Ketakutan Ikut Bunuh Suami dan Anak Tiri Aulia, Alpat Berakting Kesurupan

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Ketakutan Ikut Bunuh Suami dan Anak Tiri Aulia, Alpat Berakting Kesurupan
Aulia Kusuma (35), istri muda pembakar suami dan anak tiri. (Facebook).

Saking merinding dengan rencana pembunuhan itu, Rodi, suami Tini pun menyarankan agar Alpat pura-pura kesurupan.

Suara.com - Pelarian tiga buronan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23) berakhir di kebun kopi di kawasan Sumatera Selatan. Karsini alias Tini (43), RD alias Rodi (36), dan AP alias Supriayanto alias Alpat (20) diringkus pada Kamis (5/9/2019).

Dalam aksi pembunuhan terhadap Edi dan anaknya, Alpat urung terlibat. Bahkan, ia berpura-pura kesurupan agar tak ikut ke kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi pembunuhan pada Jumat (23/8/2019).

Musababnya, Alpat takut dengan aksi pembunuhan yang telah dirancang, istri muda Edi, Aulia Kesuma. Saking merinding dengan rencana pembunuhan itu, Rodi, suami Tini pun menyarankan agar Alpat pura-pura kesurupan. 

Tiga Tersangka baru kasus Aulia Kesuma, istri bakar suami dan anak tiri. (Suara.com/Arga).
Tiga Tersangka baru kasus Aulia Kesuma, istri bakar suami dan anak tiri. (Suara.com/Arga).

"Saat ide sudah dianggap matang di mobil, Alpat berubah pikiran mungkin karena dia merasa takut dengan rencana ini, sehingga dia pura-pura kesurupan," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto di Polda Metro Jaya, Jumat (6/9/2019).

Dari akting kerusupan itu, akhirnya Alpat dibawa ke Hotel Kalibata City, Jakarta Selatan. 

"Sehingga (Alpat) diantar ke hotel di Kalibata. Sehingga Alpak tidak ikut lanjut dalam eksekusi, dilanjutkan Aulia, GK, SG dan AG," sambungnya.

Namun, Alpat terlibat urun rembuk dalam rencana pembunuhan berencana itu. Ia memberi saran untuk membakar Dana dan Edi.

"Bahkan saudara Alpat yang memberikan ide-ide lain bagaimana cara membakar, kemudian juga memberi ide untuk membocorkan saluran bensin di mobil," papar Suyudi.

Diketahui, Karsini alias Tini (43), RD alias Rodi (36), dan AP alias Supriayanto alias Alpat (20) diringkus polisi di sebuah gubuk di kebun kopi di kawasan Sumatra Selatan, pada Kamis (5/9/2019). Total tersangka yang sudah ditangkap dalam kasus ini berjumlah 7 orang.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan Aulia dan anaknya Kelvin sebagai tersangka. Dari pengembangan kasus ini, polisi juga telah menangkap dua dari empat pembunuhan bayaran yang disewa Aulia untuk menghabisi suami dan anak tirinya.

Mereka adalah Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid yang ditangkap di Lampung pada Selasa (27/8/2019).

Belakangan, mulai terungkap motif pembunuhan yang digagas oleh Aulia. Selain terlilit utang, motif pembunuhan ditengarai lantaran Aulia hendak menguasai harta sang suami. Istri kedua Edi itu menjanjikan uang kepada para eksekutor sebesar Rp 500 juta agar bisa menghabisi nyawa suami dan anak tirinya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS