Kampus di Yogyakarta Sibuk Tanggapi Demonstrasi Viral #GejayanMemanggil

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 September 2019 | 11:41 WIB
Kampus di Yogyakarta Sibuk Tanggapi Demonstrasi Viral #GejayanMemanggil
#GejayanMemanggil

Suara.com - Sejumlah kampus beramai-ramai melakukan klarifikasi atas seruan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk melakukan aksi unjuk rasa di pertigaan Colombo, Gejayan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (23/9/2019) siang trending topic di Twitter dan di Whatsapp Group (WAG). Bahkan Rektor beberapa kampus menyampaikan surat tertulisnya untuk memastikan seruan yang tidak disebutkan siapa penggagasnya tersebut bukan berasal dari pihak kampus.

Sebut saja Rektor UGM, Panut Mulyono dalam surat tertulisnya menyebutkan UGM tidak terlibat maupun mendukung aksi unjuk rasa terkait isu Undang-undang seperti RKUHP, UU KPK, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan, Kriminalisasi Aktivis, RUU PKS dan isu lingkungan. Rektor meminta partisipasi terhadap aksi tersebut tidak melibatkan UGM dalam bentuk apapun.

Segala hal yang dilakukan atas aksi tersebut menjadi tanggungjawab pribadi. UGM memastikan kegiatan akademik pada Senin (23/9/2019) berjalan seperti biasanya.

"Iya benar Pak Rektor mengeluarkan surat edaran tertulis ini. Dosen, mahasiswa maupun tenaga kependidikan diminta tetap melakukan aktivitas akademik seperti biasa," ungkap Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani, Senin siang

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Sanata Dharma (USD), Johanes Eka Priyatma. Eka mengatakan civitas akademika USD tidak terlibat dan terikat secara institusional dalam gerakan tersebut. USD juga tidak mendukung aksi tersebut karena tidak jelas tujuan dan penanggungjawabnya.

"Pak Rektor meminta surat edaran ini diviralkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Kepala BiroHumas USD, Aquelina Yunaeni Mariati.

USD melalukan tindakan preventif yang diperlukan untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan ketertiban kehidupan kampus mulai 23 September 2019. Namun dipastikan kegiatan akademik dan administrasi tetap berjalan seperti biasanya.

Secara terpisah, Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Henry Feriadi dalam keterangan tertulisnya menyebutkan aksi tersebut tidak jelas tujuan dan penanggungjawabnya. Sehingga rawan disusupi dan ditunggangi kepentingan politik atau maksud gelap lainnya.

Karenanya UKDW tidak mendukung dan menyarankan mahasiswa untuk ikut aksi tersebut. Sebab aksi turun ke jalan itu telah meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat luas karena rencananya akan memblokade jalan.

baca juga

Rektor UAJY, Yoyong Arfiadi dalam surat edarannya meminta civitas akademika kampus tidak terprovokasi aksi turun ke jalan tersebut. Perkuliahan akan tetap dijalankan sesuai hari biasa.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai #GejayanMemanggil, Ini Jalan Moses Gatotkaca Gejayan yang Bersejarah

Ramai #GejayanMemanggil, Ini Jalan Moses Gatotkaca Gejayan yang Bersejarah

Jogja | Senin, 23 September 2019 | 11:23 WIB

Demo di Wamena Rusuh, Sejumlah Bangunan Dirusak dan Dibakar

Demo di Wamena Rusuh, Sejumlah Bangunan Dirusak dan Dibakar

News | Senin, 23 September 2019 | 10:06 WIB

Demo di Papua Berujung Anarkis, Bandara Wamena Ditutup

Demo di Papua Berujung Anarkis, Bandara Wamena Ditutup

News | Senin, 23 September 2019 | 09:56 WIB

Ada Demo Mahasiswa di Papua, Siswa Sekolah di Jayapura Pulang Cepat

Ada Demo Mahasiswa di Papua, Siswa Sekolah di Jayapura Pulang Cepat

News | Senin, 23 September 2019 | 09:50 WIB

Terkini

Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN

Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:02 WIB

Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute

Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan

Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD

Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:53 WIB

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:50 WIB

Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan

Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47 WIB

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:43 WIB

×