Ancaman Riil, BMKG: Sunda Megathrust Bisa Terjadi Kapan Saja

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 19:28 WIB
Ancaman Riil, BMKG: Sunda Megathrust Bisa Terjadi Kapan Saja
Ilutrasi.

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ancaman Sunda Megathrust merupakan ancaman yang nyata. Gempa dengan kekuatan dahsyat itu bahkan bisa terjadi kapanpun.

Megathrust merupakan gempa dengan kekuatan dahsyat karena gesekan antara lempeng dua benua. Sementara sunda megathrust merupakan ancaman di sepanjang pantai barat Sumatera dengan jarak 200-250 KM di laut lepas.

Selain itu, di Laut Jawa juga bisa terjadi dengan jarak yang sama. Wilayahnya menerus sampai ke Bali. Untuk wilayah timur ada di sisi Utara Papua dan ada juga dari sumber tumbukan Pasifik.

"Itu (megathrust) adalah ancaman riil. Ancaman nyata yang bisa terjadi," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di kantor BMKG, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

Wilayah sunda megathrust itu sudah terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu di Indonesia. Rahmat membenarkan jika hal itu terjadi di kedalaman yang dangkal, maka akan berpotensi tsunami.

"Dan kalau itu kekuatannya besar dan sumber gempanya dangkal tentunya bisa sangat memungkinkan terjadinya tsunami," jelas Rahmat.

Karena itu, Rahmat meminta masyarakat di sepanjang jalur pertemuan lempeng tektonik harus selalu siaga dari ancaman tersebut. Pasalnya, menurut Rahmat, belum ada teknologi apapun yang mampu memprediksi gempa terjadi terlebih megathrust.

Ia meminta masyarakat memahami sikap yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Khususnya jalur evakuasi dan apa yang harus diperbuat.

"Bila ada warning trouble, jalur mana yang harus dilalui, dan arah-arah mana untuk tempat evakuasi," tutur Rahmat.

Gempa bumi pada Jumat pukul 19:03:21 WIB, berlokasi di 7.54 lintang selatan, 104.58 bujur timur itu berpusat di 147 KM barat daya Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memutakhirkan data tentang kekuatan gempa tersebut menjadi bermagnitudo 6,9 dan menyatakan peringatan dini tsunami diakhiri beberapa waktu setelah terjadi gempa bumi yang juga dirasakan warga di sejumlah daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Megathrust, Kepala BMKG: Terpenting Mitigasi dan Adaptasi

Potensi Megathrust, Kepala BMKG: Terpenting Mitigasi dan Adaptasi

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 21:26 WIB

Isu Megathrust di Pantai Selatan Jawa Rugikan Pariwisata Yogyakarta

Isu Megathrust di Pantai Selatan Jawa Rugikan Pariwisata Yogyakarta

Jogja | Sabtu, 20 Juli 2019 | 17:45 WIB

Prakiraan Megathrust di Pantai Selatan Jawa, Sekda DIY: Yang Penting Siaga

Prakiraan Megathrust di Pantai Selatan Jawa, Sekda DIY: Yang Penting Siaga

Jogja | Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:38 WIB

BMKG: Ramalam Gempa Megathrust di Akhir Februari Cuma Hoaks

BMKG: Ramalam Gempa Megathrust di Akhir Februari Cuma Hoaks

Tekno | Sabtu, 16 Februari 2019 | 05:05 WIB

Empat Fakta Seputar Gempa Megathrust

Empat Fakta Seputar Gempa Megathrust

Tekno | Senin, 15 Oktober 2018 | 11:40 WIB

Terkini

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB