Bank Salah Tansfer Rp 1,7 Miliar, Suami Istri Borong Mobil Mewah

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Bank Salah Tansfer Rp 1,7 Miliar, Suami Istri Borong Mobil Mewah
(Shutterstock)

Pasutri itu juga membagi-bagikan uangnya ke teman-teman mereka.

Suara.com - Sepasang suami istri mengira ketiban rezeki, gara-gara rekeningnya tiba-tiba kemasukan uang sebesar USD 120 ribu atau setara Rp 1,7 miliar.

Peristiwa itu dialami pada Juni lalu oleh Robert dan Tiffany Williams, yang tinggal di Montourisville, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Seorang teller bank BB&T keliru mentransfer uang berjumlah besar itu ke rekening mereka.

Namun, bukannya menelepon bank, Robert dan Tiffany malah menghabiskan uang tersebut untuk membeli barang-barang yang yang sudah lama mereka impikan. 

Misalnya, mereka membeli mobil SUV, mobil balap, mobil rumah, dan dua kendaraan segala medan (ATV).

Polisi lantas mengusut kasus ini, dan keduanya didakwa atas tindak pidana pencurian dan menerima barang curian, seperti diberitakan CBS News, Senin (9/9/2019).

Dilaporkan, Robert dan Tiffany membelanjakan sebagian besar uang itu, yakni sekitar USD 100 ribu atau Rp 1,4 miliar untuk kendaraan dan barang-barang rumah tangga serta membayar beberapa tagihan.

Secara lebih rinci, Aaron Brown, polisi negara bagian Pennsylvania, menyebutkan berbagai kendaraan yang dibeli Robert dan Tiffany: dua ATV, mobil rumah, mobil balap (tidak disbeutkan jenis apa), sebuah trailer mobil, dan membayar uang muka untuk Chevrolet Traverse 2015.

Mereka juga membayar sejumlah tagihan serta membagi-bagikan uang tunai USD 15 ribu dolar atau Rp 209,5 juta ke teman-temannya yang membutuhkan

Pihak bank baru menyadari kesalahan yang mereka perbuat sekitar 2 setengah minggu kemudian.

Mereka lantas menghubungi keluarga Williams, dan Tiffany mengaku, ia dan suaminya sadar bahwa uang itu bukan untuk mereka, tetapi tetap menghabiskannya.

Pihak bank kemudian mentransfer seluruh uang itu ke rekening yang benar dan mengumpulkan cerukan untuk keluarga Williams sebesar USD 107.416 dolar atau Rp 1,5 miliar), termasuk biaya cerukan.

Namun, pasutri itu sama sekali tak lagi mengangkat telepon dari bank, sehingga polisi bertindak.

Menurut Brown, "Selama penyelidikan, Williams mengakui bahwa mereka sadar, uang yang disetorkan ke rekening mereka bukan milik mereka dan bahwa mereka telah melakukan banyak pembelian dengan uang itu."

Minggu lalu keduanya didakwa dan untuk kali pertama menghadiri sidang. Masing-masing dari mereka memasang uang jaminan 25 ribu dolar atau Rp 349,1 juta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS