Dinas Kehutanan DKI Bantah Gunakan Terumbu Karang di Instalasi Gabion

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Minggu, 25 Agustus 2019 | 20:58 WIB
Dinas Kehutanan DKI Bantah Gunakan Terumbu Karang di Instalasi Gabion
Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, buka suara soal polemik bahan baku instalasi Batu Gabion yang disebut menggunakan batu karang. Suzi pun menampik dan menjelaskan asal muasal batu tersebut.

Ia mengatakan bahwa batu yang digunakan dalam instalasi Gabion ialah batu gamping.

"Jadi menanggapi informasi selama beberapa hari ini tentang viral penggunaan terumbu karang di instalasi gabion. Saya nyatakan itu tidak benar, bahwa yang kita gunakan adalah batu gamping sesuai dengan konsep yang telah disiapkan oleh Dishut," kata Suzi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Suzi menuturkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerima masukan dari masyarakat dan sejumlah aktivis lingkungan dan geologi terkait instalasi Batu Gabion.

Pemprov DKI, lanjut dia, juga telah mengevaluasi segala masukan dan menjawab kekhwatiran masyarakat soal bahan baku batu yang digunakan.

"Akhirnya semua kita evaluasi semua bahan kita kumpulkan dan masukkan dari akademis kemudian kita lanjut ke lokasi dan kita nyatakan kita periksa bersama-sama dan dinyatakan oleh dari UI bahwa itu adalah batu gamping yang terproses jutaan tahun yaitu menjadi batu gamping. Jadi sama sekali tidak benar bahwa yang kita gunakan adalah terumbu karang, jadi ada warna putih dan warna merah," ujarnya.

Riyanni Djangkaru bongkar fakta instalasi batu gabion. (Instagram/@r_djangkaru)
Riyanni Djangkaru bongkar fakta instalasi batu gabion. (Instagram/@r_djangkaru)

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir Dinas Kehutanan Pemprov DKI Jakarta yang tak mengetahui jenis batu yang menjadi bahan baku pembuatan instalasi Batu Gabion di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

"Ternyata Dinas Kehutanan tidak mengetahui jenis batu yang digunakan dalam instalasi gabion itu adalah batu karang," kata Ferdinand di akun Twitter @FerdinandHaean2, seperti dikutip Suara.com, Minggu (25/8/2019).

Selain itu kritik juga disampaikan pemerhati lingkungan Riyanni Djangkaru.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riyanni Djangkaru Bongkar Fakta Instalasi Gabion di Bundaran HI

Riyanni Djangkaru Bongkar Fakta Instalasi Gabion di Bundaran HI

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 19:05 WIB

Polemik Gabion Bundaran HI, Ferdinand: Ini Pemda atau Makelar Batu?

Polemik Gabion Bundaran HI, Ferdinand: Ini Pemda atau Makelar Batu?

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 08:29 WIB

Instalasi Baru Pengganti Getih Getah di HI, Gubernur Anies: Biasa Saja

Instalasi Baru Pengganti Getih Getah di HI, Gubernur Anies: Biasa Saja

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:55 WIB

Selera Seni Anies Dicibir karena Batu Bronjong, Jansen Demokrat: Aku Setuju

Selera Seni Anies Dicibir karena Batu Bronjong, Jansen Demokrat: Aku Setuju

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:32 WIB

Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

Terungkap, Ini Makna Tumpukan Batu di Tempat Bekas Monumen Getah Getih

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:52 WIB

Terkini

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!

Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:05 WIB

×