2 Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Cipularang

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 04 September 2019 | 12:42 WIB
2 Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Cipularang
Petugas mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019) [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj].

Suara.com - Kepolisian Purwakarta, Jawa Barat menetapkan 2 tersangka dalam kecelakaan maut di Tol Cipularang, Jawa Barat. Mereka adalah Dedi Hidayat dan Subana.

Dedi dan Subana dinilai lalai mengendarai truk hingga menyebabkan kematian. Namun status tersangka Dedi gugur karena dia meninggal. Tinggal Subana yang menjadi tersangka

"S dan DH mengemudikan kendaraan truk dengan jenis yang sam. Dua tersangka ini membawa material tanah melebihi batas muatan sehingga kendaran tidak terkendali," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius di Purwakarta, Rabu (4/9/2019).

Truk tanah yang dibawa Dedi dan Subana terguling di KM 91 Cipularang. Mereka membawa tanah seberat 25 ton.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mengungkapkan bahwa kelebihan muatan atau over loading pada truk yang menjadi salah satu biang kerok pada kecelakaan maut di Jalan Tol Cipularang.

Hal ini diketahui, setelah Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi memantau langsung di lokasi kejadian.

Budi Setiyadi menjelaskan, truk yang bermuatan logistik tersebut telah melibihi muatan hingga 300 persen. Sehingga, sambungnya, hal tersebut yang membuat truk sulit dikendalikan pada kecepatan tinggi.

"Over loading nya itu, antara operator truk dengan pemilik barangnya, pesanannya. Kelebihan logistik nya 300 persen dari muatnya. Dua duanya satu perusahaan. Sama ngangkutnya. Kemudian kalau dimensinya, dump truck itu pasti yang kita lihat lebih 70cm bak-nya," kata Budi saat ditemui dalam Pameran Mobil Listrik di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Selain itu, tutur Budi, kondisi rem truk tersebut juga bermasalah. Dengan begitu, kondisi muatan yang lebih dan kondisi rem yang tak baik membuat truk tak bisa terkendali.

"Tadi malam saya diskusi dengan teknisi dari Hino. Kalau mobil Hino, dinaiki dengan muatan seperti itu memang alat kerja remnya itu enggak maksimal, panas. Suatu saat panas itu bisa loss, enggak terkendali. Atau kemudian bisa juga tapi dipaksakan, misalnya dia ngerem di sini berhentinya beberapa meter di depan," tutur dia.

"Nah yang di belakang, begitu yang depan bermasalah remnya, narik guling. Dua duanya bermasalah menyangkut masalah remnya. Dan kelebihan muatan jadi nabrak semua di depan," tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Cipularang melibatkan puluhan kendaraan. Delapan orang dilaporkan tewas dan puluhan orang luka-luka. Kecelakaan tersebut juga membuat beberapa mobil terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Biang Kerok Kecelakaan Maut Cipularang, 8 Nyawa Melayang

Terungkap! Biang Kerok Kecelakaan Maut Cipularang, 8 Nyawa Melayang

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 11:53 WIB

Keluarga Korban Kecelakaan Tol Cipularang Terima Santunan Dari Jasa Marga

Keluarga Korban Kecelakaan Tol Cipularang Terima Santunan Dari Jasa Marga

Banten | Selasa, 03 September 2019 | 19:48 WIB

Top 5 Berita Otomotif, Tunggangan Tenaga Listrik sampai Tips Kudapan

Top 5 Berita Otomotif, Tunggangan Tenaga Listrik sampai Tips Kudapan

Otomotif | Rabu, 04 September 2019 | 07:00 WIB

Tabrakan Beruntun Tol Cipularang, Ini Kronologis dan Daftar Pelat Nomor

Tabrakan Beruntun Tol Cipularang, Ini Kronologis dan Daftar Pelat Nomor

Otomotif | Selasa, 03 September 2019 | 15:24 WIB

Polisi Ungkap Detik-detik Kecelakaan Maut di Cipularang

Polisi Ungkap Detik-detik Kecelakaan Maut di Cipularang

News | Selasa, 03 September 2019 | 15:18 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB