Menlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Demonstrasi di Hong Kong

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 11 September 2019 | 12:15 WIB
Menlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Demonstrasi di Hong Kong
Massa pemrotes yang mengenakan pakaian hitam memblokade area masuk Bandara Internasional Hong Kong, Selasa (13/8/2019). (AFP / Manan Vatsyayana)

Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi memastikan warga negara Indonesia tidak ada yang menjadi korban langsung akibat aksi demonstrasi di Hong Kong. Retno mengatakan WNI di Hong Kong hanya terdampak tidak langsung akibat adanya aksi demonstrasi.

Hal itu dikatakan Retno dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Retno mengungkapkan bahwa WNI di Hong Kong hanya terdampak dengan ganguan trasnportasi akibat adanya aksi demonstrasi di Hong Kong.

"Dapat kami laporkan bahwa sampai saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban langsung aksi demonstrasi di Hong Kong. Dampak terhadap WNI lebih bersifat dampak yang tidak langsung yaitu gangguan terhadap akses transportasi publik," kata Retno.

Retno mengungkapkan aksi demonstrasi masih terus terjadi meskipun otoritas Hong Kong telah mengumumkan pencabutan usulan Amandemen Undang-Undang Ekstradisi. Untuk memastikan kemanan WNI, Retno mengatakan Konsultan Jenderal Republik Indonesia (KJRI) terus berkomunikasi dengan otoritas di Hong Kong.

"Selama situasi demonstrasi berlangsung berbulan-bulan ini Kemenlu melalui KJRI Hongkong telah memberikan bantuan dan pendampingan lebih dari 100 WNI yg terdampak perjalanannya, antara lain 57 orang tim renang DKI Jakarta pada tanggal 12 Agustus dan 30 orang kontingen Olimpiade matematika pada tanggal 1 September 2019," ungkapnya.

Selain itu, Retno mengungkapkan kekinian Kemenlu melalui KJRI di Hong Kong pun telah melakukan beberapa langkah kongkrit dalam melindungi WNI di Hong Kong. Salah satunya yakni dengan mendirikan help desk di Bandara Internasional Hong Kong.

"Kemudian hotline aktif 24 jam, dan kita menyampaikan imbauan dan jadwal serta lokasi demontrasi melalui website dan sosial media KJRI Hongkong serta memberikan update situasi melalui aplikasi safe travel Kemenlu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Demonstran Minta Donald Trump 'Bebaskan' Hong Kong dari China

Para Demonstran Minta Donald Trump 'Bebaskan' Hong Kong dari China

News | Senin, 09 September 2019 | 05:37 WIB

China Tegaskan Status Hong Kong Tak Dapat Diganggu Gugat

China Tegaskan Status Hong Kong Tak Dapat Diganggu Gugat

News | Rabu, 04 September 2019 | 07:55 WIB

Krisis Legitimasi, Carrie Lam Isyaratkan Mundur Jadi Pemimpin Hong Kong

Krisis Legitimasi, Carrie Lam Isyaratkan Mundur Jadi Pemimpin Hong Kong

News | Selasa, 03 September 2019 | 12:59 WIB

Situasi di Hong Kong Tegang Usai Bentrokan di Akhir Pekan

Situasi di Hong Kong Tegang Usai Bentrokan di Akhir Pekan

News | Senin, 02 September 2019 | 14:07 WIB

Mengenal Sosok 2 Aktivis Milenial Hong Kong yang Ditakuti China

Mengenal Sosok 2 Aktivis Milenial Hong Kong yang Ditakuti China

News | Senin, 02 September 2019 | 12:57 WIB

Terkini

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB