Bungkam soal Mati Lampu Massal, Luhut dan Jonan Kompak Kabur Masuk Mobil

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 05 Agustus 2019 | 17:44 WIB
Bungkam soal Mati Lampu Massal, Luhut dan Jonan Kompak Kabur Masuk Mobil
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bungkam seusai mengikuti sidang kabinet terkait RAPBN 2020 di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Usai keluar sidang kabinet, Luhut enggan melayani pertanyaan awak media saat ditanya soal solusi pemerintah agar tidak terjadi pemadaman listrik yang masih terjadi di beberapa daerah di pulau Jawa termasuk Jakarta.

Ia meminta awak media untuk menanyakan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan.

"Tanya ke Pak Jonan," ujar Luhut langsung bergegas memasuki mobilnya.

Diketahui, Luhut yang merupakan koordinator yang membidani empat lembaga pemerintah, yakni Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pariwisata.

Senada dengan Luhut, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga memilih bungkam ketika ditanya awak media soal pemadaman listrik massal di daerah. Bahkan, tanpa basa-basi, Jonan langsung kabur untuk bergegas masuk ke dalam mobil.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kantor PT PLN (Persero) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pagi tadi.

Kedatangan Jokowi menyusul pemadaman massal di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lain di Pulau Jawa selama lebih dari 8 jam, Minggu (4/8/2019) kemarin.

Nada bicara dan raut wajah emosi terlihat saat Jokowi mendengarkan paparan dari petinggi PLN. Karena terlalu panjang, Jokowi pun meminta penjelasan yang sederhana.

"Bapak, Ibu, semuanya kan orang pintar-pintar apalagi urusan listrik. Sudah bertahun tahun. Apakah tidak dihitung? Apakah tidak dikalkukasi kalau akan ada kejadian-kejadian? Sehingga kita tahu sebelumnya. Kok tahu-tahu drop?" kata Jokowi di Kantor PLN Pusat.

Jokowi mengatakan mati lampu massal sangat merugikan konsumen. Selain itu merusak reputasi PLN.

Dia menilai pemadaman listrik massal ini tidak hanya merusak reputasi PT PLN (Persero). Menurutnya danpak kejadian tersebut turut membahayakan transportasi umum.

"Saya tahu itu tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal di luar PLN terutama konsumen sangat dirugikan, pelayanan transpotasi umum MRT misalnya sangat berbahaya sekali," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat Korsel Mundur karena Mati Lampu, FPI Sebut Pemerintah Tak Gentle

Pejabat Korsel Mundur karena Mati Lampu, FPI Sebut Pemerintah Tak Gentle

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 17:29 WIB

Dampak Listrik Padam, Lampu Lalu Lintas Tidak Berfungsi

Dampak Listrik Padam, Lampu Lalu Lintas Tidak Berfungsi

Foto | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:40 WIB

BPKN: Mati Lampu Massal Sebabkan Bencana Ekonomi dan Rugikan Konsumen

BPKN: Mati Lampu Massal Sebabkan Bencana Ekonomi dan Rugikan Konsumen

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:17 WIB

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir, Server Disdukcapil Kota Bogor Mati

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir, Server Disdukcapil Kota Bogor Mati

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:12 WIB

Listrik di Jaktim Masih Padam, Warga Diminta Tak Asal Pasang Lilin di Rumah

Listrik di Jaktim Masih Padam, Warga Diminta Tak Asal Pasang Lilin di Rumah

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:03 WIB

Setelah Mati Lampu Massal, Bekasi Kini Kena Pemadaman Listrik Bergilir

Setelah Mati Lampu Massal, Bekasi Kini Kena Pemadaman Listrik Bergilir

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:51 WIB

PLN akan Berikan Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik

PLN akan Berikan Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:48 WIB

Catat, Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok

Catat, Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:10 WIB

Jokowi Diminta Yakinkan Pubik PLN Harus Diisi Orang yang Ngerti Listrik

Jokowi Diminta Yakinkan Pubik PLN Harus Diisi Orang yang Ngerti Listrik

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:02 WIB

Terkini

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB