Bantah Incar Jatah Menteri, Demokrat: Jangan Disamakan dengan Partai Lain

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:55 WIB
Bantah Incar Jatah Menteri, Demokrat: Jangan Disamakan dengan Partai Lain
Waketum Partai Demokrat Syarif Hasan. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan memastikan bahwa partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mengincar jatah kursi di kabinet Jokowi - Maruf Amin. Syarief menilai jatah kursi menteri merupakah hak prerogatif Jokowi.

Syarif meminta Demokrat jangan disamakan dengan dengan partai lain yang secara terang-terangan memintah jatah menteri ke Jokowi.

"Kami tidak pernah mengincar jatah kursi, kami tidak pernah minta kursi karena kami sadar itu adalah hak prerogatif presiden. Jadi kami jangan disamakan dengan partai lain," kata Syarief kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Meski mengklaim tak meminta jatah jika masuk koalisi Jokowi, namun Syarief menuturkan jika Demokrat tetap memiliki syarat sebelum akhirnya memutuskam gabung atau tidak.

Menurutnya, Demokrat akan gabung ke koalisi Jokowi jika nantinya diajak oleh Jokowi bersama partai pendukung di Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Enggak, syaratnya ada dong. Pertama kita chemistry-nya cocok apa enggak, chemistry-nya dalam membangun bangsa cocok apa enggak, programnya cocok atau tidak," kata dia.

"Yang kedua kebersamaan ada atau tidak, di dalam koalisi kan harus kompak, kita nyaman atau tidak di dalam. Jadi kita tiga itu saja yang menjadi persoalan, chemistry-nya cocok atau tidak, ada kebersamaan atau tidak, dan kitga kita nyaman atau tidak di dalam," Syarif menambahkan.

Pernyataan Syarief sekaligus untuk membantah pernyataan yang disampaikan politikus Nasdem, jika keinhinan Demokrat untuk bergabung ialah untuk mengincar posisi menteri di kabinet.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago tak memungkiri setiap partai yang baru ingin bergabung ke koalisi pasti mengincar kursi di kabinet termasuk Demokrat.

baca juga

"Sepertinya semua partai politik yang mau gabung ke pemerintah saat ini pasti punya keinginan join di kabinet. Demokrat yang bukan merupakan penggagas ganti presiden dan bukan partai pengguna politik identitas yang menghantam Jokowi habis-habisan wajar jika ingin gabung," kata Irma.

"Makanya partai yang kemarin membumihanguskan presiden dengan SARA, Hoax dan fitnah, sebaiknya belajar konsisten saja dulu pada konsituen agar tetap memiliki kehormatan di hadapan publik," Irma menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasdem Apresiasi Keinginan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Tapi...

Nasdem Apresiasi Keinginan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Tapi...

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 13:27 WIB

PDIP Incar Kursi Mentan, Begini Reaksi Menteri Amran

PDIP Incar Kursi Mentan, Begini Reaksi Menteri Amran

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:42 WIB

Ferdinand: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan Syair Pujangga

Ferdinand: Polusi Udara Jakarta Tak Bisa Diatasi dengan Syair Pujangga

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:25 WIB

Partai Demokrat Mau Gabung Koalisi Jokowi, Politisi PKPI Singgung SBY

Partai Demokrat Mau Gabung Koalisi Jokowi, Politisi PKPI Singgung SBY

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:01 WIB

Minta Jokowi Tak Sahkan Koopsus TNI, HRWG: Akan Berbahaya Bagi Demokrasi

Minta Jokowi Tak Sahkan Koopsus TNI, HRWG: Akan Berbahaya Bagi Demokrasi

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 21:02 WIB

Evaluasi Pelaksanaan Biodiesel, Jokowi: Kita Ingin Kurangi Impor Minyak

Evaluasi Pelaksanaan Biodiesel, Jokowi: Kita Ingin Kurangi Impor Minyak

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 20:47 WIB

Viral, Sandhyca Putrie Curhat Rasanya Kerja Jadi Ajudan Iriana

Viral, Sandhyca Putrie Curhat Rasanya Kerja Jadi Ajudan Iriana

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 17:42 WIB

Terkini

Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana

Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 11:00 WIB

Dipercaya Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Wejangan dari Jay Idzes

Dipercaya Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Wejangan dari Jay Idzes

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:59 WIB

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:55 WIB

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:51 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:41 WIB

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:35 WIB

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Surakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

×