Ogah Respons soal Penumpang Gelap, PKS Minta Gerindra Selesaikan Sendiri

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:10 WIB
Ogah Respons soal Penumpang Gelap, PKS Minta Gerindra Selesaikan Sendiri
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. [Suara.com/Yosea Arga P]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim tak mau mencampuri persoalan adanya penumpang gelap dalam kubu Prabowo - Sandiaga yang dinyatakan oleh Waketum Gerindra Sufmi Dasco.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera enggan menanggapi lantaran menilai permasalahan penumpang gelap merupakan persoalan internal Gerindra yang juga harus diselesaikan sendiri oleh partai tersebut.

"Karena dalam pandangan saya, ini isu yang disampaikan oleh internal Gerindra, paling baik monggo teman-teman Gerindra menyelesaikan. Kalau ada perbedaan biasalah tiap partai ada dinamikanya," kata Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Sebelumnya,  Sufmi Dasco sempat menyebut kalau Prabowo Subianto pernah merasa kubunya di Pilpres 2019 lalu dimasuki 'penumpang gelap' yang ingin memperkeruh situasi. Tetapi, Dasco tidak menyebut penumpang gelap yang dimaksud.

"Dalam situasi terakhir dia ngomong sama kita, 'ini kalau kita mau diadu-adu terus, kita mau diadu domba, kita mau terus dikorbanin juga'. Dia (Prabowo) bilang saya akan ambil satu tindakan yang akan bikin orang-orang itu enggak terduga," ujar Dasco di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Dasco menyebut Prabowo menyadari betul kehadiran pihak ketiga yang ternyata ikut bertarung dalam Pilpres 2019 lalu. Tak mau kecolongan lebih jauh, kata Dasco, Prabowo kemudian mengambil langkah guna membuat penumpang gelap menyingkir.

"Ya ada tadi dibilang penumpang-penumpang gelap misalnya itu bukan kemudian kita singkirkan, (ada strategi) ini karena Prabowo jenderal perang bos. Ya dia langsung banting stir orang-orang gigit jari lah," katanya.

Sementara itu politikus Gerindra Andre Rosiade mengatakan penumpang gelap yang ikut dalam rombongan Prabowo Subianto memiliki tujuan mengacaukan Indonesia dengan membuat situasi seolah-olah akibat kesalahan Presiden Joko Widodo.

"Orang itu ingin Indonesia chaos. Ingin Pak Jokowi disalahkan. Ingin Indonesia ini ribut. Pak Prabowo sebagai patriot dan negarawan menolak hal itu. Itu lah penumpang gelap itu," kata Andre di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019)

baca juga

Ia mengatakan jika keberadaan penumpang gelap juga sudah diketahui oleh apatat. Namun ia tidak menyebut siapa pihak yang dimaksud. Hanya saja Andre memastikan penumpamg gelap tersebut bukan dari partai maupun ulama pendukung Prabowo saat Pilpres.

"Ya biarkan aparat yang bekerja. Penegak hukum yang bekerja untuk membuktikan penumpang gelap itu. Yang jelas penumpang gelap itu itu bukan dari partai koalisi dan bukan juga ulama. Karena yang ingin dikorbankan itu ulama," kata Andre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribut Penumpang Gelap Pilpres, Fadli Zon: Mereka Rakyat, Umat yang Berjuang

Ribut Penumpang Gelap Pilpres, Fadli Zon: Mereka Rakyat, Umat yang Berjuang

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:42 WIB

Beda Pendapat Petinggi Gerindra Soal 'Penumpang Gelap' di Pilpres 2019

Beda Pendapat Petinggi Gerindra Soal 'Penumpang Gelap' di Pilpres 2019

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:31 WIB

Jubir Prabowo Jelaskan Sosok 'Penumpang Gelap' yang Sesungguhnya

Jubir Prabowo Jelaskan Sosok 'Penumpang Gelap' yang Sesungguhnya

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:49 WIB

PDIP Harap Gerindra Lapor Polisi Soal Penumpang Gelap di Kubu Prabowo

PDIP Harap Gerindra Lapor Polisi Soal Penumpang Gelap di Kubu Prabowo

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 15:06 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×