Empat Fakta Seputar Gempa Megathrust

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 15 Oktober 2018 | 11:40 WIB
Empat Fakta Seputar Gempa Megathrust
Ilustrasi gempa bumi. [Freedigitalphotos]

Suara.com - Sebagai negara kepulauan yang dikeliling gunung berapi, wilayah Indonesia terbilang rawan akan bencana seperti gempa Bumi dan tsunami. Salah satunya yang populer akhir-akhir ini adalah gempa Megathrust.

Dalam istilah ilmu bumi, kata 'thrust' yang dimaksud, merujuk pada salah satu mekanisme gerakan lempeng Bumi yang menimbulkan gempa dan memicu gelombang pasang atau tsunami. Dengan kata lain, Megathrust adalah kondisi di mana lempeng satu mendorong lempeng-lempeng yang lainnya sehingga akhirnya terjadi subduksi dan gempa.

Berikut ini empat fakta mengenai gempa Megathrust:

1. Gempa dengan skala yang sangat besar

Skala atau kekuatan gempa Megathrust bisa dimulai dari 8,0 SR. Bahkan, para ilmuwan memprediksi gempa Megathrust bisa mencapai lebih parah dari 9,0 SR.

Sejak tahun 1960-an diketahui sudah ada gempa Bumi berkekuatan 9,0 SR atau lebih besar, sebagai contohnya adalah gempa Great Chilean dan gempa Alasa yang terkenal pada 1964.

2. Zona Megathrust

Zona Megathrust dibagi menjadi tiga zona besar yaitu Andaman Megathrust, Sumatera Megathrust, dan Java Megathrust. Zona ini sangat luas, sekitar lebih dari 5.500 km yang dimulai dari utara Myanmar ke barat daya Sumatera lalu berlanjut ke selatan Jawa dan Bali, kemudian berakhir di Australia.

Hal ini juga berkaitan erat dengan gunung berapi yang tersebar di wilayah Ring of Fire. Sekitar 90 persen gempa bumi di Indonesia dan 80 persen gempa Bumi terbesar di dunia terjadi di sepanjang Ring of Fire.

baca juga

Gunung berapi di Indonesia termasuk yang paling aktif dalam lingkaran Ring of Fire. Mereka terbentuk karena zona subduksi tiga lempeng tektonik aktif utama yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia.

3. Karakteristik dan dampak gempa Megathrust

Para ilmuwan menyebut gempa Megathrust sebagai raksasa karena gempa ini memiliki karakteristik skala yang sangat besar dan berpotensi untuk menyebabkan berbagai gempa serta tsunami besar. Dengan karakteristik seperti itu, dampak yang disebabkan gempa Megathrust pada wilayah yang terkena di antaranya adalah abrasi parah pada pantai, kerusakan infrastruktur, dan merenggut banyak korban jiwa.

4. Fenomena Megathrust di Indonesia

Gempa Aceh pada 26 Desember 2004 silam adalah fenomena yang paling terkenal. Dengan kekuatan 9,2 SR, tsunami setinggi 30 meter menyapu bersih setengah Provinsi Aceh. Dikabarkan gempa dan tsunami Aceh memiliki kemungkinan potensi terulang kembali di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Potensi ancaman tersebut muncul karena di bawah permukaan dasar laut Kepulauan Mentawai masih menyimpan tenaga besar. Beberapa peneliti dari Earth Observatory Singapore-Nanyang Techonology University, Institute de Physique du Globe de Paris dan Schmidt Ocean Insitute, Amerika Serikat, memetakan struktur bawah laut di Cekungan Wharton dan Mentawai Gap.

Dua lokasi tersebut dikabarkan sebagai zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Pemetaan tersebut bertujuan untuk mengungkap potensi gempa besar dan tsunami seperti di Aceh. Meskipun begitu, tidak ada yang bisa memprediksi secara tepat kapan terjadinya gempa Megathrust. [Kidfunscience/Wikipedia/Livescience/Ilmugeografi]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebak Diguncang Gempa Bumi 5,2 SR

Lebak Diguncang Gempa Bumi 5,2 SR

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 10:22 WIB

Tiga Orang Meninggal Akibat Gempa Bumi Situbondo

Tiga Orang Meninggal Akibat Gempa Bumi Situbondo

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 06:21 WIB

BMKG: Gempa Situbondo Berjenis Dangkal

BMKG: Gempa Situbondo Berjenis Dangkal

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 05:44 WIB

Situbondo Diguncang Gempa Berkekuatan 6,4 SR

Situbondo Diguncang Gempa Berkekuatan 6,4 SR

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 05:22 WIB

Diguncang Gempa Beruntun, Jembatan di Sumba Timur Rusak

Diguncang Gempa Beruntun, Jembatan di Sumba Timur Rusak

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 08:46 WIB

Gempa saat Berada di Hotel, 4 Hal Ini yang Harus Anda Lakukan

Gempa saat Berada di Hotel, 4 Hal Ini yang Harus Anda Lakukan

Lifestyle | Senin, 01 Oktober 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Negara 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Negara 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis

Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:05 WIB

×