Setelah Dianggap Tidak Layak, Indekos Sleep Box Dilarang Dikunjungi

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 September 2019 | 11:51 WIB
Setelah Dianggap Tidak Layak, Indekos Sleep Box Dilarang Dikunjungi
Indekos sleep box di Johar Baru, Jakarta Pusat, tidak boleh dikunjungi oleh orang lain. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah melakukan inspeksi mendadak di indekos sleep box, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019) kemarin. Pasca inspeksi tersebut, indekos tersebut sekarang tidak boleh dikunjungi.

Pantauan Suara.com di lokasi, bagian depan bangunan tersebut tampak sepi. Pagar yang berisikan hunian sementara ini juga tertutup rapat.

Beberapa awak media nampak menunggu di luar indekos ini. Namun saat meminta izin kepada pengelola yang dikenal bernama Sincan untuk masuk ke dalam bangunan, Sincan tidak mengizinkannya.

Ia menolak memberikan izin kepada awak media karena beralasan situasi sedang tidak memungkinkan. Namun ia mengatakan akan mempersilahkan awak media untuk masuk jika sudah kondusif.

"Jangan dulu ya, kan kita sama-sama tahu, situasi lagi panas. Nanti saja kalau sudah mendingan," ujar Sincan di lokasi, Selasa (3/9/2019).

Selain itu terdapat dua orang ojek online yang hendak menyewa indekos tersebut. Namun setelah menunggu lama dan mengetuk pagar indekos itu tak ada jawaban, dua ojol ini memilih untuk pulang.

Sebelum pulang ia mengaku mendengar kabar indekos itu akan ditutup. Ia menyayangkannya karena hunian sementara itu dikenal murah dan ber-AC.

"Baru juga mau nyewa, masa ditutup. Siapa yang enggak mau nih dah murah, ber-AC pula," pungkasnya.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak terhadap indekos harian di kawasan Johar Baru. [dok.Pemkot Jakarta Pusat]
Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak terhadap indekos harian di kawasan Johar Baru. [dok.Pemkot Jakarta Pusat]

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Jakarta Pusat melakukan sidak terhadap indekos harian di kawasan Johar Baru. Hunian sementara untuk perorangan itu disidak karena bangunannya dianggap tidak manusiawi.

baca juga

Sidak tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, bersama jajaran Pemkot Jakpus pada Senin (2/9/2019) kemarin. Menurutnya bangunan yang dibuat tiap kamar sempit dan hanya muat satu kasur ukuran sedang ini sangat memprihatinkan.

"Saya lihat kost kost di dalam ini sangat memprihatinkan, sangat tidak layak, dan saya rasa tidak manusiawi," ujar Irwandi saat dihubungi, Senin (2/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indekos Sleep Box Adopsi Taiwan, Camat Johar Baru: Seperti Kamar Jenazah

Indekos Sleep Box Adopsi Taiwan, Camat Johar Baru: Seperti Kamar Jenazah

News | Selasa, 03 September 2019 | 06:00 WIB

Tak Berizin, Indekos Sleep Box di Johar Baru Disegel Selama Seminggu

Tak Berizin, Indekos Sleep Box di Johar Baru Disegel Selama Seminggu

News | Senin, 02 September 2019 | 16:58 WIB

Terkini

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×