Anies Dibela Ketua DPRD DKI: Formula E Akan Sekelas Singapura dan Malaysia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:20 WIB
Anies Dibela Ketua DPRD DKI: Formula E Akan Sekelas Singapura dan Malaysia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sesuai rapat di gedung DPRD DKI. (Suara,com/Fakhri)

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai ajang balap mobil bertenaga listrik Formula E dapat menjadi kampanye penurunan polusi udara dan naikkan pendapatan Jakarta. Berbeda kata Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muhammad Guntur Romli yang menyebut Anies melakukan pencitraan untuk menutupi permasalahan polusi udara yang buruk.

Edi mengapresiasi upaya Gubernur Anies Baswedan untuk menyelenggarakan ajang balapan Formula E pada tahun 2020 mendatang. Kader PDI Perjuangan itu juga menyebut penyelenggaraan ajang balapan itu akan meningkatkan perputaran roda perekonomian di Jakarta.

"Satu pandangan beliau, Formula E menjadikan suatu pemasukan pendapatan asli daerah yang baru, kalau jadi rutinitas kan kayak Singapura, Malaysia, pemasukan pendapatan juga bagus," ujar Prasetyo Edi Marsudi di DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Ia memberi contoh saat pengalamannya menonton ajang balap Formula 1 di Singapura, harga hotel menjadi naik sangat drastis untuk meningkatkan pendapatan negara.

"Saya kalo nonton Formula 1 di sana, yang tadinya hotel cuma Rp 5 juta, tiba-tiba jadi Rp 100 juta," kata dia.

Sebelumnya, Muhammad Guntur Romli menyoroti rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengajukan Jakarta sebagai tuan rumah balap mobil Formula E pada 2020. Romli menilai Anies hanya sedang pencitraan.

Romli mengatakan Anies telah berbohong dengan melempar wacana gelaran Formula E di Jakarta padahal polusi udara buruk.

"Kok mau dibohongi @aniesbaswedan pake balapan Formula E yang diklaim mobil listrik ramah lingkungan sementara Jakarta ini darurat polusi, masuk dalam daftar kota dengan udara terburuk di dunia," cuit Guntur Romli di Twitter, Rabu (14/8/2019).

Bahkan Romli menilai Anies sedang melakukan pencitraan untuk menutupi permasalahan polusi udara yang buruk.

baca juga

"Formula E itu program pencitraan internasional untuk menutupi darurat polusi di Jakarta," katanya.

Diketahui, Formula E adalah ajang balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1 (F1). Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik sehingga bebas emisi, dan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

Anies mengaku sudah bertemu dengan pimpinan tertinggi dari pihak formula untuk membicarakan ketertarikkannya memboyong Formula E ke Jakarta, namun dia belum bisa memastikan kapan balapan itu akan digelar.

Mantan Mendikbud itu juga sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk berdiskusi mengenai rencana Pemprov DKI.

DPRD DKI juga sudah menyetujui anggaran sebesar Rp 360 miliar atau setara dengan 20,79 juta poundsterling.

Anggaran itu disetujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 pada Selasa (13/8/2019) sore.

Anggaran tersebut lebih banyak dari yang diajukan Pemprov DKI. Pengajuan sebelumnya sebesar Rp 345,9 miliar dengan menggunakan kurs dollar AS, yaitu 24,1 juta dollar atau 20 juta poundsterling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies: Kewajiban Uji Emisi Akan Pacu Bengkel Berinvestasi

Anies: Kewajiban Uji Emisi Akan Pacu Bengkel Berinvestasi

Otomotif | Rabu, 14 Agustus 2019 | 23:05 WIB

Anies Dikecam Kiara: Upacara 17-an di Pulau D Khianati Spirit Kemerdekaan

Anies Dikecam Kiara: Upacara 17-an di Pulau D Khianati Spirit Kemerdekaan

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:29 WIB

Politikus PSI Serukan Tagar #PolitikMunafikAnies

Politikus PSI Serukan Tagar #PolitikMunafikAnies

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:08 WIB

Anggaran Formula E 2020 Disetujui, DPRD: Terobosan seperti Ali Sadikin

Anggaran Formula E 2020 Disetujui, DPRD: Terobosan seperti Ali Sadikin

Sport | Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:43 WIB

Kelar Rapat di DPRD, Anies Sindir Pansus Wagub

Kelar Rapat di DPRD, Anies Sindir Pansus Wagub

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:20 WIB

Alasan Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi, Anies: Simbol Itu Tanah Kita

Alasan Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi, Anies: Simbol Itu Tanah Kita

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:14 WIB

Terkini

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:20 WIB

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:15 WIB

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:13 WIB

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:11 WIB

Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'

Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:05 WIB

KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah

Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:54 WIB

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

×