Gubernur Pelesiran saat Karhutla, Pemprov Jambi: Enggak Benar Itu Walhi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 23 September 2019 | 18:46 WIB
Gubernur Pelesiran saat Karhutla, Pemprov Jambi: Enggak Benar Itu Walhi
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jambi, A Pani Saharudin. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jambi sempat menyebut Gubernur Jambi Fachrori Umar abai terhadap rakyatnya terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menanggapi itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jambi, A Pani Saharudin menyebut pernyataan Walhi Jambi tersebut terlalu berlebihan.

Pernyataan Walhi Jambi tersebut disampaikan ketika Gubernur Fachrori memilih untuk pergi ke luar negeri di saat masyarakat mulai terkena dampak dari kabut asap. Pani menjelaskan bahwa tidak ada maksud dari Fachrori untuk abai bahkan melarikan diri dari masalah.

"Bukan berarti meninggalkan atau lari dari kondisi yang ada. Kan kami-kami yang lain masih ada, beliau di sana juga justru menghadiri undangan dari hari Pramuka Dunia di Amerika," kata Pani saat ditemui di Kantor Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

"Jadi, enggak benar lah itu Walhi, terlalu berlebihan kalau dikatakan bahwa gubernur tidak peduli . ahkan gubernur sendiri seringkali melakukan pemantauan melalui udara seringkali datang ke kecamatan-kecamatan," sambungnya.

Pani kemudian mengungkapkan bahwa Fachrori selaku gubernur malah sigap dalam menangani masalah karhutla yang terjadi di daerahnya. Ia menyebut pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi pada Maret lalu untuk menghadapi musim kemarau.

Selain itu, Pani juga menyebutkan kepedulian Fachrori dibuktikan ketika ada fenomena hamburan mie atau scaterring mie di Muaro Jambi. Ketika langit di sana berwarna merah, Fachrori datang dan menjalankan salat jumat di sana.

"Bahkan melakukan salat Jumat di sana, beliau kotbah di sana dan memberikan masker dan menyerahkan kepada masyarakat di sana," tandasnya.

Untuk diketahui, Eksekutif Daerah Walhi Jambi, Rudiansyah ikut geram terkait agenda pelesiran Gubernur Jambi, Fachrori Umar ke luar negeri saat warganya menderita kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Rudiansyah juga mendesak Fachrori untuk mundur dari jabatannya kalau memang tidak sanggup untuk melindungi masyarakatnya sendiri.

Rudiansyah mengungkapkan bahwa kondisi di Jambi saat ini masyarakat hanya bisa menggunakan jarak pandang antara 50 sampai 100 meter karena tebalnya kabut asap. Belum lagi indeks kualitas udara (AQI) di Jambi berada di angka 300 dalam artian sudah masuk ke dalam tahap berbahaya.

Akan tetapi, Fachrori disebutkannya tidak peduli dengan kondisi wilayahnya sendiri. Bahkan Rudiansyah menyebut kalau pejabat daerah dari Partai Nasional Demokrat itu malah sedang berada di luar negeri.

"Tidak satu pun statement beliau itu menyampaikan atau mengatakan akan melindungi rakyatnya," kata Rudiansyah di Kantor Walhi Nasional, Jalan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

"Ini kan luar biasa seorang kepala daerah yang seharusnya melindungi rakyatnya dalam situasi cuacanya cukup mengkhawatirkan dan mengakibatkan beberapa orang menderita, sakit dan sebagainya, dia (Fachrori) malah jalan-jalan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Pengalaman, KLHK Sebut Eksekutor Ganti Rugi Kebakaran Hutan Lamban

Belum Pengalaman, KLHK Sebut Eksekutor Ganti Rugi Kebakaran Hutan Lamban

News | Senin, 23 September 2019 | 18:10 WIB

Lahan Ibu Kota Baru Terdampak Karhutla, Kepala Bappenas: Itu karena Angin

Lahan Ibu Kota Baru Terdampak Karhutla, Kepala Bappenas: Itu karena Angin

News | Senin, 23 September 2019 | 15:46 WIB

Kabut Asap Merembet ke Nias, Warga Diminta Waspada Infeksi Paru-paru

Kabut Asap Merembet ke Nias, Warga Diminta Waspada Infeksi Paru-paru

News | Senin, 23 September 2019 | 12:33 WIB

Sekelompok Wanita Promosi Syariat Islam Solusi Bencana Asap, Uki PSI Geram

Sekelompok Wanita Promosi Syariat Islam Solusi Bencana Asap, Uki PSI Geram

News | Senin, 23 September 2019 | 12:49 WIB

Gubernur Jambi Pelesiran ke Luar Negeri, Warganya Dikepung Asap Karhutla

Gubernur Jambi Pelesiran ke Luar Negeri, Warganya Dikepung Asap Karhutla

News | Rabu, 18 September 2019 | 19:15 WIB

Cibir Jokowi yang Pamer Sepatu Kotor, Walhi Riau: Penyelesaian Karhutla?

Cibir Jokowi yang Pamer Sepatu Kotor, Walhi Riau: Penyelesaian Karhutla?

News | Rabu, 18 September 2019 | 14:53 WIB

Walhi: Jokowi Pulang, Riau Malah Semakin Sakit

Walhi: Jokowi Pulang, Riau Malah Semakin Sakit

News | Rabu, 18 September 2019 | 13:55 WIB

Tak Patuhi Putusan MA soal Karhutla, Walhi Ancam Somasi Jokowi

Tak Patuhi Putusan MA soal Karhutla, Walhi Ancam Somasi Jokowi

News | Senin, 16 September 2019 | 16:46 WIB

42 Perusahaan Disegel karena Karhutla, Walhi: Tak Berdampak Efek Jera

42 Perusahaan Disegel karena Karhutla, Walhi: Tak Berdampak Efek Jera

News | Senin, 16 September 2019 | 15:33 WIB

Kabut Asap di Jambi dan Palangka Raya Makin Pekat, Warga Salat Istisqa

Kabut Asap di Jambi dan Palangka Raya Makin Pekat, Warga Salat Istisqa

News | Rabu, 11 September 2019 | 08:40 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB