Pembakaran Hutan Bermotif Politik, Ferdinand: Pak Wir Sudah Saatnya Mundur

Angga Roni Priambodo, Husna Rahmayunita

Sabtu, 14 September 2019 | 12:50 WIB
Pembakaran Hutan Bermotif Politik, Ferdinand: Pak Wir Sudah Saatnya Mundur
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen mengatakan, di kediaman Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Komplek Puri Cikeas, Bogor akan dipasang tenda. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyoroti pernyataan Menkopolhukam Wiranto terkait adanya motif politik di balik pembakaran hutan dan lahan.

Melalui akun Twitter miliknya, Ferdinand mempertanyakan sikap Wiranto yang terlebih dahulu menarik kesimpulan sebelum menangkap para pelaku.

Ia menambahkan, adanya motif politik di balik pembakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah justru menyudutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta mereka yang tidak memilih Jokowi.

Untuk itu, Ferdinand menyarankan agar Wiranto mundur dari jabatan Menkopolhukam lantaran sering memberi pernyataan tidak tepat.

"Astaga pak Wir..!! Pelaku tak tertangkap tapi bapak bisa tahu motifnya? Benar-benar bapak sudah saatnya pensiun. Sudah sering salah. Jangan bikin posisi pak @jokowi tersudut dengan pernyataan-pernyataan seperti ini dan menyudutkan warga kita yang tak pilik Jokowi di Riau @wiranto1947," tulis @FerdinandHaean2, Sabtu (14/9/2019).

Sebelumnya diketahui, Wiranto menyebut di balik pembakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah adalah unsur politik. Salah satunya persaingan politik dalam rangka pemilihan kepala daerah.

"Muncul baru sekarang kan, ada modus operandi baru. Pembakaran hutan karena politik di Palangkaraya (Kalimantan Tengah) itu. Misalnya, membakar hutan karena ada persaingan politik dalam rangka pilkada," katanya saat membuka Rapat Koordinasi Khusus Tingkat Menteri membahas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (13/9/2019).

Dari hasil peninjauannya di lapangan terkait karhutla, Wiranto menyebutkan penyebab kebakaran hutan yang bersifat alami hanya satu persen, sementara 99 persen perbuatan manusia.

Wiranto menegaskan bakal menindak tegas mereka yang merugikan banyak orang, termasuk untuk kepentingan politik.

baca juga

"Itu (alasan politik) juga saya minta ditindak dengan tegas, tangkap saja, hukum seberat-beratnya. Karena itu jelas-jelas merugikan kepentingan umum," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wiranto Kenang Sosok BJ Habibie di Era Soeharto

Wiranto Kenang Sosok BJ Habibie di Era Soeharto

Video | Kamis, 12 September 2019 | 07:00 WIB

Usulan TNI/Polri Jadi Ortu Asuh Anak Papua, Kontras: Buka Luka Lama Timtim

Usulan TNI/Polri Jadi Ortu Asuh Anak Papua, Kontras: Buka Luka Lama Timtim

News | Rabu, 11 September 2019 | 19:35 WIB

Indonesia Masters 2019 Super 100: Ajang Unjuk Gigi Pebulutangkis RI

Indonesia Masters 2019 Super 100: Ajang Unjuk Gigi Pebulutangkis RI

Sport | Rabu, 11 September 2019 | 14:47 WIB

Polda Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pembakaran Hutan

Polda Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pembakaran Hutan

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 22:45 WIB

Terkini

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara, MAN 1 Sukabumi Raih Trofi Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara, MAN 1 Sukabumi Raih Trofi Putri AXIS Nation Cup 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 17:03 WIB

×