Ketika Surya Paloh Mulai Bicara Sistem Bernegara Kapitalis yang Liberal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:35 WIB
Ketika Surya Paloh Mulai Bicara Sistem Bernegara Kapitalis yang Liberal

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebutkan sistem bernegara Indonesia menganut sistem kapitalis yang liberal. Kata dia sebenarnya Indonesia malu-malu kucing untuk mendeklarasikan sebagai negara kapitalis yang liberal.

Surya Paloh mengatakan itu saat memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, yang bertajuk "Tantangan Bangsa Indonesia Kini dan Masa Depan".

Surya Paloh mengatakan jika Pilpres dan Pilkada penuh dengan politik uang. Dia mengklaim, itu hasil kajian dari Universitas Indonesia.

"Saya nggak tahu, praktiknya yang saya tahu money is power. Bukan akhlak, bukan kepribadian, bukan attitude, bukan juga ilmu pengetahuan. Above all, money is power," kata Surya Paloh, di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

"Kita ini malu-malu kucing untuk mendeklarasikan Indonesia hari ini adalah negara kapitalis, yang liberal, itulah Indonesia hari ini," jelas Paloh.

Tokoh nasional ini pun menyayangkan sistem politik yang cenderung kapitalis dan liberal di Indonesia. Di mana tidak mendapat perhatian oleh para akademisi. Padahal, realitas di Indonesia saat ini bertentangan dengan pancasila.

"Tidak ada pengamat, lembaga penelitian dan lembaga ilmiah tidak memperhatikan. You tahu enggak bangsa kita ini adalah bangsa yang kapitalis hari ini. You tahu enggak bangsa kita ini bangsa yang sangat liberal hari ini. Ngomong Pancasila, mana itu Pancasila. Tanpa kita sadari juga, kalau ini memang kita masuk dalam tahapan apa yang dikategorikan negara kapitalis," paparnya.

Menurut dia, saat ini Indonesia terlalu bersahabat dengan pragmatisme transaksional. Kemudian, knowledge skills melalui proses achievement yang tepat, apa salahnya, tetapi apa yang terjadi kemiskinan, kebodohan masih tetap.

"Kita bertikai satu sama lain. Kita dekat dengan materialistik, kita bersahabat dengan pragmatisme transaksional, kita pakai jubah nilai-nilai religi, tapi kita sebenarnya penuh hipokrisi (munafik)," tuturnya.

baca juga

Di hadapan civitas akademi UI, Surya juga mempertanyakan apakah masyarakat Indonesia mampu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini karena sistem yang tumbuh dan berkembang adalah non-Pancasila.

"Ada ideologi baru yang ditawarkan, entah apa bentuknya, saya minta penelitian dari UI," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh ditemani oleh elite-elite NasDem, di antaranya, Sekjen NasDem Johnny G Plate, Ketua DPP NasDem Syahrul Yasin Limpo, Rachmat Gobel, Martin Manurung, Ketum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surya Paloh: Sistem Bernegara Indonesia Kapitalis yang Liberal

Surya Paloh: Sistem Bernegara Indonesia Kapitalis yang Liberal

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:57 WIB

Megawati Minta Kursi Menteri Terbanyak, Surya Paloh: Wajar Partai Pemenang

Megawati Minta Kursi Menteri Terbanyak, Surya Paloh: Wajar Partai Pemenang

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:30 WIB

Nasdem Jadi Oposisi? PDIP: Pilihan Mereka Kalau Mau

Nasdem Jadi Oposisi? PDIP: Pilihan Mereka Kalau Mau

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 14:55 WIB

Nasdem: Surya Paloh Tak Pernah Bicara Dukung Anies Nyapres

Nasdem: Surya Paloh Tak Pernah Bicara Dukung Anies Nyapres

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:44 WIB

Terkini

Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:50 WIB

The Odyssey: Mengapa Kita Suka Menghakimi Film sebelum Nonton?

The Odyssey: Mengapa Kita Suka Menghakimi Film sebelum Nonton?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:50 WIB

Profil dan Harta Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota BPK yang Rumahnya Digeledah KPK

Profil dan Harta Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota BPK yang Rumahnya Digeledah KPK

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:42 WIB

Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!

Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:42 WIB

Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten

Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:41 WIB

3 Sampo Penghitam Rambut yang Bagus di Official Store Shopee, Solusi Instan Tutupi Uban

3 Sampo Penghitam Rambut yang Bagus di Official Store Shopee, Solusi Instan Tutupi Uban

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:40 WIB

Bobby Rizaldi dan Kasus Audit BPK Muara Enim, Eks Staf Ahlinya Jadi Tersangka

Bobby Rizaldi dan Kasus Audit BPK Muara Enim, Eks Staf Ahlinya Jadi Tersangka

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:39 WIB

Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas

Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:37 WIB

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:36 WIB

My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan

My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:35 WIB

×