Eks PA 212 Serang Menteri Susi soal Program Makan Lele, Berujung Diblokir

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:56 WIB
Eks PA 212 Serang Menteri Susi soal Program Makan Lele, Berujung Diblokir
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (12/2/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Eks anggota Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf menyerang Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti di Twitter.

Ia memberi julukan baru untuk Menteri Susi dan menyinggung programnya untuk makan ikan lele.

Banyak sekali dari cuitannya yang berisi kritik keras untuk sang menteri. Dirinya menyebut Menteri Susi sebagai 'Ratu Bajak Laut' karena kerap menenggelamkan kapal.

Ia juga menyindirnya dengan sebutan lain terkait penenggelaman kapal.

"Potensi Ibu @susipudjiastuti sangat tepat bila diposisikan sebagai Ketua 'Badan Penenggelaman Illegal Fishing. Agar Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat dioptimalkan utnuk mewujudkan gagasan besar @jokowi soal Poros Maritim Dunia yang selama 5 tahun baru 7 persen direalisasi," ungkap @faizalassegaf, Kamis (8/8/2019).

Pada cuitan lainnya, Faizal Assegaf juga menagih janji Menteri Susi dari 2015 untuk mengumumkan 187 pemilik kapal ilegal dan dari 2016 soal 115 perusahaan yang bangkrut karena illegal fishing pada 2003 hingga 2013.

"2019, rakyat berharap Susi beberkan data valid ke Presiden @jokowi & publik," cuitnya.

Tweet itu lantas dibalas dengan dengan nada keras pula oleh Menteri Susi.

"Sudah Pak!!! Bukan semua online, YouTube, web KKP, stagas, dll. Anda belum baca ya??? Searching dulu.

baca juga

2003 sampai dengan 2013... mestinya yang menjabat tahun itu harus tahu," balas @susipudjiastuti.

Namun, Faizal Assegaf malah menyebut Menteri Susi melakukan pencitraan di balik ketenarannya sebagai menteri perempuan yang tangguh selama ini.

Tak hanya itu, Faizal Assegaf juga menuding Menteri Susi memiliki maksud tersembunyi di balik program makan ikan lele.

"Gagasan besar Pak @jokowi agar Indonesia sebagai Poros MAritim Dunia untuk bangun kecerdasan & peradaban bangsa, tapi lucunya si 'Ratu Bajak Laut' buat pogram untuk rakyat makan ikan lele, sementara ikan tuna berkualitas & ikan-ikan bergizi lainnya diobral murah ke pasar internasional," terang Faizal Assegaf.

"Saudara-saudara kami di Papua & Maluku wajib menikmati lezat & nikmatnya aneka ikan laut yang ebrlimpah. Jangan bodohi mereka untuk makan ikan lele oleh program penipuan 'Ratu Bajak Laut'. Silakan @susipudjiastuti & keluarganya setiap hari di meja makan mereka konsumsi ikan lele!" lanjutnya.

Bagi Faizal Assegaf, selama lima tahun memimpin kementerian, Susi telah melakukan penipuan dan ia mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memerintahkan Menteri Susi supaya membuka data kekayaan laut dan ikan di perairan Maluku secara transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Menteri Susi Menaklukkan Sabut Kelapa, Nostalgia 40 Tahun Lalu

Aksi Menteri Susi Menaklukkan Sabut Kelapa, Nostalgia 40 Tahun Lalu

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 09:23 WIB

Perangi Illegal Fishing, Menteri Susi Ajak Negara Dunia Aksi Bersama

Perangi Illegal Fishing, Menteri Susi Ajak Negara Dunia Aksi Bersama

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 20:42 WIB

Kerja di Singapura, Eks Asisten Menteri Susi Prihatin Polusi Udara Jakarta

Kerja di Singapura, Eks Asisten Menteri Susi Prihatin Polusi Udara Jakarta

News | Senin, 15 Juli 2019 | 12:52 WIB

Lepas KKN Mahasiswa UGM, Menteri Susi: Bukan untuk Jalan dan Selfie

Lepas KKN Mahasiswa UGM, Menteri Susi: Bukan untuk Jalan dan Selfie

Jogja | Jum'at, 28 Juni 2019 | 18:24 WIB

Ribut di Twitter karena Anies Baswedan, 2 Orang Ini Janjian Duel depan SMP

Ribut di Twitter karena Anies Baswedan, 2 Orang Ini Janjian Duel depan SMP

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 14:35 WIB

Terkini

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB

Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!

Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:20 WIB

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB