Ketua Parlemen Selandia Baru Ikut Sidang Sembari Momong Bayi

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:05 WIB
Ketua Parlemen Selandia Baru Ikut Sidang Sembari Momong Bayi
Ketua Parlemen Selandia Baru Trevord Mallard momong bayi sambil kerja - (Twitter/@SpeakerTrevor)

Suara.com - Foto dan video Ketua Parlemen Selandia Baru Trevor Mallard mengasuh bayi saat diskusi viral di media sosial. Bayi itu adalah anak dari anggota parlemen Selandia Baru untuk Waiariki, Tmati Coffey.

Tmati Coffey baru saja kembali bekerja setelah mengambil cuti untuk kelahiran anaknya. Ia membawa putranya yang baru lahir ke parlemen untuk ikut menghadiri diskusi dengannya.

Trevor Mallard kemudian membantu anggotanya yang baru menjadi ayah itu untuk menjaga bayi laki-laki tersebut.

Video dari aula menunjukkan dirinya tengah mengayun-ayun bayi saat memperingatkan seorang anggota parlemen bahwa waktu bicaranya telah habis.

Politikus 65 tahun itu juga membagikan foto-foto dirinya saat memegangi botol dot susu bayi di kala memimpin debat.

"Biasanya kursi ketua parlemen hanya digunakan oleh pemimpin, tetapi hari ini seorang naratama (VIP) menduduki kursi itu bersama saya," tulisnya, Rabu (21/8/2019).

Ketua Parlemen Selandia Baru Trevord Mallard momong bayi sambil kerja - (Twitter/@SpeakerTrevor)
Ketua Parlemen Selandia Baru Trevord Mallard momong bayi sambil kerja - (Twitter/@SpeakerTrevor)

Dia juga memberi selamat kepada Tmati Coffey dan suaminya atas anggota baru keluarga mereka, Ttnekai, yang lahir pada Juli lalu melalui ibu pengganti untuk Tmati Coffey Coffey dan suaminya, Tim Smith.

Dikutip SUARA.com dari ABC.net.au, kehadiran seorang bayi bukanlah hal yang baru di koridor kekuasaan Selandia Baru.

Tahun lalu, Perdana Menteri Jacinda Ardern dan pasangannya, Clark Gayford, membawa bayi perempuan mereka, Neve, ke pertemuan perdamaian di Majelis Umum PBB.

Baca Juga: Senyum Anggota Parlemen saat Selfie di Sidang Tahunan MPR

Pada 2017, Senator Partai Australian Greens Larissa Waters menorehkan sejarah sebagai politikus pertama yang menyusui bayinya di Parlemen Federal.

Setahun sebelumnya, peraturan di Australia telah diubah untuk mengizinkan politisi menyusui di aula. Sebelum itu, bayi secara teknis dilarang masuk dan ibu menyusui diberi pelimpahan hak suara.

Namun tetap saja, tidak semua parlemen ramah keluarga.

Pekan lalu, seorang anggota parlemen Kenya dikeluarkan karena membawa bayinya yang berusia lima bulan ke dalam aula.

Zuleika Hassan diberitahu, "Anda harus segera keluar dari gedung," karena 'orang asing' tidak diizinkan berada dalam aula.

Anggota parlemen perempuan lainnya pun ikut pergi bersamanya, dan dia menyesalkan tidak adanya penitipan atau kamar anak supaya dia bisa tetap melakukan tugas-tugas parlementernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI