Kontroversi Irjen Firli Jadi Ketua KPK terpilih, JK: Harus Diterima

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 13 September 2019 | 12:24 WIB
Kontroversi Irjen Firli Jadi Ketua KPK terpilih, JK: Harus Diterima
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Barisan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 telah dipilih oleh Komisi III DPR melalui hasil pemungutan suara atau voting. Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap pimpinan KPK terpilih itu mampu memberantas korupsi di Indonesia.

JK ingin melihat para pimpinan KPK terpilih itu bisa bekerja dengan sebaik-baiknya. Sebagai informasi, para pimpinan lembaga antirasuah itu akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 21 Desember nanti.

"Tentu harapannya agar bekerja dengan baik, (mampu) memberantas korupsi di tanah air ini," kata JK di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019).

Hasil voting Komisi III DPR-RI yang dilakukan pada Kamis (12/9/2019) malam menghasilkan lima pimpinan KPK terpilih. Kapolda Sumsel Irjen Firli Bahuri didapuk menjadi Ketua KPK karena memperoleh suara tertinggi yakni 56 suara.

Dari internal KPK ini bersuara kecewa karena sosok Firli. KPK sempat menyampaikan pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli ketika menjabat sebagi Deputi Penindakan KPK. Namun, sesuai dugaan awal, ia tetap terpilih.

Menanggapi banyaknya nada-nada penolak dengan formasi pimpinan KPK terpilih itu, JK menyampaikan bahwa seluruh keputusan harus diterima atas dasar aturan yang sudah dijalankan.

"Selama dijalankan secara aturan dan konstitusi ya saya kira harus diterima, yang berhak mengangkat dan memilih kan DPR, DPR dipilih oleh rakyat," tandasnya.

Sebelumnya, 56 anggota Komisi III DPR RI telah menetapkan lima nama pimpinan KPK periode 2019-2023 melalui rapat pleno penetapan Pimpinan KPK pada Jumat (13/9/2019) pukul 01.00 WIB dini hari.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap 10 calon pimpinan KPK pada Rabu (11/9/2019) dan Kamis (12/9/2019).

baca juga

Berdasarkan hasil voting, Kapolda Sumsel Irjen Firli Bahuri meraih 56 suara alias menang total. Dia lalu ditetapkan sebagai ketua KPK berdasarkan kesepakatan Komisi III.

Disusul Alexander Marwata (53 suara), Nurul Ghufron (51 suara), Nawawi Pomolango (50 suara), dan Lili Pintauli Siregar (44 suara). Keempatnya menjadi wakil ketua KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atas Nama HAM, Jokowi Setuju Tersangka Korupsi Bisa Dikasih SP3

Atas Nama HAM, Jokowi Setuju Tersangka Korupsi Bisa Dikasih SP3

News | Jum'at, 13 September 2019 | 12:07 WIB

Disindir Hilang Jejak Masuk ke Perut Banteng, Johan Budi Cuma Ketawa

Disindir Hilang Jejak Masuk ke Perut Banteng, Johan Budi Cuma Ketawa

News | Jum'at, 13 September 2019 | 12:03 WIB

Masinton Tuding Saut Situmorang Tak Berintegritas karena Mundur dari KPK

Masinton Tuding Saut Situmorang Tak Berintegritas karena Mundur dari KPK

News | Jum'at, 13 September 2019 | 11:59 WIB

Mohammad Tsani Annhari Mundur dari Penasihat KPK, Tinggal Tunggu Pimpinan

Mohammad Tsani Annhari Mundur dari Penasihat KPK, Tinggal Tunggu Pimpinan

News | Jum'at, 13 September 2019 | 11:36 WIB

Terkini

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

×