Jokowi Panggil 2 Jenderal dan Wiranto, Minta Tegas ke Pelaku Rasis Papua

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:11 WIB
Jokowi Panggil 2 Jenderal dan Wiranto, Minta Tegas ke Pelaku Rasis Papua
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di hadapan anggota Paskibraka dan Gita Bahana Nusantara pada Sabtu (17/8/2019) malam di Istana Merdeka. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Rabu (21/8/2019) malam kemarin Presiden Jokowi memanggil Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menkopolhukam Wiranto. Pertemuan itu membahas soal perkembagan kerusuhan di Papua.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Jokowi meminta mereka tegas aparat yang diduga rasis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

"Presiden (Jokowi) kemarin juga sudah menyampaikan kepada Panglima (dan Kapolri), kalau memang ada aparatnya yang nyata-nyata melakukan hal seperti itu (rasis), tindak, nggak ada alasan," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Moeldoko menuturkan setibanya di Jakarta pada malam hari, Jokowi langsung mengumpulkan Kapolri, Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto. Pertemuan antara Kapolri, Panglima TNI dan Menkopolhukam untuk membahas kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

"Iya. Tadi malam begitu mendarat (dari NTT) presiden langsung mengumpulkan Panglima TNI, Kapolri, dan Menko Polhukam untuk membicarakan di antaranya persoalan itu," kata dia.

Lehih lanjut, Moeldoko menegaskan penghinaan terhadap siapapun termasuk kepada masyarakat Papua, tidak boleh terjadi. Meskipun kata dia, pelaku adalah seorang aparat.

"Karena ini nggak boleh terjadi. Siapa pun nggak boleh terjadi, apalagi pelaku, walaupun itu oknum ya, jelas jelas oknum yang tidak memahami situasi lingkungan yang begitu dinamis," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya terus memantau perkembangan situasi di Papua dan Papua Barat. Hal ini menyusul terjadinya kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (21/8/2019)

"Saya ikuti terus kok (Perkembangan situasi di Papua dan Papua Barat) ya," ujar Jokowi usai meninjau tambak garam di Nunkurus, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/8/2019).

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan pagi tadi dirinya sudah menanyakan kondisi terkini di Papua dan Papua Barat. Kata Jokowi, dari penjelasan Gubernur Mandacan, situasi di Papua Barat sudah mulai kondusif.

"Dan juga, saya ikuti terus kok ya. Tadi pagi saya telpon Pak Gubernur Mandacan di Papua Barat untuk tanyakan mengenai Manokwari seperti apa sudah baik, Sorong seperti apa sudah baik. Di Fakfak juga mulai terkondisikan baik semuanya," tandasnya

Untuk diketahui, kerusuhan yang terjadi di Manokwari berujung dengan pembakaran kantor DPRD Papua Barat. Para demonstran juga membakar ban dan merusak baliho di beberapa ruas jalan seperti Jalan Yos Sudarso dan Jalan Merdeka sampai membuat arus lalu lintas lumpuh total.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas tindakan pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya oleh aparat dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas). Massa ormas itu juga meneriakkan yel-yel rasialis saat mengepung asrama mahasiswa Papua tersebut. Pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Nomor 10, Kota Surabaya, Jawa Timur terjadi sejak Jumat (16/8/2019) sore. Aksi sepihak tersebut dilakukan setelah beredar foto bendera Merah Putih di sekitar asrama ditemukan dibuang dalam selokan.

Ormas-ormas itu menuding mahasiswa Papua dalam asrama itulah yang membuang bendera tersebut. Namun, mahasiswa yang berada dalam asrama membantah tudingan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wiranto Bertolak ke Papua untuk Wujudkan Perdamaian

Wiranto Bertolak ke Papua untuk Wujudkan Perdamaian

Video | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:25 WIB

Seruan Papua Merdeka, Polisi Solo Kejar Pelaku Vandalisme

Seruan Papua Merdeka, Polisi Solo Kejar Pelaku Vandalisme

Jawa Tengah | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:09 WIB

Lewat Radiogram, Mendagri Larang Seluruh Kepala Daerah di Papua Keluar Kota

Lewat Radiogram, Mendagri Larang Seluruh Kepala Daerah di Papua Keluar Kota

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:53 WIB

Kritik Jokowi, Sandiaga: Pemindahan Ibu Kota Harus Lewat Referendum

Kritik Jokowi, Sandiaga: Pemindahan Ibu Kota Harus Lewat Referendum

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:27 WIB

Undang Gelak Tawa, Momen Jokowi Pandu Kakek Nomseo Bacakan Pancasila

Undang Gelak Tawa, Momen Jokowi Pandu Kakek Nomseo Bacakan Pancasila

Video | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:22 WIB

Soal Mobil Baru Menteri Jokowi, Roy Suryo: Lebih Baik Pakai Rental

Soal Mobil Baru Menteri Jokowi, Roy Suryo: Lebih Baik Pakai Rental

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:03 WIB

Terkini

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB