Aulia Pembakar Suami Tak Bisa Lagi Berbelit saat Polisi Gelar Rekonstruksi

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 01 September 2019 | 16:39 WIB
Aulia Pembakar Suami Tak Bisa Lagi Berbelit saat Polisi Gelar Rekonstruksi
Penampakan Aulia Kusuma (35), istri muda pembakar suami dan anak tiri setelah ditetapkan sebagai tersangka. (sukabumiupdate.com).

Suara.com - Aparat kepolisian masih mengkaji keterangan Aulia Kesuma, tersangka kasus pembakaran suami Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M. Adi Pradana (23). Bahkan, Aulia kini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya untuk dikonfrontir dengan dua tersangka lain yang menjadi eksekutor pembunuhan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi akan segera menggelar prarekonstruksi dan rekonstruksi untuk menelisik peran dari masing-masing tersangka. 

"Semua keterangan itu kami padukan. Makanya nanti ada namanya prarekontruksi dan rekontruksi. Itu semua peran akan terlihat terbaca di sana," kata Argo di Polda Metro Jaya, Minggu (1/9/2019).

Namun sejauh ini, keterangan Aulia masih berubah-ubah atau tak konsisten selama menjalani pemeriksaan. Meski demikan, Argo mengatakan, rentetan kasus pembunuhan berencana ini akan terlihat jelas saat polisi menggelar reka ulang kasus tersebut.

"Kami padukan, kami samakan, sehingga peristiwa itu bisa terlihat tergambar dari awal perencanaan sampai akhir," kata dia.

Namun, Argo tak menjelaskan secara rinci kapan prarekonstruksi dan rekonstruki akan dilaksanakan.

Dalam kasus ini, Aulia dan anaknya, KV alias Kelvin sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Dari pengembangan kasus ini, polisi juga telah menangkap dua dari empat pembunuhan bayaran yang disewa Aulia untuk menghabisi suami dan anak tirinya.

Mereka adalah Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid yang ditangkap di Lampung pada Selasa (27/8/2019).

Belakangan, mulai terungkap motif pembunuhan yang digagas oleh Aulia. Selain terlilit utang, motif pembunuhan ditengarai lantaran Aulia hendak menguasai harta sang suami. Istri kedua Edi itu menjanjikan uang kepada para eksekutor sebesar Rp 500 juta agar bisa menghabisi nyawa suami dan anak tirinya.

Dari pengembangan kasus ini, polisi juga masih memburu KA dan suaminya RO yang diduga ikut membantu Aulia dalam merancang kasus pembunuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Antar Anak ke Pesantren, Alasan Aulia Pilih Bakar Suami di Sukabumi

Pernah Antar Anak ke Pesantren, Alasan Aulia Pilih Bakar Suami di Sukabumi

Jabar | Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:12 WIB

Salah Catat Kelahiran saat Mualaf, Aulia Pembakar Suami: KV Anak Saya

Salah Catat Kelahiran saat Mualaf, Aulia Pembakar Suami: KV Anak Saya

Jabar | Kamis, 29 Agustus 2019 | 16:41 WIB

Mau Eksekusi Suami, Pembunuh Bayaran Suruhan Aulia Mendadak Ayan di Jalan

Mau Eksekusi Suami, Pembunuh Bayaran Suruhan Aulia Mendadak Ayan di Jalan

Jabar | Kamis, 29 Agustus 2019 | 11:30 WIB

Kuasai Harta Edi, Aulia Istri Pembakar Suami Sempat Mau Pakai Dukun

Kuasai Harta Edi, Aulia Istri Pembakar Suami Sempat Mau Pakai Dukun

Jabar | Kamis, 29 Agustus 2019 | 10:48 WIB

Begini Cara Aulia Dapat Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suami dan Anak Tiri

Begini Cara Aulia Dapat Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suami dan Anak Tiri

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 21:24 WIB

Terkini

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB