Mahasiswa Bakar Ban Bekas, Demo Asap Kebakaran Hutan di Kantor Gubernur

Pebriansyah Ariefana

Senin, 16 September 2019 | 11:22 WIB
Mahasiswa Bakar Ban Bekas, Demo Asap Kebakaran Hutan di Kantor Gubernur
Mahasiswa demo dengan bakar ban bekas. (ANTARA)

Suara.com - Ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim demonstrasi di depan gerbang Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Senin (16/9/2019) siang. Mereka memprotes kelambanan pemerintah daerah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya.

Dalam aksi mahasiswa yang kesekian kalinya dalam sepekan ini, para mahasiswa yang mengenakan masker penutup mulut dan hidung membakar ban bekas di depan gerbang. Panas dari kobaran api dan kepulan asap hitam dari ban yang terbakar meliputi para mahasiswa, yang terlihat bergeming di tempat mereka berdiri.

"Ini baru panas api bakar ban, bayangkan bagaimana panasnya warga yang tinggal dekat dekat lahan terbakar," kata seorang mahasiswa saat berorasi.

Koordinator aksi dari Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Ikhwansyah mengatakan aksi tersebut adalah ungkapan kekecewaan terhadap kinerja Gubernur Riau, Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, yang sangat lamban merespons kebakaran di wilayahnya.

"Gubernur enggak serius karena ketika masyarakat Riau mulai kena ISPA karena kabut asap, dia malah sempat ke luar negeri, katanya untuk urusan bersama rombongan menteri ke Thailand. Padahal, acara itu dia bisa diwakilkan. Setelah didemo, baru sibuk rapat," kata Ikhwansyah.

Kelambanan respons pemerintah daerah, menurut dia, juga terlihat dari pendirian posko kesehatan dan rumah singgah bagi warga yang terpapar asap. Posko itu baru dibuka pada pekan lalu.

"Padahal asap sudah tiga bulan lamanya," kata Ikhwansyah.

Ia menilai Gubernur Riau selaku Komandan Satgas Karhutla Riau lamban memprediksi cuaca yang bisa memperparah kondisi karhutla dan kabut asap. Ketika peluang hujan sudah semakin sedikit, keputusan untuk melakukan operasi hujan buatan dengan menyemai garam terlambat dilakukan.

"Harusnya sejak tiga bulan yang lalu asap muncul langsung siapkan garam," katanya.

baca juga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo pekan lalu mengungkapkan laporan dari petugas di lapangan bahwa pejabat daerah kurang peduli dengan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayahnya.

"Ada keluhan dari unsur TNI-Polri karena ada kurang kepedulian dari pejabat daerah. Saya tidak menyinggung siapa, tidak mungkin, tapi rata-rata pejabat atau pemimpin setingkat kabupaten-kota," kata Doni dalam konferensi pers penanganan karhutla di gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (14/9).

Doni menyebut laporan tersebut berasal dari unsur komandan TNI-Polri yang bertugas di wilayah kebakaran hutan dan lahan.

"Bahkan saat ada undangan rapat tidak pernah hadir. Padahal penyebab kebakaran hutan 99 persen karena ulah manusia," kata Doni. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

39.277 Warga Riau Kena ISPA, 14 Posko Kesehatan Dibuka di Pekanbaru

39.277 Warga Riau Kena ISPA, 14 Posko Kesehatan Dibuka di Pekanbaru

News | Senin, 16 September 2019 | 11:15 WIB

Heboh Ular Piton Hangus Terbakar di Hutan Kalimantan, Bikin Warganet Sedih

Heboh Ular Piton Hangus Terbakar di Hutan Kalimantan, Bikin Warganet Sedih

Tekno | Minggu, 15 September 2019 | 18:20 WIB

Video Viral Kabut Asap Banjarbaru, Pemotor Khawatir Tabrak Truk Pertamina

Video Viral Kabut Asap Banjarbaru, Pemotor Khawatir Tabrak Truk Pertamina

News | Minggu, 15 September 2019 | 13:53 WIB

Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap

Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap

Health | Minggu, 15 September 2019 | 09:05 WIB

Terkini

BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 16:20 WIB

BRI Private dan Prioritas Perluas Privilege Nasabah Lewat Fasilitas Pendidikan di Sequoia School

BRI Private dan Prioritas Perluas Privilege Nasabah Lewat Fasilitas Pendidikan di Sequoia School

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 16:19 WIB

Nasib Insentif Mobil Hybrid Belum Jelas, Masih Dibahas Antar Kementerian

Nasib Insentif Mobil Hybrid Belum Jelas, Masih Dibahas Antar Kementerian

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:16 WIB

Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School

Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?

Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Mengapa Penurunan Populasi Siamang Bisa Ancam Regenerasi Hutan Sumatra?

Mengapa Penurunan Populasi Siamang Bisa Ancam Regenerasi Hutan Sumatra?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Terkenal Tanpa Karya: Ketika Sensasi Lebih Laku daripada Prestasi

Terkenal Tanpa Karya: Ketika Sensasi Lebih Laku daripada Prestasi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:15 WIB

Gianni Infantino Punya Penantang dari Jepang, Eks Presiden JFA Siap Berebut Kursi FIFA

Gianni Infantino Punya Penantang dari Jepang, Eks Presiden JFA Siap Berebut Kursi FIFA

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 16:14 WIB

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Cegah Karhutla Berulang, Pemerintah Prioritaskan Pembasahan Lahan Gambut di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:11 WIB

×