Berselimut Kabut Asap, Sekolah di Sumatera dan Kalimatan Libur Mendadak

Bangun Santoso

Senin, 16 September 2019 | 10:37 WIB
Berselimut Kabut Asap, Sekolah di Sumatera dan Kalimatan Libur Mendadak
Siswa mengenakan masker saat pulang sekolah di sekitar lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/9/2019). (Antara)

Suara.com - Sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan bergantian meliburkan sekolah akibat kondisi kabut asap yang makin parah karena kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Di Kalimantan, Pemkab Kubu Raya terpaksa meliburkan sebagian sekolah khususnya PAUD, TK, SD hingga SMP karena kondisi kabut asap yang benar-benar buruk dan kian pekat.

Keputusan untuk meliburkan siswa sekolah tertuang dalam Surat Edaran No. 420/ I 824/DlKBUD-A/2019 tertanggal 16 September 2019 yang ditandatangani oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

"Pemerintah Kubu Raya terpaksa kembali meliburkan siswa mengingat nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) akibat asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya masih masuk kategori tidak sehat," kata Bupati Kubu Raya di Sungai Raya, Senin (16/9/2019).

"Libur sekolah masih tetap berlanjut dari tanggal 16 hingga tanggal 17 September 2019. Diminta pihak sekolah menyampaikan surat ini segera ke seluruh orang tua/wali peserta didik," ia menambahkan.

Masih di Kalimantan, Pemkot Singkawang juga membuat kebijakan sama, meliburkan sekolah karena kondisi kabut asap di daerah itu kian parah.

"Sehubungan dengan itu, Pemkot Singkawang meliburkan siswa dari tanggal 16 sampai 18 September 2019, dan masuk kembali seperti biasa tanggal 19 September 2019," kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dilansir dari Antara, Senin.

Selama kegiatan sekolah diliburkan, ia mengatakan, kepala sekolah dan guru tetap harus menjalankan tugas selaku aparat sipil negara seperti menyelesaikan pengurusan administrasi dan mempersiapkan rencana pembelajaran.

Wali Kota juga meminta pengurus sekolah menyampaikan kepada orang tua atau wali murid untuk memastikan anak-anak tetap belajar di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah selama kota diliputi kabut asap.

baca juga

"Serta memperhatikan kesehatan anak-anak, dan memperbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan," ujarnya.

Pengguna jalan melintasi salah satu ruas jalan di kota Palembang, Sumsel, Senin (16/9/2019). (Antara)
Pengguna jalan melintasi salah satu ruas jalan di kota Palembang, Sumsel, Senin (16/9/2019). (Antara)

Beralih ke Sumatera, sekitar satu pekan sebelumnya, Pemkot Jambi sudah lebih dahulu meliburkan siswa PAUD, TK dan SD yang lagi-lagi akibat kabut asap yang kian parah.

Akibat kabut asap itu, Pemkot Jambi telah membagikan 16.000 masker bagi ratusan sekolah di daerah itu.

Data dari Dinkes Kota Jambi, sejak kabut asap menyelimuti kota itu, terjadi peningkatan penderita penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di kota itu. Pada Juni 2019 terdapat 7.142 penderita ISPA dan Juli 9.316 penderita. Angka itu meningkat secara signifikan pada Agustus 2019 hingga 10 September 2019 dengan jumlah penderita 11.251 orang.

Tak hanya di Kota Jambi, keputusan meliburkan sekolah juga diambil Pemkab Merangin yang merupakan daerah perbatasan antara Provinsi Jambi dengan Sumatera Selatan.

Wakil Bupati Merangin, Mashuri membenarkan, sekolah di daerahnya diputuskan untuk diliburkan sementara karena gangguan kabut asap.

“Iya, kondisi cuaca saat ini sudah diambang batas sehat, makanya untuk anak-anak Paud, TK, maupun SD/MI akan kita liburkan mulai 16-18 September 2019," kata Mashuri dilansir dari Jambiseru.com (jaringan Suara.com).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Kabut Asap, Ratusan Jemaah Haji Pilih Pulang Lewat Darat

Gara-gara Kabut Asap, Ratusan Jemaah Haji Pilih Pulang Lewat Darat

News | Senin, 16 September 2019 | 09:28 WIB

Singapura Kondusif Kabut Asap, Aktivitas Sekolah Kembali Dibuka

Singapura Kondusif Kabut Asap, Aktivitas Sekolah Kembali Dibuka

News | Senin, 16 September 2019 | 10:20 WIB

Dampak Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Supadio Pontianak Terganggu

Dampak Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Supadio Pontianak Terganggu

Foto | Senin, 16 September 2019 | 08:47 WIB

Soal Kabut Asap, Moeldoko: Itu Datang dari Allah

Soal Kabut Asap, Moeldoko: Itu Datang dari Allah

News | Senin, 16 September 2019 | 08:26 WIB

Lion Air Cancel Semua Penerbangan ke Kaltara, Penumpang Minta Uang Kembali

Lion Air Cancel Semua Penerbangan ke Kaltara, Penumpang Minta Uang Kembali

Bisnis | Minggu, 15 September 2019 | 18:45 WIB

Nasib 215 Jemaah Haji di Bandara Sepinggan Tak Jelas Akibat Kabut Asap

Nasib 215 Jemaah Haji di Bandara Sepinggan Tak Jelas Akibat Kabut Asap

Bisnis | Minggu, 15 September 2019 | 14:19 WIB

Kabut Asap di Kalimantan, 2 Pesawat Lion Air Kembali ke Bandara Asal

Kabut Asap di Kalimantan, 2 Pesawat Lion Air Kembali ke Bandara Asal

Bisnis | Minggu, 15 September 2019 | 14:02 WIB

Video Viral Kabut Asap Banjarbaru, Pemotor Khawatir Tabrak Truk Pertamina

Video Viral Kabut Asap Banjarbaru, Pemotor Khawatir Tabrak Truk Pertamina

News | Minggu, 15 September 2019 | 13:53 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×