Dua Warga Jayapura Ditembak saat Bentrokan di Abepura Minggu Pagi, 1 Tewas

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 01 September 2019 | 14:34 WIB
Dua Warga Jayapura Ditembak saat Bentrokan di Abepura Minggu Pagi, 1 Tewas
Ilustrasi demonstrasi di Jayapura. (Antara).

Suara.com - Sedikitnya dua orang warga Kota Jayapura tertembak saat aparat keamanan menangani pertikaian antar warga di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Minggu (1/9/2019) pagi. Satu orang akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Abepura. Sejumlah 13 warga lainnya terluka dan tengah dirawat di rumah sakit yang sama.

Michael tertembak di dada kanan saat aparat keamanan menangani pertikaian antar warga pada Minggu subuh. Ia sempat menjalani perawatan RSUD Abepura sejak pukul 05.30 WP, akhirnya meninggal dunia. Keluarga Michael meminta polisi bertanggungjawab atas penembakan itu.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban Kepolisian Daerah Papua. Mengapa anak ini bisa sampai ditembak peluru,” kata Niko, perwakilan keluarga saat ditemui Jubi di depan IGD RSUD Abepura.

Niko menjelaskan, Michael adalah mahasiswa Uncen yang tinggal di Kotaraja. Karena merasa kurang aman, karena ada isu soal adanya penyisiran yang menyasar kelompok warga tertentu, Michael dan sepupunya menumpang menginap di rumah keluarga di dekat RSUD Abepura.

Pada Minggu subuh, sekelompok warga yang bersenjata tajam menyerang salah satu asrama mahasiswa di Abepura. Michael bersama sepupunya keluar ke jalan dan melihat penyerangan asrama itu dari jarak 50 meter. “Tiba-tiba Michael jatuh. Sepupunya lalu membawa Michael ke rumah sakit,” jelas Niko.

Jenazah Michael masih berada di ruang UGD RSUD Abepura. Keluarga berencana akan membawa jenazah menuju Markas Kepolisian Daerah Papua, untuk meminta pertanggungjawaban polisi.

“Karena kematian ini, jenazah ini akan saya usung ke Polda. Mereka harus bertanggung jawab dengan kematian ini,” kata Niko.

Ia mempertanyakan kedatangan ribuan polisi, Brimob, dan TNI ke Kota Jayapura. “Untuk apa mereka datang, kalau kami jadi masyarakat ini merasa tidak tenang sekali. Saya minta Presiden perintahkan aparat yang ribuan ini pulang. Mereka ini datang amankan siapa?” katanya

Seorang korban penembakan lainnya, Sisilia (19 tahun), dirujuk ke RSUD Jayapura karena membutuhkan perawatan lebih lanjut. Sisilia tertembak di paha kanan.

Sisilia adalah mahasiswi yang tinggal di salah satu asrama putri di Abepura. Mendengar isu ada kelompok warga yang melakukan penyisiran, ia dan beberapa teman lainnya berpindah menginap ke asrama yang lain.

Akan tetapi, sekitar pukul 02.00 WP sekelompok orang datang memukul tiang listrik di dekat asrama tempat Sisilia menginap secara berulang ulang. Sekitar pukul 04.30 terjadi saling lempar batu oleh kelompok warga yang bertikai. Aparat keamanan pun datang dan berjaga.

“Sebanyak 28 orang yang ada dalam asrama. Teman teman bertahan di luar asrama dengan batu. Saat itu ada yang melepas petasan, asap tebal lalu bunyi tembakan berulang ulang. Sisilia tertembak saat berusaha menyelamatkan diri di pagi hari,” kata salah satu penghuni asrama, Alius, saat ditemui di asrama itu.

Saat ini sedikitnya 13 warga korban bentrokan Minggu dinihari masih dirawat di RSUD Abepura. Terdapat 15 warga lain yang terluka ringan dalam bentrokan Minggu dinihari, namun mereka memilih tidak berobat ke rumah sakit.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Identitas 8 Mahasiswa Papua Terduga Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana

Identitas 8 Mahasiswa Papua Terduga Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana

News | Minggu, 01 September 2019 | 12:47 WIB

Imbas Penangkapan 8 Mahasiswa Papua Bisa Bikin Makin Keruh Situasi

Imbas Penangkapan 8 Mahasiswa Papua Bisa Bikin Makin Keruh Situasi

News | Minggu, 01 September 2019 | 12:21 WIB

Lagi! 180 Pasukan Brimob Dikirim ke Papua

Lagi! 180 Pasukan Brimob Dikirim ke Papua

News | Minggu, 01 September 2019 | 11:56 WIB

Senin Besok Kapolri dan Panglima TNI Akan Berkantor di Papua Selama Sepekan

Senin Besok Kapolri dan Panglima TNI Akan Berkantor di Papua Selama Sepekan

News | Minggu, 01 September 2019 | 11:45 WIB

Mahasiswa Papua Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana Merdeka Ditangkap

Mahasiswa Papua Pengibar Bintang Kejora di Depan Istana Merdeka Ditangkap

News | Minggu, 01 September 2019 | 11:15 WIB

Terkini

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:45 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:38 WIB

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:31 WIB

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:09 WIB

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:05 WIB

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:38 WIB

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:30 WIB