Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri tak kuasa menahan kesedihannya saat menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen.
Megawati tampak bergetar saat mengucapkan rasa duka cita yang mendalam terhadap almarhum Mbah Moen.
Peristiwa tersebut terjadi saat Megawati hendak menyampaikan pidato pada acara pembukaan Kongres V PDIP, di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Kamis (8/8/2019). Sebelumnya, berpidato Megawati terlebih dahulu mengucapkan rasa duka citanya dengan suara bergetar lantaran tak kuasa menahan kesedihannya.
"Izinkan saya sampaikan sebuah belasungkawa mendalam atas wafatnya ulama sederhana yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk mensyiarkan Islam sebagai rahmat semesta alam," kata Megawati.
Megawati mengaku sangat mengenal almarhum Mbah Moen. Megawati menilai almarhum Mbah Moen sebagai ulama sederhana yang selalu mengedepankan kedamaian dan pluralisme.
"Islam yang mengakun indah dalam harmoni keberagaman Indonesia. Saya dekat dengan,.. panggilannya Mbah Moen. KH Maimoen Zubair, doa kami menghantari ke haribaan-Nya," ucapnya sambil bergetar.
Untuk diketahui, almarhum Mbah Moen wafat saat menjalankan ibadah haji di Mekah pada Selasa (6/8) lalu. Dirinya berangkat ke Tanah Suci pada 27 Juli 2019. Ia bahkan sempat bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berpamitan karena hendak menunaikan ibadah haji.