Media Asing Soroti 20 Korban Tewas Kerusuhan di Papua

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 24 September 2019 | 11:10 WIB
Media Asing Soroti 20 Korban Tewas Kerusuhan di Papua
Asap membubung di Bandara Wamena. [Antara]

Suara.com - Kerusuhan Papua terus disorot media asing, terlebih setelah korban jiwa berjatuhan. Terbaru ini, The Washington Post menotal, sebanyak 20 orang telah tewas selama kerusuhan Papua, yang tiga di antaranya ditembak polisi.

Pada Senin (23/9/2019), Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua digegerkan protes keras dari ratusan orang, yang dipicu kabar bahwa seorang guru menghina muridnya 'monyet'.

Kapolda Papua Irjen Rudolf Albert Rodja menerangkan, massa membakar gedung-gedung pemerintah, toko-toko, rumah-rumah, dan kendaraan di beberapa ruas jalan menuju kantor bupati di Wamena.

Dalam kejadian tersebut, kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel CPL Eko Daryanto, setidaknya 16 warga sipil, termasuk 13 dari luar Papua, tewas di Wamena. Sebagian besar dari mereka terjebak dalam rumah atau toko yang dibakar.

Selain itu, dia mengatakan, satu tentara dan tiga warga sipil tewas dalam kerusuhan lainnya di Jayapura, Papua. Sekitar 65 warga juga menjadi korban luka di Wamena, dan lima petugas polisi terluka parah di Jayapura.

Tayangan di televisi menunjukkan api menyala-nyala dan asap hitam mengepul dari gedung-gedung yang terbakar di Wamena.

Menurut penuturan Rudolf, kerusuhan dipicu oleh ujaran rasis yang dilontarkan seorang guru SMA dari luar Papua yang mengajar di Wamena. Ia disebut-sebut mengatai siswa asli Papua "monyet".

Namun, menurut keterangan Rudolf yang diberitakan The Washington Post, hasil penyelidikan polisi tidak menemukan adanya bukti rasisme terhadap siswa, tetapi isunya telah menyebar hingga ke kalangan siswa di sekolah lain dan masyarakat setempat.

"Kami percaya informasi palsu ini sengaja dirancang untuk menciptakan kerusuhan," kata Rudolf. "Ini adalah hoaks, dan saya meminta orang-orang di Papua untuk tidak terprovokasi oleh berita yang tidak benar."

Beberapa hari sebelumnya, menurut The Washington Post, pihak berwenang Indonesia berhasil mengendalikan situasi setelah berminggu-minggu terjadi kericuhan di Papua dan Papua Barat. Setidaknya satu tentara Indonesia dan empat warga sipil tewas dalam kekerasan itu.

Artikel Washington Post menyoroti korban tewas di Papua. (Google)
Artikel Washington Post menyoroti korban tewas di Papua. (Google)

Protes itu dipicu oleh video viral yang menunjukkan pasukan keamanan menyebut mahasiswa Papua "monyet" dan "anjing" di Kota Surabaya, Jawa Timur ketika mereka menyerbu asrama mahasiswa Papua, setelah bendera Indonesia ditemukan dalam keadaan robek di selokan.

Konflik antara orang asli Papua dan pasukan keamanan Indonesia kerap terjadi di wilayah Papua, yang merupakan bekas jajahan Belanda di bagian barat Papua Nugini dan secara etnis serta budaya berbeda dari sebagian besar wilayah Indonesia.

Papua bergabung dengan NKRI pada 1969 melalui referendum Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di bawah pengawasan PBB, tetapi proses dan hasilnya masih menuai kontroversi karena dianggap palsu.

Sejak saat itu, pemberontakan tingkat rendah mulai mendidih di wilayah yang kaya mineral tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa mahasiswa Papua, termasuk yang belajar di provinsi lain, makin lantang menuntut hak menentukan nasib sendiri atas wilayah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Terlibat Demo Rusuh di Wamena, Begini Jawaban KNPB

Dituding Terlibat Demo Rusuh di Wamena, Begini Jawaban KNPB

News | Selasa, 24 September 2019 | 06:08 WIB

Aksi Berujung Rusuh Wamena Papua, 17 Warga Tewas dan 318 Orang Ditangkap

Aksi Berujung Rusuh Wamena Papua, 17 Warga Tewas dan 318 Orang Ditangkap

News | Senin, 23 September 2019 | 21:17 WIB

Rusuh Wamena dan Waena, Wiranto: Pasti Menyangkut PBB

Rusuh Wamena dan Waena, Wiranto: Pasti Menyangkut PBB

News | Senin, 23 September 2019 | 19:14 WIB

Tuduh Ada Provokator di Balik Rusuh Wamena, Istana: Biar Jadi Agenda di PBB

Tuduh Ada Provokator di Balik Rusuh Wamena, Istana: Biar Jadi Agenda di PBB

News | Senin, 23 September 2019 | 18:51 WIB

Polisi Jemur Mahasiswa Papua, Gobai: Anak Kami Bukan Ikan Asin!

Polisi Jemur Mahasiswa Papua, Gobai: Anak Kami Bukan Ikan Asin!

News | Senin, 23 September 2019 | 18:38 WIB

Terkini

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:48 WIB

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:37 WIB

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:25 WIB

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB