dengan ketinggian 22 meter yang masing-masing dapat menampung 230 orang.

"Pemerintah juga memberikan subsidi untuk memperkuat bangunan agar tahan gempa dan mengadakan seminar untuk penduduk dan tukang bangunan," katanya.

Yang tidak kalah penting, masyarakat Jepang juga membangun upaya mitigasi bencana di tingkat terkecil, yaitu komunitas hingga keluarga dengan membuat kartu berisi catatan-catatan penting dan melakukan latihan evakuasi secara berkala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantai Selatan Jawa Pernah Disapu Tsunami 30 Meter

Pantai Selatan Jawa Pernah Disapu Tsunami 30 Meter

Tekno | Rabu, 31 Juli 2019 | 22:00 WIB

Seperti Orang Jepang, Ini Rahasia Tubuh Langsing Lisa Snowdon

Seperti Orang Jepang, Ini Rahasia Tubuh Langsing Lisa Snowdon

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2019 | 14:27 WIB

Gara-gara Beda Bahasa, Turis Ini Dituduh Menganiaya Hiu Paus

Gara-gara Beda Bahasa, Turis Ini Dituduh Menganiaya Hiu Paus

Lifestyle | Senin, 29 Juli 2019 | 17:30 WIB

Gempa Banten 5,2 SR, BMKG: Waspada Gempa Susulan Malam Ini

Gempa Banten 5,2 SR, BMKG: Waspada Gempa Susulan Malam Ini

News | Minggu, 28 Juli 2019 | 21:50 WIB

Hubungan dengan Jepang Memanas, Netizen Korea Boikot Produk Uniqlo

Hubungan dengan Jepang Memanas, Netizen Korea Boikot Produk Uniqlo

Lifestyle | Sabtu, 27 Juli 2019 | 18:49 WIB

Terkini

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB