SBY Minta Jokowi Dengarkan Pidato Kontemplasinya

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 09 September 2019 | 20:47 WIB
SBY Minta Jokowi Dengarkan Pidato Kontemplasinya
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampaikan pidato kontemplasi. (Suara.com.Tio)

Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato kontemplasi dalam memperingati tiga momen; ulang tahun ke-70 SBY, HUT ke-18 Partai Demokrat, dan 100 hari wafatnya Ani Yudhoyono. Acara berlangsung di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019) malam.

Dalam pidatonya, SBY menyampaikan tiga hal penting yang menjadi pokok pikirannya bagi bangsa Indonesia saat ini.

Ketiga poin ini diharapkan SBY bisa menjadi salah satu acuan bagi presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dalam memimpin bangsa Indonesia periode 2019-2024.

"Melalui mimbar kecil di Cikeas ini, saya menitipkan harapan kepada Bapak Presiden Jokowi beserta jajaran pemerintahan yang beliau pimpin, agar kiranya materi kontemplasi yang saya sampaikan malam ini, dapat melengkapi agenda, kebijakan dan langkah tindakan yang diambil oleh negara dan pemerintahan mendatang," kata SBY dalam pidatonya, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019) malam.

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan pidato politik tepat di hari kelahirannya sekaligus bertepatan dengan 100 hari wafat sang istri, Ani Yudhoyono. (Suara.com/Tyo)
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan pidato politik tepat di hari kelahirannya sekaligus bertepatan dengan 100 hari wafat sang istri, Ani Yudhoyono. (Suara.com/Tyo)

Berikut 3 Poin Pidato SBY: Masyarakat Baik, Ekonomi Baik, Politik Baik

Pertama, SBY berharap masyarakat Indonesia semakin menjadi masyarakat yang baik dalam negara yang baik di dalam kemajemukan.

Kemajemukan ini lah yang menurut SBY harus menjadi kekuatan pemersatu negara, bukan justru menghancurkan dan menimbulkan konflik.

"Kemajemukan ini di satu sisi adalah anugerah kekayaan dan kekuatan. Namun, di sisi lain adalah kerawanan, sumber konflik dan juga kelemahan. Karenanya, tak ada resep ajaib untuk menjaga persatuan dan kerukunan, kecuali secara sadar kita memperkuat 2 nilai fundamental dan kemudian menjalankannya dengan sungguh-sungguh, Apa itu? Pertama adalah kasih sayang (love) di antara kita, dan bukan kebencian (hatred)," kata SBY.

Kedua, SBY juga menyoroti keadilan ekonomi masyarakat Indonesia agar menciptakan kesejahteraan yang adil dan beradab sesuai dengan yang diamalkan Pancasila.

"Marilah kita berihtiar seraya bergandengan tangan, agar bisa makmur bersama-sama. Kalau semua makmur, semua sejahtera, rasa keadilan akan datang dan bersemi di negeri ini. Realistiknya adalah yang miskin makin berkurang, dan ketimpangan sosial ekonomi tidak semakin menganga. Yang kaya mesti ingat yang miskin, yang kuat mesti ingat yang lemah," ucap SBY.

Ketiga, SBY berhara politik Indonesia ke depan harus menjadi politik yang teduh meski berada di dalam sistem demokrasi multi partai yang sangat beragam.

"Politik kita harus makin guyub, makin inklusif, dan makin teduh. Demokrasi tak harus selalu diwarnai dan diselesaikan dengan “one person one vote”, tapi juga ada semangat yang lain. Kompromi dan konsensus yang adil dan membangun bukanlah jalan dan cara yang buruk," kata SBY.

"Insya Allah, kita akan benar-benar bisa menghadirkan “Masyarakat yang baik”, “Ekonomi yang baik” dan “Politik yang baik," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Akan Pidato Kontemplasi Pada Tiga Peristiwa Sekaligus di Cikeas

SBY Akan Pidato Kontemplasi Pada Tiga Peristiwa Sekaligus di Cikeas

News | Senin, 09 September 2019 | 18:55 WIB

Sedih, Ultah SBY Bertepatan dengan 100 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Sedih, Ultah SBY Bertepatan dengan 100 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Entertainment | Senin, 09 September 2019 | 17:54 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar Bangun Gedung dan Fasum Rusak di Papua

Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar Bangun Gedung dan Fasum Rusak di Papua

News | Senin, 09 September 2019 | 17:48 WIB

KPK Sebut Jokowi Belum Kirim Surat ke DPR Terkait Pembahasan Revisi UU KPK

KPK Sebut Jokowi Belum Kirim Surat ke DPR Terkait Pembahasan Revisi UU KPK

News | Senin, 09 September 2019 | 17:15 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB