Ahli di Bidang Penerbangan, Ini 3 Karya dan Temuan Terbesar BJ Habibie

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 10 September 2019 | 10:49 WIB
Ahli di Bidang Penerbangan, Ini 3 Karya dan Temuan Terbesar BJ Habibie
Miniatur pesawat R80 yang dikembangkan oleh Regio Aviasi Industri, perusahaan milik mantan Presiden BJ Habibie dan putranya, Ilham Habibie. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Suara.com - Kecerdasan menjadi karakter yang paling melekat pada nama Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

Sebelum berkarier di dunia politik hingga diangkat menjadi presiden, menggantikan Soeharto, BJ Habibie aktif bergelut di bidang penerbangan di Jerman.

Jika ditulis lengkap dengan gelar, nama pria kelahiran 25 Juni 1936 ini menjadi Prof DR (HC) Ing Dr Sc Mult BJ Habibie.

Jajaran gelar itu ia peroleh setelah mengenyam studi teknik, khususnya konstruksi pesawat terbang, sampai ke Jerman, hingga kemudian menghasilkan berbagai karya dan temuan besar.

Berikut tiga karya dan temuan terpopuler BJ Habibie yang dihimpun SUARA.com:

1. Teori Habibie

Crack progression theory, alias teori Habibie, dipakai untuk memprediksi crack propagation point, atau letak awal retakan pada pesawat.

BJ Habibie menghasilkan temuan itu saat berusia 32 tahun, dengan perhitungan yang sangat detail, sampai ke tingkat atom.

Berkat temuan Habibie ini, pesawat di dunia lebih hemat bahan bakar dan standar keamanan pada pesawat ditingkatkan.

Risiko kecelakaan pesawat pun berkurang, dan proses perawatannya menjadi lebih mudah dan murah.

2. Pesawat N-250

BJ Habibie mengepalai tim pembuatan pesawat terbang Indonesia N250.

Saat diluncurkan pada 1995, pesawat penumpang sipil (airliner) regional komuter turboprop ini menjadi primadona IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia, DI) dalam upaya merebut pasar di kelas 50-70 penumpang.

Dari rencana semula dibuat empat pesawat prototipe N-250, hanya dua yang telah diwujudkan: Gatot Kaca, yang terbang perdana dengan 50 penumpang pada 10 Agustus 1995, dan Krincing Wesi dengan 68 penumpang pada 19 Desember 1996.

Produksi pesawat ini terhenti karena krisis ekonomi 1997.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BJ Habibie Dirawat, Warganet Kirim Doa Lewat Cuitan

BJ Habibie Dirawat, Warganet Kirim Doa Lewat Cuitan

Tekno | Selasa, 10 September 2019 | 09:15 WIB

Tahukah Anda BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Asal-usulnya

Tahukah Anda BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Asal-usulnya

News | Selasa, 10 September 2019 | 09:19 WIB

Dikabarkan Meninggal, Sespri Ungkap Kondisi Terkini BJ Habibie

Dikabarkan Meninggal, Sespri Ungkap Kondisi Terkini BJ Habibie

News | Selasa, 10 September 2019 | 09:09 WIB

Kabar BJ Habibie Meninggal Dipastikan Hoaks

Kabar BJ Habibie Meninggal Dipastikan Hoaks

News | Selasa, 10 September 2019 | 08:53 WIB

BJ Habibie Dikabarkan Meninggal, Kondisi RSPAD Sepi

BJ Habibie Dikabarkan Meninggal, Kondisi RSPAD Sepi

News | Selasa, 10 September 2019 | 06:41 WIB

Terkini

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:13 WIB