Pria Tua Pengibar Bendera Bertuliskan PKI Diduga Sakit Jiwa

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:48 WIB
Pria Tua Pengibar Bendera Bertuliskan PKI Diduga Sakit Jiwa
Pengibaran bendera bertuliskan PKI di Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: Istimewa / via Kalbaronline.com)

Suara.com - Aksi seorang pria tua di HUT Kemerdekaan RI ke-74 membuat geger warga di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pria yang diketahui bernama Sahidin alias TFS warga Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya itu nekat mengibarkan bendera bertuliskan "PKI" di hari kemerdekaan pada Sabtu (17/8/2019) pagi kemarin.

Aksi Sahidin sempat terekam dalam sebuah foto yang beredar di media sosial. Dalam foto yang beredar ia tampak mengibarkan bendera warna kuning dengan tulisan "PKI".

Mendapat informasi akan ulah warga itu, polisi langsung menangkap Sahidin pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Selain menangkap Sahidin, polisi juga menyita sebelas lembar kain warna kuning bertuliskan PKI menggunakan cat merah berukuran 1×1,5 meter. Kemudian ada sehelai bendera serupa yang dipasang depan rumah, tiga keping seng biru bertuliskan PKI, sebatang patok belian tulisan PKI, kaleng cat warna merah, dua potongan asbes yang sudah dicetak tulisan PKI, serta sebilah pisau ukuran 12 inci.

"Dari hasil keterangan dua saksi yang merupakan anak TFS, ayahnya tersebut mengalami gangguan kejiwaan," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go seperti dikutip Antara, Minggu.

Menurut dia, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih banyak, karena dugaan bendera bertuliskan "PKI" masih belum pasti.

"Dan bisa saja maknanya lain, karena kain tersebut ditulis PKI, apalagi TFS menurut keterangan anaknya kurang waras (mengalami gangguan jiwa sejak lima tahun terakhir)," katanya.

Sebelumnya, Sabtu (17/8) sekitar pukul 08.30 WIB, Anggota Reskrimum Polda Kalbar mengamankan seorang warga berinisial TFS alias Sihidin (76) warga Jalan Adi Sucipto, Gang Flamboyan 2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya,

Yang bersangkutan diamankan Anggota Reskrimum Polda Kalbar, karena memasang bendera warna kuning bertulisan menggunakan cat merah "PKI" sebanyak enam lembar ukuran 1x1,5 meter dan sudah di pasang sekitar Gang Flamboyan 2 tersebut.

Petugas Reskrimum Polda Kalbar juga mengamankan 11 lembar kain warna kuning bertulisan "PKI" cat merah, satu helai bendera tersebut sempat dipasang di depan rumah TFS.

Kemudian, juga diamankan tiga keping seng biru tulisan "PKI", satu batang patok kayu belian tulisan "PKI", satu kaleng cat merk Avian warna merah, dua potongan asbes yang sudah dicetak tulisan "PKI", dan satu bilah pisau ukuran 12 inci.

Dari hasil interogasi terhadap dua saksi yang merupakan anak kandung TFS menyatakan kalau orang tuanya sejak lima tahun terakhir menderita gangguan jiwa, namun kadang-kadang sadar atau sehat, namun kalau sudah penyakitnya kambuh lagi yang bersangkutan berulah kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Warga Kalbar Kibarkan Bendera Bertuliskan 'PKI' di Hari Kemerdekaan

Geger Warga Kalbar Kibarkan Bendera Bertuliskan 'PKI' di Hari Kemerdekaan

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:31 WIB

Kapal Karam, Bocah 12 Tahun Tewas Jadi Ganti Papan Pegangan buat Adik Bayi

Kapal Karam, Bocah 12 Tahun Tewas Jadi Ganti Papan Pegangan buat Adik Bayi

News | Minggu, 23 Juni 2019 | 17:14 WIB

Anggota TNI Sekeluarga Tenggelam di Kubu Raya, Istri Selamat, Anak Tewas

Anggota TNI Sekeluarga Tenggelam di Kubu Raya, Istri Selamat, Anak Tewas

News | Sabtu, 22 Juni 2019 | 05:53 WIB

Pegang Kemaluan Istri Tetangga yang Jemur Baju, Tangan Ahmad Putus

Pegang Kemaluan Istri Tetangga yang Jemur Baju, Tangan Ahmad Putus

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 14:15 WIB

Teriak Bawa Bom di Pesawat Lion Air, Pemuda 26 Tahun Ditahan

Teriak Bawa Bom di Pesawat Lion Air, Pemuda 26 Tahun Ditahan

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 14:54 WIB

Video Penumpang Lion Air Panik saat Dengar Teriakan Ada Bom

Video Penumpang Lion Air Panik saat Dengar Teriakan Ada Bom

News | Senin, 28 Mei 2018 | 21:30 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB