Tumpahan Minyak di Karawang, Ridwan Kamil Minta Pemda Kalkulasi Kerugian

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:40 WIB
Tumpahan Minyak di Karawang, Ridwan Kamil Minta Pemda Kalkulasi Kerugian
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, meninjau lokasi terdampak tumpahan minyak Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), di Desa Cemarajaya, Karawang, Rabu (7/8/2019). (Dok : Pemprov Jabar).

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, meninjau lokasi terdampak tumpahan minyak (oil spill) Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Rabu (7/8/2019). 

Pada kesempatan ini, Emil,  sapaan akrab Ridwan, melakulam dialog bersama puluhan warga desa terdampak, khususnya para nelayan dan penambak ikan. Mereka mengeluh tak bisa melaut, meskipun Pertamina mempekerjakan mereka dalam upaya pembersihan minyak, dengan upah sekitar Rp 100 ribu per hari.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Emil minta pemerintah daerah (pemda) yang warganya terdampak oil spill untuk segera menghitung kerugian. Dalam jangka waktu 10 sampai 14 hari, kerugian akan diberikan langsung kepada warga.

"Saya minta (pemda) untuk membentuk tim, mencatat ganti rugi, harus seobjektif mungkin. Dan masyarakat (terdampak), saya minta informasinya, tidak dilebihkan dan tidak dikurang-kurangkan," ujar Emil di hadapan warga.

"Saya sudah perintahkan Bupati Karawang dan Bekasi untuk berkomunikasi intens, diwakili kepala desanya untuk mencatat dan meneliti kerugian-kerugiannya," tambahnya.

Selain itu, Emil juga minta komitmen Pertamina untuk menyelesaikan masalah ini hingga tuntas.

"Harus diapresiasi juga, Pertamina setiap hari hadir untuk tanya jawab terhadap siapapun yang membutuhkan," ucapnya.

"Salah satu yang saya apresiasi adalah semua warga yang terdampak dipekerjakan, tidak ada yang menganggur karena dilibatkan dalam proses rescue ini," imbuhnya.

Sementara itu, dibantu masyarakat, personel TNI dan Polri, serta Pertamina, terus berupaya membersihkan tumpahan minyak yang masih ada. Untuk menangani bocor pada sumur yang mengakibatkan oil spill tersebut, saat ini Pertamina tengah berupaya menyumbat bagian bocornya dengan melibatkan ahli.

baca juga

"Sekarang sedang ada pengeboran rescue, yang progresnya mencapai 30 persen. Dalam waktu 10 sampai 14 hari bisa selesai. Warga tidak perlu khawatir, Pertamina sudah meng-hire konsultan penanggulangan bencana perminyakan yang sudah berpengalaman dari Amerika Serikat," kata Emil.

Selain itu, Pertamina juga telah menempatkan petugas kesehatan, yang tediri dari satu dokter dan empat perawat di setiap desa terdampak, sebagai upaya mitigasi kesehatan warga akibat insiden tersebut.

Bupati Karawang pun minta masyarakat agar tetap tenang dan menghargai berbagai upaya yang tengah dilakukan, baik oleh Pertamina maupun pemerintah.

"Seluruh mitigasi dan pencegahan telah dilakukan dengan baik oleh Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Karawang. Saya ingin kita tetap tenang dan bisa menghargai proses recovery ini," katanya.

Sementara itu, Pertamina yang diwakili Nanang Abdul Manap menuturkan, sejak 14 Juli 2019, pihaknya telah menetapkan kejadian oil spill Karawang sebagai situasi emergency.

"Kami sangat prihatin dan sangat komitmen untuk bertanggung jawab," ujarnya.

Meski begitu, kata Nanang, Pertamina akan tetap meneruskan rencana produksi minyak dan gas, khususnya untuk suplai ke Jabar, karena kebutuhan minyak dan gas Jabar masih defisit.

"Kami ingin menambah produksi, dengan meningkatkan produksi minyak 3.000 barel per hari, ditambah dengan gas 25 juta kaki kubik," ucapnya.

"Kita tahu, Jawa Barat sangat membutuhkan gas karena industrinya sangat maju, sehingga setiap hari, kita sangat kekurangan 70 juta kaki kubik. Dengan menambah 25 juta kaki kubik, kita akan mengurangi kebutuhan (gas) masyarakat Jawa Barat," tambahnya.

Salah satu pengepul ikan di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Cakim mengaku, ia tidak memiliki penghasilan sejak insiden tumpahan minyak. Para nelayan di kawasan ini tidak melaut.

Namun Cakim bersyukur, karena ia masih dilibatkan oleh Pertamina untuk menjadi pengumpul minyak.

"Kami sebagai pengepul, tidak dapat penghasilan sama sekali, karena tidak ada nelayan yang beraktivitas. Tapi Alhamdulillah, nelayan dipekerjakan dan saya juga dipekerjakan oleh Pertamina untuk mengumpulkan minyak," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Amerika Bantu Tangani Minyak Tumpah di Pesisir Karawang

Ahli Amerika Bantu Tangani Minyak Tumpah di Pesisir Karawang

Jabar | Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:35 WIB

Ridwan Kamil Minta Pertamina Tanggung Jawab soal Oil Spill di Karawang

Ridwan Kamil Minta Pertamina Tanggung Jawab soal Oil Spill di Karawang

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:26 WIB

Program Kependudukan Keluarga Berencana Jadi Proyek Prioritas di Jabar

Program Kependudukan Keluarga Berencana Jadi Proyek Prioritas di Jabar

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 11:21 WIB

Ridwan Kamil : Jabar akan Ekspor Kopi Langsung ke Georgia

Ridwan Kamil : Jabar akan Ekspor Kopi Langsung ke Georgia

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:50 WIB

Pemerintah dan Akademisi Berperan dalam Membentuk Kedewasaan Masyarakat

Pemerintah dan Akademisi Berperan dalam Membentuk Kedewasaan Masyarakat

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:43 WIB

Pemdaprov Jabar Kembangkan Kompetensi Kepribadian Aparatur

Pemdaprov Jabar Kembangkan Kompetensi Kepribadian Aparatur

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:11 WIB

Terkini

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB