Array

Tiga Teroris JAD Blitar Dicokok Densus, Ini Peran Mereka

Senin, 26 Agustus 2019 | 16:17 WIB
Tiga Teroris JAD Blitar Dicokok Densus, Ini Peran Mereka
Mabes Polri saat merilis penangkapan tiga teroris JAD di Jawa Timur. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri meringkus tiga terduga teroris yang berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di kawasan Blitar, Jawa Timur pada Jumat (23/8/2019). Mereka adalah Kurniawan Joko Wicaksono, Subagyo, dan Iwan Puji Santoso.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyebut, Kurniawan merupakan anggota JAD Blitar.

Dalam hal ini, ia mengetahui ihwal pembelian senjata yang dilakukan oleh Anang Rusdianto--anggota JAD Blitar yang ditangkap pada 13 Juni 2019-.

"Ia anggota kelompok JAD Blitar dan dia mengetahui pembelian senjata yang dilakukan oleh Anang Rusdianto," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (26/8/2019).

Dedi menyebut, pihaknya meringkus Kurniawan di kediamannya di Jalan Ir. Soekarno RT 3, RW 3, Kepanjen Kidul, Blitar, Jawa Timur pada Jumat (23/8/2019). Kurniawan sendiri ditangkap sekira pukul 15.52 WIB.

Sementara, Subagyo dicokok di kawasan Blitar pada pukul 18.05 WIB. Subagyo merupakan anggota JAD Blitar pimpinan Lutfi alias Goper yang ditangkap pada 3 Agustus 2018.

"Pada tahun 2015, Subagio mengikuti i'dad di Gunung Panderman, Kota Batu, Malang dan dua tahun kemudian di Pantai Lodoyo, Blitar, serta di Kolam Renang Tirta Kanigoro, Blitar," kata dia. 

Nama terakhir ialah Iwan Puji Santoso alias Aslan yang juga anggota JAD Blitar pimpinan Lutfi. Pihak Densus meringkusnya di kawasan Blitar pada Jumat (23/8/2019) sekira pukul 20.20 WIB.

"Iwan sempat merencanakan aksi teror dengan menargetkan Pos Polisi Karanglo, Kabupaten Malang, dan akan menyerang dengan senjata yang diberikan oleh Anang Rusdianto," ucap Dedi.

Baca Juga: Terduga Teroris Mencuri di Toko Emas untuk Mencari Dana Pembuatan Bom

Kekinian, aparat kepolisian masih mendalami keterlibatan ketiganya dengan jaringan JAD Blitar. Sebab, polisi masih menjadi target dari aksi amaliyah yang hendak dilakukan.

"Keterlibatan JAD Jawa Timur masih terus didalami, kami terus lakukan preventif strike karena polisi masih jadi target amaliyah kelompok tersebut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI