Beban Berat Pemilu 2024, PBB Pikir-pikir Bergabung ke Parpol Islam

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 11 September 2019 | 17:12 WIB
Beban Berat Pemilu 2024, PBB Pikir-pikir Bergabung ke Parpol Islam
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Partai Bulan Bintang (PBB) melihat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan semakin sulit dilalui apalagi kalau parliamentary threshold atau ambang batas parlemennya meningkat menjadi lima persen. Dengan demikian, PBB mulai memikirkan untuk bergabung dengan partai Islam lainnya.

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra menjelaskan PBB memiliki beban agak berat ketika harus menghadapi pemilu. Oleh karenanya, Yusril mengaku sempat sempat ada pemikiran untuk bergabung dengan partai berazaskan Islam.

Namun, Yusril tidak menjelaskan wacana PKB itu dimaksudkan untuk berkoalisi atau peleburan.

"Mungkin pemilu yang akan datang (parliamentary) threshold-nya 5 persen lagi, sehingga sangat sulit bagi partai-partai ini untuk bisa bertahan," kata Yusril di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

"Karena itu juga ada pikiran di kalangan kami untuk melakukan penggabungan antar partai-partai Islam yang ada," katanya.

Lebih lanjut, Yusril mengungkapkan bahwa gagasan itu sudah lama dipikirkan. Akan tetapi hingga kini belum ada pembahasan serius di antara partai-partai politik berideologi Islam.

"Bagaimana teknis penggabungannya, bagaimana cara penggabungannya nanti akan dibicarakan satu dengan yang lain," ujarnya.

Namun demikian, Yusril mengungkap bahwa ajakan-ajakan penggabungan partai-partai Islam tersebut memang sudah berbunyi. Dia juga menyebut kalau penggabungan tersebut mesti dibahas lebih dalam termasuk dengan aturannya dalam undang-undang.

"Ada yang mengatakan, 'sudah, PBB gabung sama PPP saja'. Jadi sudah ada keinginan-keinginan yang baik, dan kami menyambut dengan positif ajakan-ajakan itu, dan mungkin perlu kita bicarakan bersama-sama," tutur Pakar Tata Hukum Negara tersebut.

"Tentu harus disesuaikan dengan ketentuan yang diatur dalam UU Parpol yang sekarang," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Yusril pun sempat meminta masukan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk langkah PBB ke depannya. JK mengatakan bahwa gagasan tersebut dinilai baik karena bisa mengumpulkan kekuatan partai-partai Islam pada pemilu berikutnya.

Yusril juga sengaja mengundang JK untuk dapat hadir di Muktamar PBB yang digelar di Belitung pada akhir September mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusril Dukung Dewan Pengawas KPK: Tak Ada Lembaga yang Luput Diawasi

Yusril Dukung Dewan Pengawas KPK: Tak Ada Lembaga yang Luput Diawasi

News | Rabu, 11 September 2019 | 16:03 WIB

Dukung RUU KPK, Yusril: Tidak Ada UU yang Sempurna

Dukung RUU KPK, Yusril: Tidak Ada UU yang Sempurna

News | Rabu, 11 September 2019 | 15:39 WIB

PDIP: Bukan Mau Sombong, Kami Mau Hattrick Menang Pemilu 2024 Bos

PDIP: Bukan Mau Sombong, Kami Mau Hattrick Menang Pemilu 2024 Bos

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:55 WIB

Hasil Kongres PDIP: Sepakat Pilpres dan Pileg Dipisah di Pemilu 2024

Hasil Kongres PDIP: Sepakat Pilpres dan Pileg Dipisah di Pemilu 2024

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 09:39 WIB

Terkait Pemilu 2024, Djarot Sebut PDIP Harus Beradaptasi Jadi Partai Modern

Terkait Pemilu 2024, Djarot Sebut PDIP Harus Beradaptasi Jadi Partai Modern

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:45 WIB

Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda

Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 17:30 WIB

September 2019, PBB Pilih Ketua Umum Baru Pengganti Yusril

September 2019, PBB Pilih Ketua Umum Baru Pengganti Yusril

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 05:05 WIB

Jokowi Undang Pengurus PBB ke Istana, Yusril: Enggak Bicara Kabinet

Jokowi Undang Pengurus PBB ke Istana, Yusril: Enggak Bicara Kabinet

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 18:08 WIB

Yusril Ihza Mahendra Jadi Saksi Pernikahan Siti Badriah

Yusril Ihza Mahendra Jadi Saksi Pernikahan Siti Badriah

Entertainment | Kamis, 25 Juli 2019 | 10:46 WIB

Terkini

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:07 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB