Pejabat Korsel Mundur karena Mati Lampu, FPI Sebut Pemerintah Tak Gentle

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 05 Agustus 2019 | 17:29 WIB
Pejabat Korsel Mundur karena Mati Lampu, FPI Sebut Pemerintah Tak Gentle
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Front Pembela Islam Slamet Ma'arif turut angkat bicara terkait pemadaman listrik massal di sejumlah provinsi di Indonesia.

Terkait masalah mati lampu massal itu, Slamet meminta pemerintah berkaca dan berani bersikap ksatria seperti pejabat-pejabat di negara lain yang rela mundur dari jabatannya.

"Ya pemerintah ayolah berkaca dengan negara lain. Bagaimana kejantanan, ke-gentle-an, keberanian pemimpin negara lain, jadi tolong dilihat itu," kata Slamet Ma'arif di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/8/2019).

Seperti diketahui, kejadian serupa yakni gangguan listrik padam juga pernah terjadi di negara Korea Selatan dan Taiwan. Ketika itu, Menteri Ekonomi Korsel Choi Joong-Kyung dan Menteri Ekonomi Taiwan, Lee Chih-kung langsung mengundurkan diri. Keduanya mengundurkan diri lantaran merasa bersalah dan bertanggung jawab atas peristiwa pemadaman listrik secara massal di negara mereka.

Steering Commite Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV ini mengaku persoalan gangguan listrik padam yang terjadi kemarin tidak akan dibahas dalam Ijtima Ulama dan Tokoh ke-IV. Namun, pihaknya tak menutup jika ada masukan terkait permasalahan tersebut yang disampaikan dalam forum nantinya.

"Enggak ada kita enggak bahas soal kelistrikan, tapi kalo nanti ada masukkan ya kita terima masukannya," ungkapnya.

Untuk diketahui pada Minggu (4/8) kemarin terjadi ganguan listrik padam secara massal selama lebih dari 8 jam di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lain di Pulau Jawa.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sendiri tak bisa menahan emosinya. Jokowi bahkan sampai menyampaikan kemarahannya kepada petinggi PLN di kantor PLN jakarta Pusat.

Nada bicara dan raut wajah emosi terlihat saat Jokowi mendengarkan paparan dari petinggi PLN. Karena terlalu panjang, Jokowi pun meminta penjelasan yang sederhana.

"Bapak, Ibu, semuanya kan orang pintar-pintar apalagi urusan listrik. Sudah bertahun tahun. Apakah tidak dihitung? Apakah tidak dikalkukasi kalau akan ada kejadian-kejadian? Sehingga kita tahu sebelumnya. Kok tahu-tahu drop?" kata Jokowi di Kantor PLN Pusat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pagi tadi.

Jokowi mengatakan mati lampu massal sangat merugikan konsumen. Selain itu merusak reputasi PLN.

Dia menilai pemadaman listrik massal ini tidak hanya merusak reputasi PT PLN (Persero). Menurutnya danpak kejadian tersebut turut membahayakan transportasi umum.

"Saya tahu itu tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal di luar PLN terutama konsumen sangat dirugikan, pelayanan transpotasi umum MRT misalnya sangat berbahaya sekali," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Listrik Padam, Lampu Lalu Lintas Tidak Berfungsi

Dampak Listrik Padam, Lampu Lalu Lintas Tidak Berfungsi

Foto | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:40 WIB

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir, Server Disdukcapil Kota Bogor Mati

Imbas Pemadaman Listrik Bergilir, Server Disdukcapil Kota Bogor Mati

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:12 WIB

Jakarta Mati Listrik, Natasha Rizky Lakukan Ini ke Anak

Jakarta Mati Listrik, Natasha Rizky Lakukan Ini ke Anak

Entertainment | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:05 WIB

Setelah Mati Lampu Massal, Bekasi Kini Kena Pemadaman Listrik Bergilir

Setelah Mati Lampu Massal, Bekasi Kini Kena Pemadaman Listrik Bergilir

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:51 WIB

PLN akan Berikan Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik

PLN akan Berikan Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:48 WIB

Catat, Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok

Catat, Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:10 WIB

Jokowi Diminta Yakinkan Pubik PLN Harus Diisi Orang yang Ngerti Listrik

Jokowi Diminta Yakinkan Pubik PLN Harus Diisi Orang yang Ngerti Listrik

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:02 WIB

Mati Lampu Massal, YLKI: PLN Harus Ganti Rugi Konsumen

Mati Lampu Massal, YLKI: PLN Harus Ganti Rugi Konsumen

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 14:29 WIB

Di Negara Lain Listrik Mati Direksinya Mundur, Indonesia?

Di Negara Lain Listrik Mati Direksinya Mundur, Indonesia?

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 13:59 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB