Program Kependudukan Keluarga Berencana Jadi Proyek Prioritas di Jabar

Rabu, 07 Agustus 2019 | 11:21 WIB
Program Kependudukan Keluarga Berencana Jadi Proyek Prioritas di Jabar
Review Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunanan Keluarga (KKBPK) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Jabar, Selasa (6/8/19). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Daud Achmad mengatakan, laju pertumbuhan penduduk Jabar tergolong cepat. Salah satu faktor penyebabnya adalah rata-rata perempuan usia subur melahirkan atau Total Fertility Rate (TFR) masih tinggi.

"Oleh karena itu, pengendalian kelahiran sangat penting, karena berdampak pada daya saing daerah dan indeks pembangunan manusianya," katanya, saat membuka Review Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunanan Keluarga (KKBPK) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Jabar, Selasa (6/8/19).

Ia menambahkan, stunting, keluarga pra-sejahtera, dan anak putus sekolah, masih menjadi persoalan di Jabar dan mendapatkan atensi. Ia menilai, program KKBPK dapat menyelesaikan deretan masalah tersebut, sekaligus menjadi proyek prioritas nasional.

Daud juga berharap, KKBPK dapat menjadi salah satu faktor keberhasilan Jabar dalam melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, inovatif, berdaya saing tinggi, berbudaya, produktif, dan bahagia.

"Program ini diharapkan memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan sumber daya manusia di masa sekarang dan masa yang akan datang, melalui peningkatan pelayanan publik yang inovatif, dengan meningkatkan pengendalian jumlah penduduk," lanjutnya.

Menurut Daud, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah mengelola dan mengedukasi sekitar 2.035 kampung keluarga berencana di Jabar.

Dalam kesempatan yang sama, Daud minta KKBPK, tidak hanya berorientasi pada angka kelahiran, tetapi juga pada upaya-upaya pemenuhan kualitas pelayanan.

"Selain itu juga menghormati hak-hak reproduksi dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga," tutup Daud.

Baca Juga: Ridwan Kamil Serahkan NPHD Bidang Keagamaan Tahun 2019

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI