Terapkan Kurikulum Islami, Kualitas Murid Sekolah Turki Drastis Anjlok

Reza Gunadha

Senin, 12 Agustus 2019 | 17:13 WIB
Terapkan Kurikulum Islami, Kualitas Murid Sekolah Turki Drastis Anjlok
Topkapi Palace Turkey. (Shutterstock)

Suara.com - Kualitas sekolah di Turki mengalami penurunan gara-gara peneapan kurikulum Islami. Kekinian, teori evolusi dihapus dari bahan pengajaran dan pendidikan Islam dilipagandakan.

Sekolah agama yang tumbuh bak jamur di Turki ditengarai sebagai biang keladi memburuknya kualitas murid sekolah secara umum, terutama dalam pelajaran matematika, demikian lapor Deutsche Welle Indonesia.

Di tengah perekonomian yang sedang melemah dan petualangan militer di Suriah, Turki juga disibukkan oleh rapor merah pendidikan nasional yang disimpulkan oleh sebuah studi milik pemerintah.

Dalam laporan tersebut, murid Turki mencatat nilai di bawah rata-rata, terutama dalam mata pelajaran matematika dan bahasa.

Kelompok oposisi dan pengamat pendidikan sontak menyebut Islamisasi pendidikan dasar sebagai biang masalah.

Fenomena tersebut muncul dalam bentuk sekolah Imam Hatip yang menitikberatkan kurikulum pengajaran pada pendidikan agama.

Awalnya, sekolah Imam Hatip didirikan untuk mendidik pengajar agama. Namun reformasi pendidikan yang digulirkan pemerintahan di bawah presiden Recep Tayyip Erdogan dan partai AKP menempatkan sekolah agama tersebut di episentrum pendidikan nasional Turki.

Tumbuh bak jamur di musim hujan

Pemerintah Turki kemudian menggariskan kebijakan, mendorong pembangunan sekolah Imam-Hatip di seluruh penjuru negeri.

baca juga

Kementerian Pendidikan melaporkan, dalam lima tahun terakhir jumlah sekolah menengah yang mengadopsi kurikulum Imam-Hatip meningkat pesat dari 1099 menjadi 3286 sekolah.

Dari jumlah sekolah menengah keseluruhan itu, Sekolah Menengah Atas yang menerapkan metode Imam Hatip jumlahnya kini mencapai 1605.

Tidak sedikit lembaga pendidikan umum yang dialihfungsikan menjadi sekolah Imam Hatip tanpa persetujuan orangtua murid.

Saat ini sebanyak 620.000 murid SMA di Turki harus mengenyam pendidikan di sekolah Imam Hatip.

Perkara terbesar pada sekolah Imam Hatip adalah kurikulum yang dibuat dengan pengaruh kental agama.

Kantor Berita Reuters melaporkan, tahun lalu teori Evolusi misalnya dihapus dari mata pelajaran sekolah. Penekanan pada kaidah agama juga diberikan pada mata pelajaran eksakta.

Sebab itu banyak yang menilai lemahnya prestasi murid di Turki disebabkan pengaruh sekolah Imam Hatip.

Disebutkan, murid-murid dari sekolah tersebut mencatat rapor buruk dalam seleksi nasional untuk masuk ke perguruan tinggi.

Dukungan Pemerintah

Ironis, Kementerian Pendidikan yang notabene penyandang dana sekolah Imam Hatip tidak menepis tudingan tersebut.

Menurut data teranyar, hanya 38 persen murid sekolah Imam Hatip lolos uji seleksi nasional dan mendapat undangan masuk ke perguruan tinggi. Angka tersebut berada di bawah rata-rata nasional.

Pemerintah Turki sebetulnya tidak tinggal diam menyikapi problem ini. Pada tahun 2016 silam Kementerian Pendidikan menggagas "Proyek Ilmu Alam dan Humaniora".

Proyek bertujuan untuk "meningkatkan peluang kelulusan murid sekolah Imam Hatip pada seleksi nasional perguruan tinggi dan mengintegrasikan ilmu Sosial dan Alam pada kurikulum sekolah," kata Özgenur Korlu dari LSM, Inisiatif Reformasi Pendidikan (ERG).

