Debat Polemik Papua, Politisi PDIP: Saya Tidak Berpegang NKRI Harga Mati

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 21 September 2019 | 19:39 WIB
Debat Polemik Papua, Politisi PDIP: Saya Tidak Berpegang NKRI Harga Mati
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengaku tak bisa membayangkan jika Papua melepaskan diri dari Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam acara debat bertema 'Nationalism and Separatism: Questions on Papua' di Auditorium Visinema, Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/9/2019). Dalam acara tersebut Budiman kontra dengan Jurnalis WatchdoC, Dandhy Dwi Laksono. 

"Soal pemisahan diri saya enggak bisa bayangkan Indonesia dengan niat baik ini yang dikhianati sebagian elitenya, kemudian seluruh kerabat yang karena beda agama, ras berkelahi," ujar Budiman.

Budiman menuturkan dalam menilai permasalahan di Papua, tak berpegang pada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sebagai harga mati. Sebab, ia berpegang bahwa NKRI adalah modal awal yang mutlak dan perlu.

"Ketika saya menghadapi persoalan ini, saya tidak berpegang pada NKRI harga mati, enggak. Bukan," ujarnya.

Ketika ditanya apakah dirinya menolak NKRI adalah harga mati, Budiman mengatakan dirinya memiliki dalil bahwa NKRI adalah modal awal yang mutlak dan harus dikembangkan bukan dimatikan. NKRI kata dia, harus menjadi hidup untuk bisa berkembang.

"Saya menolak NKRI harga mati. Saya melihat NKRI modal awal yang mutlak dan perlu. Dalil saya adalah NKRI adalah modal awal yang mutlak perlu. NKRI modal awal yang mutlak perlu. Saya tidak bisa membayangkan modal awal yang mutlak perlu, dipecah. Itu posisi saya kenapa menolak. Bahwa modal awal ini harus dirundingkan lagi," ucap Budiman.

Menurutnya, jika NKRI harga mati seolah dianggap benda mati. Karena itu, kata dia NKRI adalah garis awal Indonesia, bukan garis akhir Indonesia.

"Beda dengan NKRI harga mati seolah dianggap benda mati. Bagi saya NKRI adalah awal yang perlu bukan tugas-tugas manusia lain. Saya menolak NKRI harga mati saya melihat NKRI modal awal yang mutlak dan perlu. itu posisi saya

baca juga

"Prestasinya bukan ketika dia jaga tetap utuh. Bukan itu. itu adalah selemah-lemahnya kewarasan. Selemah-lemahnya nasionalisme adalah menjaga NKRI itu ada. Bagi saya itu lemah. Bagi saya NKRI adalah modal awal yang mutlak, titik, kemudian dia bukan garis finish, garis start. Kok kita mulai dari situ, ke dalam kita benahi mau kita apakan modal awalnya. Kalau dipecah, dia menghujam balik kita backfire," sambungnya.

Lebih lanjut, kata Budiman sejak kecil masyarakat Indonesia selalu diajari betapa indahnya Indonesia.
Masyarakat kata Budiman, juga selalu diajarkan inward looking.

"Kita hanya bicara apa artinya Indonesia bagi dunia, bukan Apa artinya indonesia bagi kita. Ini penting karena kalau pendidikan kita sejak SD hanya inward looking, ya itu turunan NKRI harga mati," kata Budiman.

Karena itu, mantan Ketua Partai Rakyat Demokratik itu meyakini Indonesia bisa maju dan berkembang jika mengubah pandangan NKRI adalah modal awal, bukan harga mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Menohok Budiman Sudjatmiko untuk Golongan Oposisi Jokowi

Pesan Menohok Budiman Sudjatmiko untuk Golongan Oposisi Jokowi

News | Jum'at, 28 Juni 2019 | 14:29 WIB

Prabowo Minta Jadi Presiden ke MK, Budiman: Jangan Manjakan Anak, Tuips

Prabowo Minta Jadi Presiden ke MK, Budiman: Jangan Manjakan Anak, Tuips

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:46 WIB

Dikabarkan Tak Lolos ke DPR, Budiman Sudjatmiko: Kini Saya Mati....

Dikabarkan Tak Lolos ke DPR, Budiman Sudjatmiko: Kini Saya Mati....

News | Senin, 29 April 2019 | 20:43 WIB

Budiman Sudjatmiko: Deklarasi Presiden Secara Sepihak adalah Kudeta

Budiman Sudjatmiko: Deklarasi Presiden Secara Sepihak adalah Kudeta

News | Sabtu, 20 April 2019 | 15:23 WIB

Terkini

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

×