Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Presiden, PDIP Sebut Kasus Abraham Samad

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 16 September 2019 | 09:50 WIB
Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Presiden, PDIP Sebut Kasus Abraham Samad
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyayangkan tiga pimpinan KPK yang menyatakan 'pamit' dari lembaga antirasuah itu. Mereka adalah Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dan Saut Situmorang.

PDIP, kata Hasto, menilai mundurnya tiga unsur pimpinan KPK tersebut kurang bijaksana.

"Saya sangat menyayangkan ada beberapa unsur pimpinan yang kemudian mengajukan surat kepada Presiden untuk menyerahkan mandat. Ini menurut kami kurang bijaksana," ujar Hasto kepada wartawan Senin (16/9/2019).

Hasto mengatakan, partainya terbuka terhadap pemberantasan korupsi. Ia menilai mundurnya tiga pimpinan KPK dengan menyerahkan mandat ke Presiden Jokowi sebagai bentuk anti kritik dan anti terhadap masukan-masukan yang diberikan untuk KPK.

"Partai pun sangat terbuka terhadap persoalan korupsi itu, masak KPK sebagai yang terdepan, namun sepertinya anti kepada kritik, anti terhadap masukan-masukan yang disampaikan," kata Hasto.

Ia mencontohkan, mantan Ketua KPK Abraham Samad yang diduga melanggar pelanggaran etik yang tidak diproses, serta bocornya sprindik atas nama Anas Urbaningrum.

"Sebagai contoh dulu proses yang saya ajukan ke KPK itu terhadap dugaan pelanggaran etik pak Abraham Samad kan juga tidak diproses, kan sampai sekarang. Padahal fakta-fakta hukumnya kan sangat jelas," ucap Hasto.

Sebelumnya, dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif mengembalikan mandat ke Presiden Jokowi.

Terlebih dahulu Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga menyatakan mundur sebagai komisioner KPK.

baca juga

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo saat jumpa pers di halaman Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (13/9/2019) malam.

Agus mengatakan Jokowi perlu segera mengambil langkah penyelamatan KPK. Sebab Agus merasa KPK saat ini sudah genting.

"Segera bapak presiden ambil langkah untuk penyelamatan," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YLKI Ikut Tolak RUU KPK, Ini Alasannya

YLKI Ikut Tolak RUU KPK, Ini Alasannya

News | Senin, 16 September 2019 | 09:23 WIB

ICW Sebut Revisi UU KPK Sarat Dugaan Konflik Kepentingan

ICW Sebut Revisi UU KPK Sarat Dugaan Konflik Kepentingan

News | Senin, 16 September 2019 | 07:53 WIB

Taliban di Tengah Perlawanan KPK

Taliban di Tengah Perlawanan KPK

Liks | Senin, 16 September 2019 | 07:10 WIB

Civitas Academica UGM: Hentikan Pembahasan Revisi UU KPK!

Civitas Academica UGM: Hentikan Pembahasan Revisi UU KPK!

Jogja | Minggu, 15 September 2019 | 21:14 WIB

Revisi Undang-undang KPK Tak Masalah, Yang Dipersoalkan Prosedurnya

Revisi Undang-undang KPK Tak Masalah, Yang Dipersoalkan Prosedurnya

Jogja | Minggu, 15 September 2019 | 18:12 WIB

Kritik Jokowi Soal KPK, Andi Arief Ungkit Penggulingan Soeharto di UGM

Kritik Jokowi Soal KPK, Andi Arief Ungkit Penggulingan Soeharto di UGM

News | Minggu, 15 September 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×