Namun Özgenurs menegaskan,  langkah tersebut dinilai gagal meningkatkan kualitas lulusan Imam Hatip.

"Saat ini sekolah menengah atas umum masih bertengger di urutan teratas kelulusan seleksi nasional ke perguruan tinggi", ujar pegiat reformasi pendidikan itu.

Ali Aydin, Sekretaris Jendral Serikat Pendidikan Bebas, menolak jika sekolah Imam Hatip dijadikan kambing hitam.

Menurut dia, "sebelum menelanjangi kebobrokan konsep sekolah Imam Hatip, lebih penting untuk menuntaskan masalah struktural sistem pendidkan nasional di Turki,"

Erdogan Impikan "Generasi Relijius"

Presiden Recep Erdogan juga mengenyam pendidkan dasar di sekolah Imam-Hatip pada dekade 1960an.

Dulu sekolah tersebut masih tergolong langka. Namun sejak berkuasa, Erdogan mendorong konsep sekolah umum bernafaskan Islam itu untuk dijadikan panutan.

Pada 2018 silam pemerintah Turki mengalokasikan dana senilai 1,68 milyar US Dolar untuk sekolah Imam Hatiip. Angka tersebut mencakup sepertiga dari total anggaran sekolah menengah atas di Turki, meski hanya 11 persen murid yang menempuh pendidikan di sekolah Imam Hatip.

Dalam beberapa tahun terakhir Erdogan berulangkali menegaskan betapa dirinya ingin menyaksikan kebangkitan "generasi relijius" di Turki. Untuk itu dia mengintervensi kurikulum pendidikan nasional dengan mengintegrasikan faham agama.

Kepada KB Reuters Hakit Bekiroglu, Direktur Asosiasi Sekolah Imam Hatip, mengklaim kekhawatiran kelompok sekularis pada sekolahnya sebagai berlebihan.

Kebangkitan sekolah agama, kata dia, merefleksikan karakter konservatif sebagian besar penduduk Turki dan keinginan mereka memiliki sistem penddikan yang menekankan pada pendidikan moral, bukan hanya pengetahuan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duar! Gudang Amunisi Militer Turki Meledak

Duar! Gudang Amunisi Militer Turki Meledak

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 14:45 WIB

Dulu Dihuni 20.000 Orang, Kota Bawah Tanah Ini Ada di Balik Dinding Rumah

Dulu Dihuni 20.000 Orang, Kota Bawah Tanah Ini Ada di Balik Dinding Rumah

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2019 | 18:00 WIB

Tenggak Miras Oplosan, 23 Orang Kehilangan Nyawa di Turki

Tenggak Miras Oplosan, 23 Orang Kehilangan Nyawa di Turki

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 21:12 WIB

Presiden Turki Berencana Kunjungi Indonesia Tahun Depan

Presiden Turki Berencana Kunjungi Indonesia Tahun Depan

News | Senin, 22 Juli 2019 | 15:40 WIB

Dilarang Impor Minyak Iran, Kilang Turki Beralih Ke Rusia

Dilarang Impor Minyak Iran, Kilang Turki Beralih Ke Rusia

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 08:30 WIB

Nyaris Buka Pintu Darurat Pesawat, Wanita Ini Kena Denda Rp 1,4 Miliar

Nyaris Buka Pintu Darurat Pesawat, Wanita Ini Kena Denda Rp 1,4 Miliar

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 14:15 WIB

Duh, Wanita Ini Mengira Conveyor Belt Bagasi Akan Membawanya ke Pesawat

Duh, Wanita Ini Mengira Conveyor Belt Bagasi Akan Membawanya ke Pesawat

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:45 WIB

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:31 WIB

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:26 WIB

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 19:24 WIB

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 19:23 WIB

Anak Tumbuh, Kebutuhan Berubah? Ini Cara Seru Dampingi Setiap Tahapannya

Anak Tumbuh, Kebutuhan Berubah? Ini Cara Seru Dampingi Setiap Tahapannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:21 WIB

Viral Pengakuan Erin Diselungkuhi Andre Taulany, Netizen Menduga-duga Siapa Sinden OVJ yang Dimaksud

Viral Pengakuan Erin Diselungkuhi Andre Taulany, Netizen Menduga-duga Siapa Sinden OVJ yang Dimaksud

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 19:21 WIB

×