Mulai Kerja Hari Ini, Tim Teknis Kasus Novel Terdiri dari 120 Anggota

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:10 WIB
Mulai Kerja Hari Ini, Tim Teknis Kasus Novel Terdiri dari 120 Anggota
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan usai diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Tim teknis bentukan Polri untuk mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan mulai bekerja hari ini, Kamis (1/8/2019). Tim yang diketuai Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Idham Azis itu memiliki 120 anggota.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menerangkan ada 120 anggota Polri dalam tim tersebut. Dirinya berharap agar kasus tersebut segera menemukan titik terang.

"Ada 120 anggota dalam Tim Teknis. Ini menunjukkan komitmen Polri untuk mengungkap secepat-cepatnya kasus Novel," kata Dedi di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Dedi menjelaskan, tim tersebut akan bekerja hingga 31 Oktober 2019. Jangka waktu tiga bulan tersebut merupakan tahapan pertama sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Meski demikian, jika dalam tiga bulan Tim Teknis bentukan Polri tidak mampu mengungkap pelaku penyiram air keras ke wajah Novel dalam kurun waktu tiga bulan, maka masa kerja tim akan ditambah.

"Semoga dalam waktu yang sesuai dengan instruksi Presiden yaitu tiga bulan, tim mampu menjawab," sambungnya.

Dedi menerangkan, penaggung jawab tim tersebut ialah Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Idham Azis.

Kapolda Metro Jaya Inspekur Jenderal Idham Azis. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)
Idham Azis. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Sementara, Ketua Tim Teknis adalah Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Nico Afinta.

"Kemudian dibantu dengan sub tim dari penyelidik, sub tim dari penyidik, kemudian introgrator, survilance, Siber, tim Inafis, sub tim labfor dan terkahir sub tim Anev, yang akan melakukan evaluasi temuan daripada sub tim sub tim tersebut," imbuh Dedi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ditanya Tim Teknis Kasus Novel: Kalau Sudah 3 Bulan Tanya ke Saya

Jokowi Ditanya Tim Teknis Kasus Novel: Kalau Sudah 3 Bulan Tanya ke Saya

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 13:11 WIB

Mulai Kerja Besok, Polri Optimis Tim Teknis Rampungkan Kasus Novel 3 Bulan

Mulai Kerja Besok, Polri Optimis Tim Teknis Rampungkan Kasus Novel 3 Bulan

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 16:04 WIB

Tim Teknis Kasus Novel Mulai Aktif Besok, Ini Poin-poin Fokus Kerjanya

Tim Teknis Kasus Novel Mulai Aktif Besok, Ini Poin-poin Fokus Kerjanya

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 14:14 WIB

Tim Teknis Kasus Novel Mulai Bekerja Awal Agustus 2019

Tim Teknis Kasus Novel Mulai Bekerja Awal Agustus 2019

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 18:02 WIB

Teror Air Keras Novel Baswedan Penting Dijadikan Materi Capim KPK

Teror Air Keras Novel Baswedan Penting Dijadikan Materi Capim KPK

News | Senin, 29 Juli 2019 | 20:52 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×