Sekjen PPP Arsul Sani: Lucu, Pansel KPK Dituding Punya Kepentingan

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Senin, 26 Agustus 2019 | 11:40 WIB
Sekjen PPP Arsul Sani: Lucu, Pansel KPK Dituding Punya Kepentingan
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan atau PPP Arsul Sani. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani menilai tudingan terhadap anggota Pansel Capim KPK yang memiliki konflik kepentingan tidak tepat dilayangkan. Sebab saat ini pansel mulai masuk menuju proses-proses akhir tahapan seleksi.

Seharusnya, menurut Arsul, jika ada temuan terkait anggota Pansel yang memiki konflik kepentingan disampaikam sejak awal pansel dibentuk.

"Pandangan saya mestinya posisi atau isu conflict of interest harusnya disampaikan saat Pansel baru terbentuk dan belum mulai kerja, ketika pansel sudah bekerja dan tahap akhir kemudian ini baru di munculkan isu ini kan jadi lucu," kata Arsul di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Arsul juga merasa heran jika latar belakang anggota Pansel yakni Indriyanto Seno Adji dan Hendardi dipermasalahkan dan dikaitkan sarat kepentingan politik oleh Koalisi Kawal Capim KPK.

"Karena kan kita tahu bahwa Pak Hendardi itu stafsusnya Pak Tito, kemudian Prof Indriyanto Seno Adji orang dekat dengan kepolisian karena beliau mengajar di PTUK. Kalau itu baru dimunculkan ini aneh buat saya," ujar Arsul.

Sebelumnya, Koalisi Kawal Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada konflik kepentingan dalam seleksi capim KPK oleh Pansel. Dugaan itu mencuat lantaran para anggota Pansel yang disinyalir memiliki persoalan.

Padahal berdasarkan Undang-undang tentang Administrasi Pemerintahan nomor 30 Tahun 2014 disebutkan bahwa seorang pejabat pemerintahan yang berpotensi memiliki konflik kepentingan, tidak boleh menetapkan atau mengeluarkan keputusan atau tindakan tertentu.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengungkapkan hasil penulusuran yang mendapati sejumlah anggota Pansel terindikasi memiliki konfil kepentingan karena latar belakang bekerja di institusi yang juga mengirimkaj anggotanya mengikuti proses capim.

Selain itu, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih juga tak luput dari sorotan Koalisi Kawal Capim KPK.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pansel KPK Tes Wawancara dan Uji Publik 20 Capim Besok

Pansel KPK Tes Wawancara dan Uji Publik 20 Capim Besok

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 10:45 WIB

Komisi III DPR Harapkan Pimpinan KPK Baru Mewakili Unsur Penegak Hukum

Komisi III DPR Harapkan Pimpinan KPK Baru Mewakili Unsur Penegak Hukum

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:03 WIB

Koalisi Jokowi Buka Peluang MPR Dipegang 10 Pimpinan

Koalisi Jokowi Buka Peluang MPR Dipegang 10 Pimpinan

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:25 WIB

Teka - Teki Kabinet Jokowi, PPP Klaim Dapat Lebih dari Satu Menteri

Teka - Teki Kabinet Jokowi, PPP Klaim Dapat Lebih dari Satu Menteri

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 15:49 WIB

Terkini

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

×